Merebut Pacar Orang Karena Aku Juga Berhak Bahagia


Merebut pacar orang karena aku juga berhak bahagia sebagai pembelaan naif dari orang perusak hubungan orang. Pembelaan itu sebagai bentuk pembenaran kamu tidak mau disalahkan, serta tidak merasa bersalah telah merebutnya.

“Emang aku salah mencintai dia”, “Aku lebih cantik daripada dia. Nggak heran cowoknya suka sama aku”, “Aku lebih kaya bisa beliin dia apa yang diinginkan. Makanya ceweknya suka sama aku”, Salahnya dia sendiri nggak bisa jagain pacarnya”

Kata-kata itu kamu merasa dirimu lebih baik, lebih ok, lebih hebat dibandingkan dia pacarnya. Kamu pun punya anggapan cinta itu tidak pernah salah memilih. Perilakumu yang toxic ini disebut mate poaching.

Apa itu mate poaching? Upaya atau strategi yang dilakukan oleh kamu agar dia putusin pacarnya. Kamu bisa berpacaran dengan dia. Kamu berusaha merayu dia yang sudah punya pacar untuk jadi milikmu.

Perilaku kamu yang merebut pacar orang disebut mate poaching. Kata-kata ajaib agar dia pilih kamu dan putusin pacarnya “Kalau kamu sama aku, kamu akan lebih bahagia” 

Yang perlu dipahami, kenyataan merebut pacar orang bukan kebahagiaan yang kamu peroleh malah terjebak pada hubungan yang toxic. Dulu dia bisa egois dengan tega meninggalkan pacarnya demi kamu.

Nah, pertanyaannya apakah dia bisa setia sama kamu? Dia tidak meninggalkan kamu demi orang lain “lebih baik” yang bisa hadir sewaktu-waktu. Kebanyakan kasus hubungan yang merebut pacar orang hasilnya cenderung ke arah negatif.

Hubungan kalian tidak ada komitmen serius dan selalu tidak puas dengan kamu. Dia akan pilih selingkuh lagi dari kamu untuk mencari hubungan yang lebih baik, “Kalau dia bisa tinggalin pacarnya buat kamu. Dia bisa tega tinggalin kamu demi orang lain juga.”

Orang yang tega meninggalkan pacarnya demi kamu, artinya dia punya rasa tidak peduli sama pasangannya dan tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Ya, orangnya narsis dan sulit untuk membuka diri sepenuhnya dengan pasangannya.

Dia juga kurang suka bergaul di lingkungan sosial, terutama lingkungan pertemanan kamu akan berusaha dia hindari. Kamu juga sering dijumpai bertengkar dengan dia hanya karena masalah sepele, atau dia sedang berusaha menutupi “main belakang” dari kamu.

Contohnya, dia tiba-tiba memberikan perhatian yang intens tiap waktunya, dia sering mengajak kamu ke tempat-tempat favoritmu, dan suka berikan hadiah yang kamu inginkan. Dia lakukan ini agar kamu tidak menyadari permainannya di belakangmu.

Baca juga berkaitan dengan merebut pacar orang lainnya

Untuk mengatasi perasaan dilematis merebut pacar orang karena alasan pembenaran naif aku juga berhak bahagia

Pahami dan sadari dulu apa yang kamu lakukan akan dicap sebagai perusak hubungan orang lain. Selain itu, kamu akan dapat musuh baru dari orang yang telah kamu rusak hubungannya.

Dia punya rasa marah dan dendam padamu untuk jangka waktu lama. Contohnya dia akan selalu berusaha menghancurkan hidupmu “Kamu sudah merusak kebahagiaanku.” Dia akan mulai dari hubungan cintamu, karirmu, dan lingkungan pertemanan kamu dengan melemparkan berita hoax.

Sebelum itu terjadi karena kamu salah mengambil langkah akibat pola pikir yang sesat. Sekarang posisikan kamu sebagai pacarnya, bagaimana perasaanmu sakit tidak saat tahu ada orang lain yang berusaha merebut dia dari kamu.

Sikapmu seperti apa terima dan membiarkan begitu saja pacarmu diambil oleh orang lain, atau kamu bersikap melawannya orang yang berusaha merebut pacarmu. Bayangkan semua perasaan itu dan munculkan dalam hatimu.

Apakah kamu sakit hati dan marah? Apakah kamu cemburu lihat dia berusaha dekatin pacarmu? Kalau kamu merasa sakit hati, ada perasaan marah, dan cemburu. Maka, hentikan perilakumu yang toxic itu. Ini bukanlah cinta tapi nafsu keegoisan dirimu.

3 alasan dibalik kamu merebut pacar orang karena faktor aku juga berhak bahagia

  • Kamu pernah alami hubungan yang abusif

Kamu merebut pacar orang disebabkan dulu pernah berada di hubungan yang abusif. Inilah yang membuat kepercayaan dirimu jadi rendah. Dampaknya kamu tidak percaya lagi dengan namanya komitmen hubungan.

Pelampisan dari rasa percaya diri yang rendah malah membuatmu berpikir untuk merebut pacar orang. Kamu beranggapan dengan cara ini agar tidak tersakiti lagi dan tidak mau punya hubungan yang serius.

Pilihan ini kamu ambil karena beranggapan menjalin orang yang sudah punya pacar. Dia pasti hanya mau bersenang-senang tanpa harus terikat hubungan yang serius dengan kamu. Contohnya, teman tapi mesra.

  • Kamu punya kepercayaan diri yang rendah

Poin kedua ini kelanjutan dari poin pertama di atas, rasa percaya diri yang rendah bisa membuat kamu berpikir keliru tentang hubungan cinta. Kamu merasa tidak pantas untuk memiliki seorang pacar yang mencintai dan menyayangimu.

Kamu beranggapan banyak sekali kekurangan dalam dirimu. Untuk mengatasi kekurangan tersebut kamu malah berpikir sempit dengan merebut dan mendekati pacar orang. Kamu beranggapan apabila berhasil merebut atau berpacaran dengan pacar orang lain.

Ada perasaan kemenangan dalam dirimu. Cara ini kamu pakai untuk menutupi kekuranganmu. Ini terjadi karena kamu tidak mencintai dirimu sendiri secara penuh, tapi malah menyakiti dan melukai dirimu sendiri dengan perilaku yang toxic.

  • Kamu merasa punya kontrol atas hubungan yang toxic ini

Kamu yang sudah melakukan mate poaching beranggapan memiliki kontrol atas hubunganmu dengan pacar orang lain itu. Kamu berpikir bisa sewaktu-waktu meninggalkan dia yang sudah punya pacar tanpa harus merasa bersalah atau tersakiti.

Ini terjadi disebabkan dulu kamu pernah ditinggalkan atau diabaikan oleh mantanmu. Peristiwa di masa lalu yang menyakitkan itu membuatmu butuh rasa aman agar kamu bisa punya kontrol dalam hubunganmu.

Suka sama postingan kayak begini? Pastikan kamu ikutin terus biar nggak ketinggalan update-an terbaru. Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai selesai.

Mau curhat? DM saja akan dibantu oleh konselor, tapi bukan bersifat konseling ya. Langsung ke layanan curhat. Follow juga @ruang cinta yang ingin upgrade diri ilmu relasi (5K relationship).

Kami juga butuh bantuanmu. Beritahukan artikel ini ke teman-temanmu dengan share di media sosialmu. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.




Tinggalkan komentar