Melek Cinta / Logika Hubungan / Selingkuh Itu Pilihan Hati Bukan Khilaf Tapi Ada Kesempatan

Selingkuh Itu Pilihan Hati Bukan Khilaf Tapi Ada Kesempatan

blog edukasi cinta, curhat cinta online, melek cinta

Selingkuh itu pilihan hati karena orang yang berselingkuh memiliki kesempatan untuk melakukan perbuatan tersebut. Selingkuh tidak tepat dikatakan khilaf karena ada alasan yang dianggap bisa untuk “dibenarkan” perbuatan tersebut oleh pasangan yang berselingkuh.

Orang yang berselingkuh selalu saja menyalahkan pasangan untuk membenarkan perbuatan selingkuh. Apa contohnya? Kurang perhatian, sibuk bekerja, kurang cantik, kurang finansial, atau kurang ini dan itu. Apa pun alasannya bila ada yang tidak cocok atau ada yang kurang dalam hubungan.

Pertanyaannya, “kenapa tidak dibicarakan sama pasangan?”, selingkuh itu sama saja melarikan diri dari masalah bukan solusinya. Jalani hubungan dibutuhkan kepandaian dalam hal berkomunikasi sama pasangan itu kunci hubungan dapat awet dan langgeng.

  • Siapakah yang salah?
  • Apakah pasangan yang salah?
  • Apa munculnya orang ketiga yang salah?
  • Salahkan rasa bahagia yang tidak muncul?

Tidak ada yang salah karena semua yang terlibat dalam hubungan perselingkuhan ini yang salah. Tapi tidak bisa melimpahkan kesalahan pada satu pasangan saja dan membenarkan perbuatan perselingkuhan ini.

Baca juga:

Karena selingkuh itu pilihan hati bukan khilaf tapi ada kesempatan untuk berbuat perilaku itu

selingkuh itu pilihan hati - melek cinta, blog edukasi cinta

The journal of sex reseach yang diterbitkan pada tahun 2017, penelitian tersebut menemukan empat faktor yang membuat pasangan tidak selingkuh, yaitu:

  • Moralitas,
  • Efek terhadap anak,
  • Takut akan sendirian,
  • Efek pandangan orang di sekitarnya.

Penelitian tersebut menunjukkan pasangan memiliki pilihan untuk berselingkuh atau tidak dalam menjalani hubungannya. Ketika pasangan yang memutuskan untuk berselingkuh, sebenarnya pasangan sudah menutup mata “mengabaikan” faktor penting dalam hubungannya maupun pandangan sosial.

Pertanyaannya, apakah pasangan yang berselingkuh itu merasa bersalah atas perbuatannya?

Jawabannya “TIDAK”, pasangan akan merasa bersalah apabila perbuatan perselingkuhannya itu ketahuan oleh pasangan sahnya. Tak jarang, pasangan yang pernah selingkuh akan melakukan lagi perilaku ini.

Alasan laki-laki selingkuh karena merasa kedekatan emosional sama pasangan sahnya menghilang, sedangkan perempuan karena rasa kesepian saja dalam hubungannya.

Itu sebabnya perselingkuhan bisa dikatakan permainan hati, pikiran, dan tindakan. Pasangan yang pernah berselingkuh, bahkan sampai berjanji akan cenderung melakukan lagi di kemudian hari.

Baca juga: 

Alasan selingkuh itu pilihan hati bukan khilaf, atau tidak cinta pasangan lagi karena ada faktor candu yang sulit dihindari

selingkuh itu pilihan hati - melek cinta, blog edukasi cinta

1. Pasangan sahnya akan tetap percaya dan mencintainya

Alasan pertama ini, pasangan akan mengulangi lagi perbuatan selingkuhnya karena dia tahu pasangan sahnya selalu mencintai dan memaafkan kesalahannya. Meski ketahuan selingkuh akan tetap mengulangi lagi.

Karena orang yang selingkuh akan memanfaatkan ketulusan cinta pasangannya dengan menggunakan kata-kata rayuan atau janji-janji yang memelas (kata yang menimbulkan rasa belas kasihan).

selingkuh itu pilihan hati - melek cinta, blog edukasi cinta

2. Perilaku yang akan membuat ketagihan berulang

Pasangan yang sukses berselingkuh dan tidak ketahuan sama pasangan sahnya. Dia akan terus ketagihan untuk melakukan lagi perilaku tesebut, bahkan dia bisa punya lebih dari satu orang selingkuhan.

Karena orang yang berselingkuh merasa memiliki dua atau tiga pasangan akan membuatnya punya banyak limpahan kasih sayang dan perhatian. Kekurangan pasangan akan ditutupi dari kelebihan selingkuhannya, kekurangan selingkuhannya akan tertutupi dari kelebihan pasangannya.

Sensasi ini membuatnya tidak mau melepaskan karena pasangan merasa sangat bahagia dan utuh menjalani hubungan perselingkuhan ini.

selingkuh itu pilihan hati - melek cinta, blog edukasi cinta

3. Permainan roller coaster yang menguji adrenalin

Seperti yang dijelaskan poin ke-2 di atas, pasangan berselingkuh merasa sangat bahagia dan utuh bisa menjalani ini semua. Ada kepuasan tersendiri saat melakukan perilaku selingkuh tidak ketahuan sama pasangan sahnya.

Karena orang yang melakukan selingkuh merasa puas dan bahagia di waktu yang sama. Meski ada perasaan takut, was-was, atau rasa bersalah.

melek cinta - blog edukasi cinta - curhat cinta online

4. Backstreet yang seru, asyik, dan menyenangkan

Hubungan perselingkuhan bisa dikatakan hubungan rahasia yang sembunyi-sembunyi, atau bahasa gaulnya backstreet. Pasangan yang melakukan hubungan rahasia dari pasangan sahnya maupun orang-orang di sekitarnya ada sensasi yang menyenangkan.

Hubungan backstreet yang dijalani ternyata sukses, maka dia akan merasakan rasa bahagia yang berlipat-lipat. Ini membuatnya akan terus melakukan lagi dan lagi, bahkan dia bisa mencari selingkuhan lagi.

Semoga artikel ini bisa menambah insight kamu. Terima kasih sudah membaca selingkuh itu pilihan hati bukan khilaf tapi ada kesempatan, suka postingan ini? Kamu bisa sharing ke teman-temanmu supaya mereka dapat value yang sama.

Melek cinta menawarkan pemberdayaan diri yang lebih fundamental bukan lagi trik dan tips pacaran atau tips hubungan yang receh, tapi berfokus pada literasi pasangan. Pemberdayaan diri ini tidak menggunakan sistem sekali bayar atau biaya berlangganan, alias gratis.

Pemberdayaan diri ini juga tidak akan kamu dapatkan di media sosial kami, atau sering kamu baca di blog ini. Kamu bisa memilih yang sesuai kebutuhan cintamu untuk level up di bawah.

  • Cara berpikir dan berperilaku karismatik untuk laki-laki.
  • Cara kombinasi antara inner beauty dan outer beauty untuk perempuan.
  • Menyamakan persepsi kehidupan pernikahan untuk materi pranikah.

Pemberdayaan diri ini hanya terbatas untuk 50 orang saja, silakan kamu cek ketersediaan koutanya di pembelajaran cinta eksklusif

Yang ingin curhat masalah cintamu, dan menginginkan solusi profesional tanpa menghakimi dari konselor (psikolog klinis). Layanan curhat ini bukan bersifat konseling. Konselor hanya memberikan gambaran kondisi dan alternatif saran. Yang mau curhat bisa langsung ke curhat konselor.

Pastikan kamu subscribe melek cinta+ biar tidak ketinggalan update soal relasi cinta. Ikuti juga update terkini yang dipersonalisasi dari melek cinta via Google News

Pantau terus Youtube Melek Cinta, Instagram Ruang Cinta, dan Facebook Melek Romansa untuk update terkini seputar literasi pasangan.

Tinggalkan komentarmu, atau kamu punya pengalaman yang sama dapat berbagi bisa jadi kita semua bisa belajar dari pengalaman kamu.

2 komentar untuk “Selingkuh Itu Pilihan Hati Bukan Khilaf Tapi Ada Kesempatan”

  1. Phie Phie Narkan

    Rumput tetangga emang kliatannya indah tp blm tentu kenyataane seperti itu. mending jaga apa yg telah qta miliki agar ga hilang dan akhirnya menyesal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll to Top