Tentukan Tujuan Pacaran yang Realistis Agar Hubunganmu Tidak Gagal

kisah cinta sejati

Tentukan tujuan pacaran yang realistis agar kamu enggak punya ekspektasi enggak masuk akal. Banyak dari kamu yang membayangkan cinta, terutama cewek terpengaruh dari novel, seri drama Korea, dan FTV.

Kehidupan cinta yang ada di novel, seri drama atau FTV tidak seindah di dunia nyata. Ekspektasi yang ada bisa bikin hubunganmu kandas di tengah jalan. Tanpa tujuan pacaran yang jelas dan sehat ibaratnya hubunganmu seperti layang-layang putus.

Arah hubungan yang tertiup angin ke sana ke mari tidak ada tujuan yang pasti. Ibaratnya kamu berpacaran tidak ada goal hubungannya atau bingung apa yang ingin dicapai terhadap hubungan ini.

Kamu berpacaran agar ada yang memperhatikan, takut menjomblo, ikut-ikutan. Tak jarang, kamu menjalani hubungan muncul sebuah keraguan. Kamu merasa hubungan yang dijalani datar-datar saja, jalan di tempat, atau membosankan.

1. Pacaran bukan sekadar cari pacar yang melengkapi kamu

Kamu harus tentukan tujuan pacaran yang realistis agar hubunganmu tidak gagal. Ingat pacaran itu bukan untuk sekadar mencari seseorang yang melengkapi kamu, “Punya pacar agar ada yang perhatian sama aku”. Namun, seseorang yang bisa membuatmu jadi lebih baik.

Tujuan kamu berpacaran akan menentukan kualitas hubunganmu ke depan, apakah kamu dan pacar saling mengerti satu sama lain, nilai apa yang kalian sepakati dalam hubungannya.

2. Cowok harus punya tujuan berpacaran yang jelas

Kamu sebagai cowok punya tujuan yang jelas dalam berpacaran akan menciptakan keamanan emosi dan empati cewekmu. Bahwa cewekmu tidak bingung atau stres terhadap kepastian dan kejelasan hubungannya ke depan.

Tidak adanya tujuan yang jelas dari kamu akan membuat cewekmu enggak merasa aman dalam menjalani hubungannya. Cewekmu akan jadi sulit terbuka sama kamu karena kebutuhan untuk didengar, terkoneksi, dan dicintai enggak ada dari kamu sebagai cowoknya.

Baca juga:  6 Perilaku Bikin Pacarmu Minta Putus Patut Diwaspadai

Ya, cewek pasti akan memilih cowok yang bisa bertanggung jawab terhadap dirinya dan masa depan hubungannya. Karena cewek tidak mungkin mempercayakan hidupnya pada cowok yang tidak dapat dipercaya.

Baca juga: 5 Tanda pacarmu tidak punya prioritas hubungannya

3. Ungkapkan cinta dengan membangun intimasi hubungan

Bagaimana caranya kamu sama pacar ada kedekatan secara emosi dan spiritual? Cara agar kamu bisa mengerti pacarmu dari hati ke hati, dari pikiran ke pikiran itu yang harus kamu temukan sendiri.

Ingat, intimasi itu bukanlah kedekatan fisik untuk mengungkapkan cinta ke pacar. Misalnya, cowokmu mengajak tidur bareng karena alasan valetine. Lalu, kamu menyetujui ajakannya, “Toh, semua ini karena cinta”.

Pertanyaannya, apakah cowokmu akan tetap setia sama kamu? Cowokmu tidak akan lirik cewek lain. Apakah ada jaminan setelah hubungan intim bisa mengikat cowokmu? Cowokmu berani bertanggung jawab tidak akan pergi meninggalkan kamu.

Banyak kasus pacaran yang terjadi, cowok pilih melarikan diri dengan alasan sudah tidak cocok lagi, ceweknya berubah, hingga bosan. Lalu, berpacaran dengan cewek lain karena cowok takut kehilangan masa mudanya apabila menikahi ceweknya.

Perlu diketahui, tubuh cewek saat berhubungan intim bareng cowoknya mengeluarkan hormon oksitosin. Cowok mengeluarkan hormon dopamin. Nah, hormon oksitosin meningkatkan rasa empati yang menyebabkan cewek makin cinta sama cowoknya setelah berhubungan badan.

Hormon dopamin membuat cowok menerima lonjakan kesenangan yang membuatnya ketagihan setelah berhubungan intim. Apalagi otak dan tubuh cewek menganggap cinta dan seks itu saling berkaitan tidak bisa dipisahkan.

Cewek marah dan terpukul ketika cowoknya pergi meninggalkannya dan berpacaran dengan cewek lain. Sedangkan, otak dan tubuh cowok bisa membedakan mana seks dan cinta. Ini yang membuat cowok jadi kompleks apabila “ditodong” komitmen dari ceweknya.

Baca juga:  Cowok Berkarakter Bikin Cewek Cinta Mati Padamu

4. Lebih fokus untuk menggapai visi misi hubunganmu

Kamu punya tujuan pacaran yang realistis akan menjagamu tetap berada pada jalur yang semestinya. Kamu bisa memilah-milah mana orang hanya mau berpacaran saja dan mana orang yang benar-benar serius menjalin hubungan ke depan.

Kamu juga tidak terpeleset dari hubungan yang destruktif atau merusak. Contohnya pacaran bertahun-tahun lamanya, hubungan putus nyambung, atau berhubungan intim di luar nikah.

Kamu tidak mudah tergoda dengan kesenangan sesaat yang dapat mengaburkan visi misi hubunganmu. Sudahkah, kamu menetapkan tujuan hubunganmu?

Baca juga: Cowok berkarakter bikin cewek cinta mati padamu

Kesimpulan tentukan tujuan pacaran yang realistis agar hubunganmu tidak gagal

Menjalani hubungan cinta pasti ada pasang surutnya. Suatu waktu kamu akan mengalami jalan buntu, frustrasi, hingga kehilangan semangat ketika mengalami masalah dalam hubunganmu.

Nah, tujuan yang sehat dan realistis bisa menjadi pengingat agar tetap termotivasi dan tidak mudah menyerah. Tentukan tujuan pacaran yang realistis dan sehat merupakan bentuk motivasi terselubung.

Hal ini dapat membantu dan mendorongmu untuk bertindak, bangkit, dan membangun hubungan yang kamu inginkan seperti apa. Semoga poin-poin tentukan tujuan pacaran yang realistis bisa membantumu membangun hubungan yang kalian harapkan.

Kalau kamu suka artikel ini, silakan share, like, dan subscribe. Jangan lupa sharing ke Facebook, Twiiter, Line, WhatsApp, grup-grup WA, dan teman-temanmu supaya dapat belajar dari ilmu-ilmu cinta seperti ini.

Kalau kamu punya pengalaman yang sama, please berikan komentarnya bisa jadi kita punya pengalaman yang sama. Kak follow ya Instagram @ruang cinta.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *