6 Perilaku Bikin Pacarmu Minta Putus Patut Diwaspadai


Artikel ini cocok buat kamu yang menginginkan keseriusan hubungan bukan sekadar main-main saja. Kamu perlu tahu 6 perilaku bikin pacarmu minta putus. Contohnya, kebiasaan kamu yang suka mengecek smartphone saat jalan bareng (mengecek atau membalas status di media sosial).

Nggak jarang, kamu akan selalu mengecek beberapa menit yang terjadi di smartphone sebagai kebiasaan yang sulit dihindari. Kebiasaan ini berisiko rusaknya hubunganmu sama pacar, bahkan kelakuanmu ini bisa membawa hubunganmu ke arah toxic.

Cara yang tepat untuk mengatasinya, ya silent-kan dan taruh dulu smartphone kamu saat bersama pacar. Hal ini sebagai bentuk perhatian kamu dengan memberikan waktumu untuk pacar. Kamu bisa menghargai dia, artinya kamu sudah bisa menghargai hubunganmu.

Pilihan favorit pembaca terkait dengan artikel ini:

Agar hubunganmu awet, waspadai 6 perilaku bikin pacarmu minta putus

6 Perilaku Bikin Pacarmu Minta Putus Patut Diwaspadai

1. Stop cemburu berlebihan

Rasa cemburu ini muncul disebabkan adanya ketakutan ditinggalkan, dan kamu merasa nggak cukup baik untuk dia. Kenapa ini bisa terjadi?

Kecemburuan berasal dari perasaan nggak aman dalam dirimu, seperti perasaan takut dikhianati, kurang begitu percaya terhadap pacarmu, hingga rendahnya rasa percaya dirimu.

Jika kamu punya rasa cemburu berlebihan, maka kamu harus berhenti sekarang juga. Atasi kecemasan/kekhawatiranmu dengan banyak berbicara sama pacar mengenai apa yang kamu rasakan.

Apa sih penyebab rasa cemburumu itu muncul? Sampaikan alasannya sama pacarmu. Hal ini untuk membantu dia untuk memahami isi perasaanmu.

Jadi, kamu harus ngomong sama dia. Nggak bisa kamu diam saja atau pakai bahasa kode-kodean. Kamu diam saja yang ada malah membawa hubunganmu ke arah toxic.

2. Kurang lancarnya komunikasi dua arah

Kunci awetnya hubungan cinta adalah terciptanya komunikasi yang baik dan efektif antara kamu dengan dia. Apa maksudnya?

Komunikasi efektif itu ibaratnya dialog terbuka antara kamu dan pacarmu. Bahwa kamu dapat berbagi hal apa pun sama dia, termasuk berbicara sesuatu yang serius mengenai hubungan kalian ke depan.

Contohnya, Apakah visi misi kamu dan pacar itu sama? Apakah tujuan kalian berpacaran itu sama? Keseriusan hubungan ke depan atau sekadar bersenang-senang nggak jelas arah hubungannya.

Pacaran nggak jelas arah hubungannya, seperti hubungan putus-nyambung, pacaran bertahun-tahun lamanya hanya dijanjikan akan dinikahi, hingga penyesatan mengajak tidur bareng/berzina sebagai bukti cinta.

Jika kamu suka memendam perasaan apa yang kamu rasakan. Artinya, kamu nggak mau melakukan komunikasi yang baik dan efektif. Dampaknya pacar akan sakit hati karena merasa nggak dihargai sama kamu.

Contohnya, dia mulai merasa hubungannya bosan, jenuh, atau jalan di tempat. Oleh karena itu, pentingnya komunikasi yang baik dan efektif untuk mencegah kesalahpahaman yang terjadi dalam hubungan kalian.

3. Suka mengomel dengan kata-kata kasar

Perilaku ketiga ini bisa dikatakan cikal bakal hancurnya hubungan cinta kalian. Nggak peduli betapa perhatian, romantis, atau sabarnya pacarmu. Mengomel yang disertai kata-kata kasar bisa menciptakan ketegangan emosi antara kamu dengan dia.

Saat kamu mengomel jagalah kata-katamu tetap baik. Pikirkan terlebih dahulu sebelum berbicara agar nggak menyinggung perasaan pacarmu.

Nggak mengomel dengan kata-kata kasar secara nggak langsung. Kamu sudah belajar memprioritaskan kedekatan hubunganmu, atau bahasa kerennya keromantisan romansa.

Gimana caranya ngomel nggak pake kata-kata kasar? Ya, tahan emosimu dan menunggu sampai pacarmu siap untuk membahas apa yang mengganggumu.

4. Suka bertengkar lewat teks

Kamu ada kecenderungan suka memicu pertengkaran lewat status-status di media sosial, WA, atau Line. Jenis pertengkaran ini nggak peduli, apakah hubunganmu itu jarak jauh atau jarak dekat sama pacar.

Kebiasaan bertengkar lewat teks merupakan contoh komunikasi yang buruk antara kamu dan pacar. Kamu menuliskan status tersebut sudah menyakiti perasaan dia, nggak memikirkan kondisi pacarmu di sana.

Apakah pacarmu lagi sibuk bekerja? Ataukah sedang mengerjakan tugas yang nggak bisa diganggu. Hal ini membuat pacarmu nggak sempat memikirkan jalan keluar terbaik atas masalah yang terjadi.

Daripada kamu bertengkar lewat teks lebih baik sampaikan langsung (ketemuan) apabila ada masalah dengan pacarmu. Dengan ketemuan kamu bisa menyampaikan emosi dengan cara yang benar, termasuk mencari jalan keluar terbaik.

5. Nggak pernah menghargai hal yang kecil

Jika kamu nggak pernah menghargai hal sekecil apa pun yang pernah pacar lakukan buat membahagiakanmu, maka siap-siap hubunganmu nggak akan berlangsung lama. Bahkan, kelakuanmu ini malah membawa hubunganmu ke arah toxic.

Menghargai perjuangan dan pemberian pacar adalah bagian sikap dari membangun dan mengembangkan keintiman hubungan cinta.

Jika kamu menginginkan hubungan cinta yang hangat, awet, dan mesra. Hargailah setiap usaha yang pacar lakukan buat menyenangkan dan membahagiakan kamu, walaupun itu kecil menurutmu.

6. Hilangnya kontrol diri sendiri

Adakalanya kamu bisa kehilangan kontrol dirimu sendiri akibat rasa cinta yang berlebihan sama pacar, contohnya kamu selalu menuruti apa pun permintaan pacar daripada membangun kehangatan hubungan.

Dampak suka menuruti permintaan pacar bisa membuatnya jadi bosan sama kamu. Nggak seru lagi menjalani hubungan sama kamu. Bahkan, kamu bisa kehilangan kontrol diri untuk memikirkan hidupmu sendiri.

Contohnya melupakan impianmu, visi misi hubunganmu, kumpul bareng sahabat atau keluargamu, hingga hobi kesukaanmu. Berpacaran nggak harus sampai kehilangan jati dirimu. Kamu masih bisa meluangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang kamu sukai.

Nggak perlu kamu memaksa atau menunggu pacarmu untuk tertarik dengan minat yang sama. Yang perlu kamu lakukan, tetap berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan keromantisan hubungan bersama pacar.

Seiring waktu berjalan kamu dan pacar akan terus belajar untuk tumbuh dan berkembang bersama-sama dalam menerima perbedaan minat tersebut.

Kesimpulan waspadai 6 perilaku ini bikin pacarmu minta putus

Berpacaran harus punya tujuan yang serius bukan sekadar pacaran nggak jelas. Kenali juga perilaku-perilaku yang dapat merusak hubunganmu sama pacar. Jika kamu mampu menekan perilaku yang sudah dijelaskan di atas, maka kehangatan hubungan dapat kamu raih.

Sekarang tinggal kamu yang lakukan ini. Ilmu sebaik apa pun nggak akan berguna apabila nggak diaplikasikan.

Tinggalkan komentar di bawah ini kalau kamu masih ada yang kurang dimengerti. Oh ya, jangan lupa follow @ruang cinta di Instagram kalau belum.

Mau curhat? Kamu menginginkan solusi yang lebih profesional bisa masuk ke menu layanan curhat untuk berkonsultasi dengan konselor kami.

Program baru berisi pembelajaran eksklusif 5k relationship bersifat in-depth di menu kursus cinta. Pembelajaran yang nggak kamu dapatkan di media sosial kami atau artikel yang sering kamu baca di blog ini. Hanya dibatasi untuk 1000 orang saja.

Pastikan kamu sudah subscribe biar tidak ketinggalan insight dan update-an terbaru. Terima kasih kamu yang sudah membaca artikel ini sampai selesai.




Tinggalkan komentar