Menuruti Semua Keinginan Pacar Demi Membahagiakan dia Itu Bodoh


Kamu terlalu bodoh mau menuruti semua keinginan pacar demi membahagiakannya. Menuruti segala keinginan pacar bukanlah bukti cinta. Yang ada sikapmu itu malah mengarahkan hubunganmu ke arah toxic.

Pacar bisa memanipulasi kamu dengan dalih “bukti cinta” demi memuaskan hasrat kepentingannya sendiri. Dia akan berusaha keras membuat opini baru agar kamu mau menuruti segala permintaannya atas nama cinta.

Dia akan mengatakan kalau kamu nggak mengikuti segala keinginannya, maka kamu dikatakan nggak benar-benar cinta sama dia. Menuruti semua keinginan pacar untuk menjaga hubungan tetap mesra itu pemahaman sesat yang halus pacar paksakan sama kamu.

Sikapmu menuruti semua keinginan pacar itu bukanlah cara yang sehat. Yang ada hubunganmu bisa toxic. Cara sehat itu kamu berdiskusi dan bernegosiasi sama dia

Kamu berpikir dengan berkompromi atau menuruti segala keinginan pacar bisa menjaga hubunganmu tetap hangat, awet, dan mesra. Tapi, sikapmu itu malah membawa hubunganmu ke arah toxic. Kok bisa?

Kamu berkompromi dengan menuruti semua keinginan pacar bisa membuatmu kehilangan jati diri atau prinsip hidupmu. Kompromi yang berlebihan ini akan membuatmu jadi orang tidak punya prinsip hidup. Pacar bisa menyepelekanmu, bahkan parahnya dia bisa tidak menghargai kamu seutuhnya.

Baca juga:

Hubungan yang sehat tetap diperlukan prinsip hidup. Karena prinsip hidup menjadi pegangan kamu untuk menentukan fondasi ke mana arah hubunganmu mau dibawa. Keseriusan hubungan yang sehat dan aman, ataukah hubungan penuh drama yang penuh dengan toxic.

Banyak kasus yang terjadi saat pacar mau kamu mengabulkan permintaannya. Dia akan merayu kamu dengan bersikap manisnya. Dia lakukan ini agar kamu jadi luluh dan mau menuruti semua keinginannya.

Kalau nggak berhasil dia akan langsung marah besar dengan menuduhmu nggak sayang lagi. Pacar jadi ngambek, marah-marah, nggak mau bicara lagi, atau mendiamkan kamu selama berminggu-minggu.

Jangan tertipu untuk langsung menurutinya karena itu bagian dari “drama” yang dia lakukan agar kamu mau menuruti segala keinginannya.

Ingat ya, pacar yang minta untuk dituruti segala keinginannya. Dia nggak punya prinsip give and take dalam hubungannya. Dia nggak ada namanya bergantian untuk saling memberi dan menerima.

Permintaan dia nggak hanya bentuk perhatian dan waktu saja, tapi juga barang dan duit. Bahkan, parahnya dia bisa memaksa kamu berzina dengan mengatasnamakan bukti cinta. Tapi sambil mengancam putusin kamu apabila nggak menurutin keinginannya.

Nggak apa-apa kamu menuruti semua keinginan pacar asalkan kamu bisa membedakan mana itu sekadar keinginannya saja dan mana yang benar untuk kebutuhannya  

Perhatikan dan pikirkan matang-matang apa yang diminta oleh pacar itu kebutuhan atau keinginannya saja. Apakah permintaan pacar itu masuk akal atau tidak? Apa permintaannya tidak memberatkan kamu? Gunakan logikamu sebelum memutuskan menuruti keinginan pacar.

Apabila permintaannya masuk akal dan nggak memberatkan kamu. Bisa jadi permintaannya itu manifestasi atas kebutuhan dasarnya belum terpenuhi oleh kamu. Contohnya kebutuhan mendapatkan perhatian dan cinta dari kamu, seperti seminggu kamu sibuk kerja dan waktu luang hanya ada Sabtu atau Minggu.

Hari Sabtu, dia minta jalan bareng buat melepas rindu sama kamu. Permintaan ini adalah keinginan dasar untuk memperoleh perhatian dan cinta dari kamu. Dia butuh kehadiran dan keberadaanmu untuk kenyamanan dan keamanan perasaannya.

Ajaklah berdiskusi dan bernegosiasi sebelum menuruti semua keinginan pacar, terutama permintaannya yang terasa memberatkan atau sekadar keinginannya saja. Agar kamu nggak terjebak hubungan yang toxic

Apabila kamu belum bisa memenuhi permintaan pacar, maka kamu bisa menawarkan untuk menundanya atau mengajak dia membuat perencanaan bersama-sama.

Contohnya, dia minta dibelikan gadget dengan merek dan spesifikasi tertentu. Setelah kamu mengetahui gadget ini produk terbaru dan harganya relatif mahal. Kamu bisa melakukan penawaran dan tegaskan bisa membantunya dengan menambahkan sisanya saja nggak semuanya.

Pacar ingin punya HP Samsung Galaxy A51 6GB yang harganya Rp4.399.000,- maka kamu bisa menambahkan sebesar Rp500.000,- Sisanya pacarmu sendiri yang harus mengurusinya. Ingat ya, kamu masih pacarnya bukan suami/istrinya nggak ada kewajiban untuk menuruti keinginannya itu.

Kamu mengajak berdiskusi dan bernegosiasi itu cara efisien dan efektif supaya dia bisa mengontrol diri dan menjaga emosinya. Agar dia bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang sebenarnya. Dia bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginannya (belajar untuk menentukan mana prioritasnya).

Kalau kamu terlalu menuruti semua keinginan pacar bisa membuatnya jadi pribadi yang manja, keras kepala, egois, sulit menerima penolakan, dan kurang bisa bertanggung jawab. Ujung-ujungnya sikap manis kamu yang memanjakan dia bisa membawa hubunganmu ke arah toxic.

Suka sama postingan kayak begini? Pastikan kamu sudah subscribe biar tidak ketinggalan insight dan update-an terbaru. Terima kasih yang sudah membaca artikel ini sampai selesai.

Mau curhat? Kami menyediakan layanan curhat yang dibantu oleh konselor bukan bersifat konseling ya. Follow juga @ruang cinta biar kamu tidak menjadi korban lingkaran setan toxic relationship. Wajib paham ilmunya 5K relationship.

KCS Academy berisi materi eksklusif 5k relationship. Materi yang tidak kamu dapatkan di media sosial kami atau artikel yang sering kamu baca di blog ini. Hanya dibatasi 1000 orang, Gratis!!

Kami juga butuh bantuanmu. Share artikel ini ke teman-temanmu ke media sosialmu. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.


Tinggalkan komentar