Tidak Baik Langsung Cari Pacar Baru Habis Putus Itu Tanda Kamu Egois

blog edukasi cinta - curhat cinta online
Bagaimana malammu hari ini? Yuk, evaluasi apa yang sudah kamu kerjakan tadi pagi hingga sore ini. Semoga besok pagi lebih baik dan hari ini lebih baik dari kemarin. Selamat malam sobat.

Tidak baik langsung cari pengganti mantan habis putus cinta ini menunjukkan kamu orangnya egois. Kok bisa? Punya pacar baru sebagai pengganti mantan bisa dikatakan pelampisan dari rasa sepimu pascaputus cinta (cara bahagia yang instan).


Kamu akan menelantarkan hubunganmu dengan pacar baru karena masih belum bisa menyelesaikan perasaanmu yang ada di masa lalu. Pacar baru akan menjadi korban keegoisanmu tanpa dia ketahui.

Kamu baru putus cinta semua kenangan bersama mantan masih sangat melekat di hatimu. Pertanyaannya, apa tujuanmu mencari pacar baru? Apa punya pacar lagi sebagai pengganti mantan? Apa ini solusimu untuk mendapatkan kebahagiaan instan?

Baca juga: Tanda Kamu Gagal Move On Masih Sering Curhat Sama Mantan

Tidak baik langsung cari pengganti mantan dengan berperilaku egois mengorbankan kebahagiaan orang lain bila tujuanmu hanya untuk mengisi kekosongan hatimu setelah putus dari mantan

Tidak Baik Langsung Cari Pacar Baru Habis Putus Itu Tanda Kamu Egois

Tujuanmu punya pacar lagi pascaputus karena sakit hati, masih terobsesi dengan mantan, atau kamu bingung apa yang salah sampai mantan minta putus. Ini tanda kamu belum siap untuk memulai hubungan dengan orang yang baru.

Sikap atau perilakumu dikatakan belum bisa dijadikan indikator untuk move on. Kamu belum bisa pulih dari hubungan masa lalu bersama mantan. Kamu dijumpai selalu bingung, bahkan bertanya-tanya apa penyebab mantan sampai minta putus dari kamu.

Jika kamu beranggapan punya pacar baru setelah putus cinta, maka otomatis hidupmu akan penuh warna dan menjadi indah. Solusi move on yang cepat untuk melupakan mantan. Yang ada kamu akan lebih menelantarkan hubungan sekarang dengan pacar baru.

Kamu akan mendekati siapa saja orang yang mau menjadi pacarmu. Efeknya kamu jadi tidak memedulikan cocok atau tidak. Yang penting kamu bisa jadian dulu punya pacar baru agar tidak mengingat mantan lagi sebagai solusi instan untuk move on.

Apa yang terjadi? Efek bahagia semu yang kamu rasakan itu hanyalah di awal-awal saja. Ketika efeknya sudah habis kamu akan merasa ‘kosong’, ‘kesepian’, atau ‘kurang bahagia’ ini membuatmu bingung padahal kamu sudah punya pacar baru.

Yang akhirnya kamu mencari pelampisan baru lebih kuat dosisnya untuk mengobati kekosongan atau kesepian itu. Contohnya kamu mulai membandingkan pacar dengan mantan, kamu mulai cari-cari masalah dalam hubunganmu, hingga perselingkuhan.


Baca juga: 20 Cara Pasti Move On dari Gebetan Nggak Harus Galau

Tidak baik langsung cari pengganti mantan habis putus karena pacaran tidak otomatis membuatmu lebih bahagia, tapi pacaran hanya membuatmu punya aktivitas tambahan

Tidak Baik Langsung Cari Pacar Baru Habis Putus Itu Tanda Kamu Egois

Cari pacar baru habis putus tidak akan membuatmu sembuh dari rasa sakit hati atau mengobati kekosongan hatimu. Yang kamu akan menambah luka baru di hatimu. Pahami ya, pacaran tidak otomatis membuatmu lebih bahagia, tapi pacaran hanya membuatmu memiliki aktivitas tambahan saja.

Apa contohnya aktivitas tambahan itu? telepon pacar, jalan bareng, nonton, berikan dukungan, hingga sesuatu yang berharga untuk dipertahankan dalam hubungan tersebut. Ketika niatmu berpacaran hanya untuk pelampisan atau pelarian untuk menghapus mantan.

Ketika kamu menyentuh titik jenuh dalam hubunganmu, maka segala yang terjadi dalam hubunganmu akan terasa layaknya rutinitas belaka. Kamu jadi bosan dalam hubunganmu dan rasa kesepian itu muncul lagi.

Yang ada kamu semakin rajin stalking mantanmu di media sosial. Hayo ngaku siapa yang masih stalking mantan? Belum lagi kamu bisa kesal tingkat dewa ketika tahu mantan sudah punya pacar baru yang lebih tampan/cantik dibandingkan kamu.

Ujung-ujungnya kamu makin menelantarkan hubunganmu, seperti suka membandingkan pacarmu dengan mantan, atau membandingkan hubunganmu sekarang dengan hubungan yang dulu bersama mantan.

Kamu akan menganggap hubungan yang dulu bersama mantan itu lebih baik. Kamu jadi tidak enjoy untuk menjalani hubungan dengan pacarmu yang sekarang. Efeknya kamu dan dia akan sering dijumpai suka berantem, meski itu hal sepele. Bahkan, kalian lebih cepat putus.

Baca juga: Indikator Move On yang Sehat Setelah Putus dari Mantan

Tidak baik langsung cari pengganti mantan setelah putus karena itu bukanlah indikator move on untuk melupakan mantan atau kamu bisa bahagia

Tidak Baik Langsung Cari Pacar Baru Habis Putus Itu Tanda Kamu Egois

Pahami ya, pilih pacaran lagi setelah putus cinta bukan untuk mengobati sakit hati atau rasa kesepianmu. Tapi obati dulu pikiran dan hatimu sebelum menjalin hubungan dengan orang yang baru. Lakukan introspeksi diri dengan belajar dari masa lalu.

Cari tahu apa yang salah dari dalam dirimu dan hubungan kemarin bersama mantan. Bisa jadi ada sikap atau perilaku yang membuat mantan jadi tidak suka, tapi kamu tidak mau mendengarkan dia. Jadikan semua itu sebagai pelajaran berharga untuk bekal kamu di hubungan yang baru.

Nikmatilah semua proses putus cinta yang kamu rasakan. Menangislah apabila ingin menangis. Teriaklah apabila ingin berteriak. Jalani pelan-pelan tidak perlu terburu-buru untuk move on. Nanti kamu akan temukan pelajaran penting dari proses move on itu yang bisa diambil untuk diperbaiki oleh kamu.

Bila kamu sudah sadar semua perasaan dengan mantan benar-benar selesai/tuntas. Barulah kamu mencari pacar baru bukan sebagai pengganti mantan karena hubunganmu yang berjalan bukan lagi sebagai pelampisan semata.

Suka postingan ini? Pastikan kamu follow biar tidak ketinggalan update yang berfokus 5K’s Relationship dari kita, jelajah Melek Cinta News.

Terima kasih kamu yang sudah membaca sampai selesai. Semoga bermanfaat. Tinggalkan komentarnya. Ingin curhat? Kamu menginginkan solusi lebih profesional dari konselor, silakan ke menu layanan curhat. 

Follow instagram kita @ruang cinta bahas relasi cinta, pranikah, dan pengembangan diri dari remeh-temeh, serius, sampai sensitif. Termasuk isu-isu tabu hubungan cinta yang dibahas secara ringan.



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *