Pacaran Bukan Media untuk Mengatasi Rasa Kesepian

Pacaran Bukan Media untuk Mengatasi Rasa Kesepian

Sobat, artikel tentang Pacaran Bukan Media untuk Mengatasi Rasa Kesepian dibaca normal antara tiga atau empat menit. (Ilustrasi: pixabay).

Banyak anak muda yang menganggap pacaran itu bisa mengusir kesepian atau kamu tidak akan bosan kalau memiliki pacar, padahal realitanya pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian. Mengapa demikian?

John Caccioppo, psikolog dari University of Chicago mengatakan, “As people become lonely, they become less trustful of others, and a cycle develops that makes it harder for them to form relationships“. Sebelum berpacaran kamu sudah merasa kesepian, maka setelah berpacaran tidak akan menghilangkan rasa kesepian tersebut.

Maksud sederhananya, kamu berpacaran untuk mengusir kesepian atau kebosanan yang melanda. Ketika kamu merasa “pacarmu mulai berubah” tidak menjadi orang yang sama seperti dulu. Tak jarang, kondisi kesepian yang kamu pernah rasakan dulu sebelum berpacaran akan muncul kembali.

Pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian, apabila kamu berpacaran untuk mengusir kesepian saat menyentuh titik jenuh hubungan. Sikapmu cenderung menyalahkan pacar atas kesepian yang melanda

Hal ini membuat kamu untuk memiliki alasan menyalahkan seseorang (pacar) atas kesepian yang melanda. Kamu harus tahu pacaran bukan sebagai sarana untuk mengatasi kesepian, apabila kamu merasa kesepian saat berpacaran bukan salah pacarmu melainkan berasal dari dirimu sendiri.

Baca Juga  Tips Jitu Mendekati Orang Yang Kamu Sukai Tanpa Sakit Hati

Karena kamu tidak mampu mengelola hubungan baik dengan diri sendiri, sehingga kamu akan merasakan kesepian dan tidak bahagia sepanjang waktu. Walaupun, kamu memiliki pacar yang super perhatian dan romantis. Kamu akan merasa tetap kesepian, jadi jangan gantungkan kebahagiaanmu kepada orang lain, namun ciptakan kebahagiaanmu sendiri.

Seperti yang kamu tahu, pacaran tidak otomatis membuatmu lebih bahagia ataupun mengusir kesepian. Orang pacaran tidak juga secara otomatis lebih bahagia dibandingkan yang jomblo. Karena pacaran hanya membuatmu merasa sibuk dan memiliki sesuatu yang berharga untuk dipertahankan.

Jika kamu tidak mampu mengelola hubungan baik dengan diri sendiri, apabila hubunganmu yang berjalan mulai menyentuh titik jenuh dengan berbagai rutinitas pacaran . Tak heran, kesepian yang dulu kamu rasakan sebelum pacaran akan muncul kembali. Oleh karena itu, pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian.

Rasa kesepian yang sering melanda dirimu itu berawal dari pola pikir. Nah ini, yang tidak bisa kamu singkirkan dengan berpacaran. Kamu harus belajar mengelola dulu pola pikir tersebut untuk menyingkirkan rasa kesepian atau ketidakbahagiaan dirimu.

Baca Juga  Waspadai 6 Perilaku Ini Bikin Pacarmu Minta Putus

Seperti yang dikatakan oleh Dr. Dan Kiley dengan bukunya “Living Together, Feeling Alone“, cara untuk mengatasi rasa kesepian atau ketidakbahagiaan dirimu adalah nikmati rasa kesepian tersebut. Perlu kamu pahami, tidak ada yang salah dengan rasa kesepian. Namun, bagaimana caranya kamu mampu mengelola kesepian tersebut dengan kegiatan yang konstruktif.

Misalnya, kamu suka menulis bisa menuangkan ke media sosial atau blog. Tingkatkan komunikasi dan interaksi bersama pasangan secara tatap muka (dunia nyata) bukan lebih menghabiskan waktu lewat dunia maya, seperti WA, LINE, IG, atau Facebook.

Bukan juga malah mengeluh, seperti menyalahkan keadaan hubunganmu yang datar ataupun pacarmu sendiri. Karena rasa kesepian itu berawal dari pola pikir yang tidak produktif. Apabila kamu mampu mengubah rasa kesepian tersebut jadi produktif, maka kamu sudah mampu mencintai dirimu sendiri dan tidak akan merasakan lagi kesepian itu.

Baca Juga  Seberapa Benar Usaha Kamu Memilih Pasangan yang Tepat

Kesimpulan pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian

Pacaran bukan untuk mengusir kesepian atau kebosanan yang melanda, melainkan sarana untuk mengenal satu sama lain. Jika kamu berpacaran untuk mengusir itu, saat hubungan yang berjalan mulai menyentuh titik jenuh (kamu mulai merasa semuanya seperti rutinitas). Tak jarang, kamu akan membuat alasan untuk menyalahkan pacarmu atas kesepian yang melanda.

Hal ini disebabkan kamu tidak mampu mengelola hubungan baik dengan diri sendiri, sehingga kamu akan merasakan kesepian dan tidak bahagia sepanjang waktu. Untuk mengatasinya dengan menikmati rasa kesepian tersebut. Bahwa tidak ada yang salah dengan rasa kesepian, tetapi cara kamu mengelola kesepian tersebut dengan kegiatan yang konstruktif.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian. Silakan bagikan artikel ini kepada kekasihmu, sahabatmu, atau keluargamu lewat media sosial. Jika kamu punya pendapat lain tentang pacaran bukan media untuk mengatasi rasa kesepian? Silakan berkomentar di bawah.

Jika sobat suka artikel ini, kami sangat senang sobat berbagi di media sosialnya.
Pesan cinta bulan ini.
Tidak semua kehilangan akan berakhir menyakitkan maupun menyedihkan. Suatu hari nanti kamu bersyukur mampu melewati dan menghadapi proses kehilangan tersebut. Sakit hati ini akan membuatmu sadar harus ada proses kehilangan untuk menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. @kcs.portal

Terhubung dengan komunitas sosial kami.
* Facebook Komunitas Kisah Cinta Sejati
* Instagram @kcs.portal
Sobat galau masalah cinta bisa curhat melalui kisahcintasejatiportal@gmail.com
BAGAIMANA MENURUT SOBAT ARTIKEL INI?

Tinggalkan Balasan