Penyebab Hubungan Terasa Hambar Meski Sudah Lama Berpacaran


Penyebab hubungan terasa hambar meski sudah lama berpacaran karena kamu terlalu menggebu-gebu ingin cepat dekat sama pacar di awal-awal hubunganmu. Kamu jadi cepat tahu kehidupan pacar. Efeknya bisa membuat ketertarikanmu terhadap pacar semakin lama akan berkurang.

Artikel premium ini bagian dari pembelajaran cinta oleh KCS Academy. Mohon dibaca pelan-pelan sampai selesai. Kamu akan mengenal apa itu rutinitas dan intensitas hubungan, serta cara mengatasinya.

Satu penyebab hubungan terasa hambar karena kamu terlalu banyak melakukan namanya rutinitas dan intensitas di awal-awal hubunganmu.

Apa contohnya? Satu atau dua bulan awal berpacaran. Kamu bisa chat sama pacar seharian bisa lebih dari lima kali frekuensinya, tapi sekarang frekuensi kamu chat hanya sesekali saja. Kamu juga bisa marah-marah apabila pacar lama balas chat-mu.

Dulu kamu bisa tiga jam lamanya teleponan sama dia, tapi sekarang kamu telepon paling lama satu jam saja. Awalnya apa pun yang kamu obrolkan sama dia selalu asyik, bahkan saling nyambung. Kok sekarang obrolannya terasa datar dan nggak asyik lagi.

Perilaku-perilaku yang kamu lakukan di awal-awal hubunganmu bisa membuat hubunganmu jadi terlalu cepat dekat (akrab). Memang awalnya hari-harimu terasa menyenangkan, hatimu berbunga-bunga, dan hidupmu nggak lagi membosankan.

Tapi efek negatifnya akan dirasakan di kemudian hari. Kamu akan merasa hubungan yang dijalani nggak asyik lagi seperti dulu. Kamu merasa hubunganmu terasa hambar, jenuh, atau membosankan.

Baca juga terkait dengan penyebab hubungan terasa hambar

Pahami dulu apa itu rutinitas dan intensitas hubungan agar kamu tahu penyebab hubungan terasa hambar yang sebenarnya. Biar kamu nggak asal menyalahkan pacar apabila hubunganmu terasa jenuh atau jadi bosan

Penyebab Hubungan Terasa Hambar Meski Sudah Lama Berpacaran

Perlu kamu pahami, ketika kamu dan pacar menjalin hubungan cinta membutuhkan namanya rutinitas dan intensitas. Dua hal itu untuk membawa hubungan kalian naik ke tahap selanjutnya, yakni membangun intimasi atau keakraban hubungan.

Agar kamu dapat memahami apa itu rutinitas dan intensitas hubungan. Yuk kenali dulu apa itu rutinitas hubungan. Rutinitas itu berfokus pada kebiasaan kamu yang dibangun bersama pacar.

Contohnya, pagi hari mengucapkan “Selamat Pagi”, malam hari mengucapkan “Selamat Malam”, jalan bareng tiap malam minggu, atau tiap malam kamu teleponan sama dia.

Sedangkan, intensitas lebih berfokus pada kegiatan untuk meningkatkan keintiman dan kemesraan hubungan. Kamu dan pacar nggak lagi hanya melakukan rutinitas seperti contoh di atas, tapi sudah melakukan tindakan keakraban secara nyata.

Contohnya, kalian sudah saling memberi dukungan satu sama lainnya, bergandengan tangan ketika jalan bareng, pakai jaket atau helm dengan corak yang sama.

Ketika kamu terlalu sering melakukan kegiatan rutinitas di awal-awal hubunganmu. Perilaku itu dapat menciptakan rasa kebosanan di awal-awal hubunganmu juga. Kamu jadi cepat tahu pola kehidupan pacarmu.

Inilah yang membuat unsur ketertarikan kamu untuk membangun keintiman dan keakraban hubunganmu jadi berkurang. Contohnya, awalnya kamu selalu bersemangat menjemput dan mengantar cewekmu.

Lama-lama kamu jadi malas buat menjemput dan mengantarkan cewekmu lagi. Kamu juga malas untuk mendengarkan curhatan cewekmu lagi. Ujung-ujungnya cewekmu jadi kesal lihat kelakuanmu yang berubah.

Jika disederhanakan alurnya penyebab hubungan terasa hambar itu terjadi dari contoh di atas

Awal jadian kamu semangat teleponan, chatting, atau menjemput cewekmu – lalu kamu berubah jadi malas menjemput atau mendengarkan curhatan cewekmu – cewekmu jadi kesal, lalu komplain sama kamu.

Yang terjadi kamu jadi bosan – respon cewekmu makin komplain atas kelakuan kamu – sikap cewekmu yang makin menuntut malah membuat kamu makin malas dan bosan – efeknya hubunganmu bisa bubar.

Pola rutinitas di atas akan memunculkan bentuk pernyataan dari cewekmu ke kamu, “Kamu sudah berubah sekarang”, “Kamu tidak seperti dulu lagi.” Pernyataan ini keluar karena cewekmu takut kamu sudah berubah dan bingung kenapa kamu kok berubah.

Kebingungan ini terjadi karena kalian nggak begitu memahami dan mengerti karakter satu sama lainnya. Kamu bingung/nggak mengerti atas pernyataan sikap cewekmu yang menyatakan kalau kamu sudah berubah.

Padahal kamu beranggapan itu biasa-biasa saja. Kalau kamu jarang telepon atau membalas chat cewekmu karena akhir-akhir ini lagi sibuk. Ujung-ujungnya bertengkar, kamu dan cewekmu saling menyalahkan dan merasa paling benar sendiri.

Kamu dan cewekmu minta dimengerti. Cewekmu menyalahkan kamu karena jarang menghubungi dirinya, sedangkan kamu menyalahkan cewekmu nggak mengerti kesibukanmu. Kasus ini paling sering terjadi, kamu dan pacar saling menyalahkan satu sama lain.

Ini terjadi akibat kamu terlalu cepat (terburu-buru) ingin romantis dan mesra di awal-awal hubunganmu, “Dunia milik berdua.” Nggak jarang, kamu bingung “Harus gimana” ketika energimu untuk membangun hubungan sudah habis di awal-awal hubunganmu.

Penyebab hubungan terasa hambar meski sudah lama berpacaran karena kamu nggak paham fase romantis dalam hubungan cinta itu sendiri

Penyebab Hubungan Terasa Hambar Meski Sudah Lama Berpacaran

Fase romantis hubungan hanya bertahan paling cepat 3 bulan dan paling lama 6 bulan. Apabila kamu terlalu cepat menggunakan energimu untuk mengenal pacar berdasarkan ekspektasimu sendiri.

Contohnya, pacaran itu harus telepon atau chatting tiap hari, jalan bareng tiap weekend, pacaran harus pakai baju/jaket/helm dengan warna dan corak yang sama, pacaran itu harus romantis tiap jalan harus bergandengan tangan.

Nah, ini bisa membuatmu kehilangan minat untuk mengelola hubungan ke depan. Akhirnya perasaanmu jadi biasa-biasa saja nggak ada yang istimewa. Jadi, kami sarankan pelan-pelan saja memberikan perhatian ke pacarmu. Nggak langsung memberikan semua perhatianmu ke pacar.

Begini caranya, hari ini kamu telepon dia selama tiga jam, kemudian dua atau tiga hari berikutnya kamu bisa meneleponnya lagi. Kamu nggak membalas chat pacarmu secepat mungkin, tapi kamu bisa berikan jeda waktu 15 menit untuk membalasnya.

Kamu bisa suatu waktu nggak menjemputnya di rumahnya, tetapi janjian di tempat mana kalian ketemuan. Lalu, kalian bisa jalan bareng ke tempat yang dituju. Cara-cara tersebut bisa membuat fase romantis hubungan bertahan lebih lama dan awet.

Berpacaran nggak sebatas punya pacar dan ada yang memperhatikan saja, tapi kalian harus tahu cara mengelola hubungannya ke depan. Contohnya memahami proses dinamika hubungan dan solusi atas masalah yang mungkin akan terjadi.

Jika kamu cowok, maka jangan curahkan semua perhatianmu ke cewekmu. Simpanlah beberapa perhatianmu di kemudian hari. Berikan bentuk perhatian sewajarnya saja nggak usah berlebihan, kuncinya cukup satu “Konsisten”

Misalnya, tiap hari kamu bisa telepon cukup satu jam saja. Hal ini untuk membuat cewekmu jadi kangen untuk menunggu teleponmu lagi.

Jika kamu cewek, jangan senang dulu dengan segala bentuk perhatian dari cowokmu. Itu bisa membuatmu merasa nyaman atas limpahan perhatian tersebut. Ingat ya, rutinitas perhatian secara berlebihan yang diberikan cowokmu sewaktu-waktu bisa menurun.

Jadi, kamu bisa meminta cowokmu kapan hari dan waktu yang cocok untuk meneleponmu. Ini juga untuk membuat cowokmu jadi nggak cepat bosan sama hubungannya karena mendengarkan cerita/curhatan kamu yang itu-itu saja.

Kesimpulan penyebab hubungan terasa hambar meski sudah lama pacaran

Agar hubunganmu langgeng, berikan bentuk perhatian yang mampu kamu lakukan secara konsisten dalam jangka waktu lama. Ciptakan suasana hubungan yang mampu menimbulkan rasa kangen.

Contohnya telepon hanya satu jam tiap dua hari, menjemput hanya waktu jalan bareng saja. Karena kualitas hubungan antara kamu dan dia akan terlihat setelah jalan 6 bulan lebih.

Sepakati juga cara kamu dan pacar mengatasi konflik yang mungkin terjadi. Ini kunci sukses langgengnya hubungan cinta. Semakin dewasa kalian mengatasi konflik hubungan semakin erat pula hubungan kalian di kemudian hari.

Sekarang tinggal kamu yang lakukan ini. Ilmu sebaik apa pun nggak akan berguna apabila nggak diaplikasikan.

Tinggalkan komentar di bawah ini kalau kamu masih ada yang kurang dimengerti. Oh ya, jangan lupa Follow @ruang cinta di Instagram kalau belum.

Mau curhat? Kamu menginginkan solusi yang lebih profesional bisa masuk ke menu layanan curhat untuk berkonsultasi dengan konselor kami.

Program baru kursus cinta berisi pembelajaran eksklusif 5k relationship. Pembelajaran yang nggak kamu dapatkan di media sosial kami atau artikel yang sering kamu baca di blog ini. Hanya dibatasi untuk 1000 orang saja.

Pastikan kamu sudah subscribe biar tidak ketinggalan insight dan update-an terbaru. Terima kasih yang sudah membaca artikel ini sampai selesai.




Tinggalkan komentar