kisah cinta sejati - melek cinta - 5k relationship

Rasa Cinta Mulai Pudar Itu Terjadi Karena Malas Membangun Cintamu

Rasa cinta mulai pudar itu terjadi apabila kamu malas membangun cinta dalam hubunganmu “Nggak ada rasanya lagi”, “Nggak sreg lagi”, “Nggak cocok lagi.” Alasan itu kamu lebih memilih mengakhiri hubunganmu. Menurut KBBI Daring, cinta itu sayang benar, terpikat (antara laki-laki dan perempuan), dan rindu.

Kamu merasa cintamu sudah pudar sama dia, sebenarnya ini pengakuan kamu yang malas berusaha melakukan kegiatan keintiman dan kemesraan hubungan. Nah, tujuan awal kamu menjalin hubungan cinta itu apa? Apakah hubungan yang cuma cari bahagia saja? Ataukah, hubungan untuk mencari kenyamanan jangka panjang.

“Rasa cinta mulai pudar berawal dari tujuan kamu menjalin hubungan cinta, apa cuma cari bahagia saja atau kenyamanan hubungan? Ini menentukan kamu malas atau tidaknya membangun cintamu”

Kalau kamu cuma cari bahagia hanya berfokus pada pemenuhan keinginanmu sendiri, sedangkan kenyamanan sudah menyangkut saling melengkapi/lebih memikirkan kepentingan bersama dalam hubunganmu.

Loading...

Kamu cuma cari bahagia saat ada masalah/konflik cenderung bersikap melarikan diri daripada menyelesaikannya, sedangkan kenyamanan kamu lebih bersikap menyelesaikan sama dia seberat apa pun masalahnya.

Kamu hanya cari bahagia saja saat hubunganmu mulai jenuh, maka rasa bahagiamu bisa hilang. Sedangkan, kamu cari kenyamanan cenderung berusaha untuk mengembalikan lagi hubunganmu yang jenuh sampai membaik dan nggak menyalahkan dia.

Ada kaitannya juga:

Tujuan ini menentukan kamu seberapa kuat berusaha dalam membangun keintiman dan kemesraan hubunganmu agar berjalan lancar juga langgeng, serta minim masalah. Usaha nyata apa yang kamu lakukan akan membuatmu makin cinta sama dia.

Hingga kamu akan berpikir hubungan yang dijalani sama dia sangatlah berharga. Kamu berpikir tiap hari, tiap bulan, dan tiap tahunnya amatlah berharga untuk disia-siakan. Efeknya rasa cinta kamu sama dia makin hari makin tumbuh subur dan mekar.

Contohnya, sesibuk apa pun kamu masih memberikan waktumu buat mengobrol sama dia, saat dia ulang tahun kamu nggak hanya membelikan kado, tapi juga menyewa tempat di restoran favoritnya buat pesta ulang tahunnya.

Saat dia sakit kamu menjenguk dirinya sambil membawa makanan favoritnya, tiap enam bulan atau satu tahun sekali kamu rutin melakukan evaluasi hubungan sama dia. Nah, contoh di atas. Kamu sedang berusaha menumbuhkan rasa cintamu sama dia agar hubungan makin mesra dan tambah romantis.

“Apa yang membuat rasa cinta mulai pudar? Kamu nggak ada aksi nyata dalam hubunganmu, maka nggak akan ada cinta dalam hubunganmu. Efeknya kamu pasti minta putus “Udah nggak ada rasa lagi”

Kunci hubungan yang sehat dan harmonis, kamu dan dia harus terus-menerus berusaha membangun cinta kalian. Dua-duanya harus berusaha berjuang bukan hanya satu pihak saja. Kalian semakin kuat berusaha, maka semakin cinta sama hubungannya. Ini yang membuat kalian mau mempertahankan hubungannya.

Loading...

Komitmen hubungan itu perjanjian buat kamu untuk selalu berusaha membangun cinta sama dia. Kalau nggak ada aksi/tindakan nyata dalam cintamu, nggak akan ada cinta dalam hubunganmu pula. Efeknya kamu pasti minta putus sama dia. Ya, se-simple itu saja.

Apabila kamu sudah berusaha keras membangun cintamu, tapi masih tetap hambar juga? Pertanyaannya, kamu melakukan semua usaha itu hanya untuk dia saja? Ataukah, ada orang lain juga kamu berusaha. Ini bisa membuatmu lama-lama jadi tertarik sama orang lain.

Efeknya hubunganmu jadi hambar sama dia karena ada orang lain yang muncul di cintamu. Akhirnya kamu pilih berselingkuh dari dia dengan pakai alasan “hubunganmu sudah jenuh/hambar.” Walaupun, awalnya kamu nggak ada niat sama sekali untuk berselingkuh dari dia.

Orang lain juga membaca:

Kesimpulan rasa cinta mulai pudar itu terjadi karena malas membangun cintamu

Nggak peduli kamu beralasan hubunganmu terasa hambar/jenuh, sebenarnya kamu malas/nggak peduli lagi membangun cintamu sama dia. Kamu nggak mau lagi memikirkan cara untuk membangkitkan usaha-usaha kemesraan dan keintiman seperti awal hubunganmu dulu.

Contohnya, sesibuk apa pun kamu masih memberikan waktumu buat mengobrol sama dia, saat dia sakit kamu menjenguknya sambil membawa makanan favoritnya, tiba-tiba kasih kejutan kecil yang romantis, tiap enam bulan atau satu tahun sekali kamu rutin mengevaluasi hubungan sama dia.

Jika kamu masih rutin melakukan usaha-usaha seperti di atas, api cintamu sama dia masih berapi-api. Semakin malas kamu berusaha, semakin kecil cinta yang tumbuh. Kalau kamu masih perhitungan dalam membangun cintamu, kamu cenderung memikirkan untung-rugi dalam hubunganmu.

Pengin curhat yang dibantu oleh konselor? DM saja, layanan ini bukan bersifat konseling. Follow Instagram @ruang cinta untuk update lebih banyak lagi tentang 5k relationship.

Semoga poin-poin rasa cinta mulai pudar bisa membantumu dalam membangun cintamu. Apabila kamu malas membangun cintamu, semakin kecil pula cinta yang tumbuh dalam hatimu. Inilah membuat hubunganmu jadi datar/jenuh.

Kalau kamu dapat value dari post ini, sharing ke teman-temanmu supaya dapatin value yang sama juga.

Loading...



Tinggalkan komentar