Tips Bagaimana Menyatakan Break dalam Pacaran

Tips Bagaimana Menyatakan Break dalam Pacaran
Ilustrasi tentang Tips Bagaimana Menyatakan Break dalam Pacaran (pixabay). Artikel ini dibaca normal antara tiga atau empat menit.

Tips bagaimana menyatakan break dalam pacaran, terutama saat hubungan sudah tidak akur dan mesra lagi. Bahkan, kamu sudah melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah tidak kunjung selesai. Jika itu terjadi, kamu harus rileks dulu dari berbagai ide gila (pikiran yang tidak karuan) agar pacarmu tetap cinta dan betah dengan kamu. Dengan kata lain, kamu harus break dalam hubungan cintamu bersama si dia.

Maksudnya break di sini, bukan cari pacar baru ataupun jalan dengan orang lain, tetapi masa jeda untuk intropeksi diri bagi kedua belah pihak. Banyak kasus yang terjadi pada pacaran, ketika salah satu pacarnya minta break bukan sebagai sarana untuk intropeksi diri, melainkan mencari pacar baru atau sedang jalan dengan orang lain. Tak jarang, kejadian ini si pacar malah minta putus dari pasangannya.

Tips bagaimana menyatakan break dalam pacaran adalah lakukan saat hubunganmu dan ia sudah tidak akur dan mesra lagi, hingga berbagai cara untuk menyelesaikan masalah tidak kunjung selesai. Perlu diingat juga, bahwa keputusan break bukanlah untuk mencari pacar baru ataupun jalan dengan orang lain, tetapi untuk sarana intropeksi diri

Break dalam hubungan pacaran itu terjadi, jika sudah mengarah pada bad relationship. Hal ini diperlukan agar kamu dan si dia mencari tahu lebih seksama apa yang terjadi dalam hubungannya, seperti masalah yang terjadi, mulai muncul kebosanan dalam hubungannya, hingga mengenali diri lebih jauh dari masing-masing pasangan. Namun, kamu tidak harus terburu-buru untuk memutuskan break dalam hubungannya, jika masih ada celah untuk saling berbagi dan mengasihi satu sama lain.

Terkait juga:  Apa yang harus Aku Lakukan Saat Jatuh Cinta Pertama Kali

Jika masalah dalam hubungannya sudah mentok, atau tidak mungkin lagi bagi kamu maupun si dia untuk menemukan jalan keluar dalam mencurahkan cinta dan kasih sayang. Maka, break bisa menjadi jawabannya. Meskipun demikian, sebelum break itu benar-benar terjadi, apakah ada momen kebahagiaan di mana kamu dan si dia bisa mengingat kembali.

Berikut ada lima tips bagaimana menyatakan break dalam pacaran yang harus kamu lakukan

1. Pastikan break adalah keputusan bersama bukan sepihak
Ada baiknya, break disepakati oleh kedua belah pihak bukan salah satu pihak saja. Jika diinginkan oleh salah satu pihak, sebaiknya bicarakan kembali apa alasannya minta break dan sampaikan pula, bahwa kamu masih ingin menjalani hubungan dengan komitmen dan kebulatan tekad untuk memperbaiki keadaan.

Namun, jika break ini merupakan kesepakatan bersama ingin mengakhiri hubungannya (benar-benar minta putus). Maka, tunjukkan secara jelas dan pasti, bahwa kamu dan si dia sudah tidak ada lagi hubungan dari detik ini. Tujuannya agar keduanya saling menerima keadaan hubungannya telah berakhir dengan baik.

2. Sampaikan break dalam keadaan tenang bukan perasaan tertekan
Pastikan keputusan minta break dalam hubungan cinta karena ada masalah bukan faktor rasa benci ataupun amarah. Jika keputusan ini disebabkan faktor rasa benci atau amarah, yang terjadi malah kamu tidak mampu berpikir jernih. Apakah ini keputusan untuk intropeksi diri? Ataukah, ketidaknyamanan yang berasal dari dirimu akibat rasa benci atau amarah kepada pacar.

Ada baiknya, pilihlah solusi break saat pikiran kamu tenang dalam berpikir maupun mengambil keputusan bukan keadaan yang dapat menekan kamu. Tujuannya agar kamu bisa berpikir dan berbicara secara terbuka terhadap masalah yang terjadi. Dengan kata lain, kamu mampu menyikapi segala kemungkinan untuk tidak membuat permusuhan dengan pacarmu, seperti keputusan sepihak.

Terkait juga:  Inilah Jawabannya Laki-laki Sulit Mengekspresikan Emosinya

3. Jelaskan break adalah mmeberi jarak untuk intropeksi diri bukan putus total
Break dalam hubungan cinta bukanlah jalan untuk mengakhiri hubungannya tanpa menyelesaikan apa pun, termasuk juga bukan terburu-buru untuk cari orang baru ataupun jalan dengan orang baru karena faktor bosan maupun menghindari konflik. Niatkan break ini sebagai cara untuk mengingat atau menyegarkan kembali momen masa-masa awal hubungan. Dengan kata lain, kembalikan rasa yang dulu saat masa awal jadian. Artinya, break menjadi alasan untuk memberi jarak bagi kedua pasangan untuk saling menata diri atau mencari alternatif penyelesaian masalah.

4. Pilihlah tempat yang nyaman dan menguatkan hati
Salah satu syarat untuk menyatakan break adalah perhatikan tempat yang kondusif. Mengapa demikian? Mungkin kamu tidak merasakan apa-apa dalam mengungkapkan keinginan untuk break ini. Namun, apakah pernah kamu pikirkan perasaan pacarmu? Bisa saja pacarmu kaget, bingung, shock, sehingga tidak menerima keputusan break ini. Jadi, carilah tempat yang bisa meredakan suasana yang tidak nyaman tersebut. Misalnya, rumah.

Mengapa rumah? Suasana rumah lebih tenang dan nyaman karena penghuninya akan lebih cepat peduli jika terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Misalnya, pacarmu menangis, marah-marah, dan lain-lain. Hal ini bisa saja terjadi saat kamu ingin break dari pacarmu. Oleh karena itu, hindari tempat umum. Apalagi kalau pacarmu memiliki karakter yang mudah emosi.

Terkait juga:  Inilah Cara Aman Jatuh Cinta Tanpa Khawatir Patah Hati

5. Carilah orang yang tepat untuk menguatkan batin saat break
Keputusan break memang tidak mudah, terutama bagi orang yang menerimanya. Kenyataan yang diputus sementara bisa membuat orang menjadi kacau pikirannya mengenai hubungannya ke depan (berpikiran yang aneh-aneh). Oleh karena itu, jika kamu dan si dia memilih untuk break.

Pilihlah orang yang dapat dipercaya untuk memberikan pencerahan, bukanlah orang yang malah memanasi hubunganmu menjadi kacau. Dengan kata lain, pilihlah orang yang netral dan berpikir jernih terhadap masalah cintamu bukan memihak salah satu pihak. Sehingga kepenatan batin yang kamu rasakan, akhirnya kamu tetap kuat dan tidak kehilangan kebahagiaan.

Kesimpulan tips bagaimana menyatakan break dalam pacaran

Keputusan break bisa dilakukan ketika hubungannya sudah tidak akur dan mesra lagi, hingga berbagai cara untuk menyelesaikan masalah tidak kunjung selesai. Hal ini untuk menghindari pikiran yang tidak karuan agar pacarmu tetap cinta dan betah dengan kamu. Namun, keputusan break bukanlah untuk mencari pacar baru ataupun jalan dengan orang lain, tetapi untuk sarana intropeksi diri. Keputusan untuk break dalam hubungannya harus mengarah pada bad relationship, bukanlah keinginan ataupun keegoisan sesaatnya saja. Salah satu contoh keegoisan sesaat adalah rasa bosan.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca tips bagaimana menyatakan break dalam pacaran. Bagikan artikel ini kepada teman-temanmu, pacarmu, atau keluargamu. Jika kamu punya pendapat lain tentang keputusan untuk break? Berikan komentarnya di bawah.



Berikan Komentarmu