Membangun romantisme yang hangat

Membangun romantisme yang hangat
Artikel tentang Membangun romantisme yang hangat dibaca normal antara tiga atau empat menit (ilustrasi: pixabay).

Membangun romantisme yang hangat hukumnya mutlak diperlukan sampai kapan pun dan salah besar ketika ada pasangan yang sudah membina suatu hubungan cinta cukup lama tidak membutuhkan lagi namanya romantisme, romantisme merupakan bentuk kepedulian terhadap pasangan disana ada prinsip kepedulian dan kasih sayang yang seharusnya dipupuk sejak dari awal komitmen suatu hubungan cinta.

Tujuannya agar romantisme pasangan tidak meredup dengan memperhatikan penampilan fisik agar selalu tampil keren, cantik dan tampak menarik di hadapan pasangan sehingga menimbulkan pribadi yang dikagumi oleh pasangan supaya api romantisme tetap terus menyala.

Membangun romantisme yang hangat adalah salah satunya dengan menjaga dan memperhatikan penampilan agar selalu tampak menarik

Penampilan tidak selesai pada persoalan fisik semata melainkan sikap terhadap pasangan seperti cara berbicara, memberikan pujian, lebih care dan bagaimana menjadi figur yang menarik dihadapan pasangan. Kondisi itu membuat pasangan merasa lebih dihargai sehingga ikatan batin pun meningkat dan jangan lupa surprise kecil dengan memberikan hadiah maupun dinner dengan pasangan turut menghangatkan hubungan cintanya.

Terkait juga:  Sejuta Makna Kata Cinta yang Menyentuh Hati Perempuan

Perlu diperhatikan dalam membangun romantisme yang hangat untuk menguatkan ikatan batin di antara kedua pasangan adalah jangan pernah menyepelekan namanya komunikasi, terutama pasangan yang sudah menjalani hubungannya cukup lama seringkali menyepelekan komunikasi disebabkan adanya kesibukan dari masing-masing pasangan.

Jika secara kuantitas tidak banyak waktu untuk bertemu karena kesibukan aktivitas, maka buatlah waktu yang singkat itu menjadi baik dalam kualitasnya seperti refreshing ke tempat wisata atau tempat penuh kenangan selain mendapatkan suasana yang baru juga akan tercipta penyegaran dalam hubungan tersebut.

Salah satu bentuk kualitas komunikasi yang baik walaupun terlihat sederhana seperti canda-candaan ringan terhadap pasangan agar suasana tidak terlalu formal dan lebih menyegarkan, efeknya dari komunikasi tersebut akan menguatkan hubungan batin di antara pasangan, apabila hubungan batin tercipta dan terjaga dengan baik akan turut memberikan kontribusi dalam kehangatan hubungannya tersebut.

Jangan dijadikan suatu hubungannya dilakukan secara intens sebagai aktifitas rutin yang menjemukan, misalnya tiap minggunya sering melakukan kegiatan bersenang-senang yang monoton seperti makan-makan, nonton film di bioskop, suka melakukan foto selfie berdua, atau jalan-jalan di tempat yang sama berulangkali.

Terkait juga:  Pacaran Lama Tidak Menjamin Kamu Akan Menikah

Kegiatan yang monoton berulang-ulang bisa menjadi pemicu pudarnya kehangatan bersama dan jadikanlah suatu kegiatan di antara pasangan saling membutuhkan satu sama lainnya, hindari tidak boleh salah satu pihak saja hanya mengharapkan pelayanan dari pasangannya tetapi juga harus melayani pasangannya, ibaratnya saling memberi dan menerima.

Tekankan dalam membangun romantisme yang hangat sebagai dasar paling utama adalah selalu intropeksi diri, tentu saja dalam perjalanan suatu hubungan cinta akan ada tampak kekurangan atau kekecewaan terhadap pasangannya seperti kurang mengerti, kurang memahami, kurang menghargai dan lain-lain.

Menilai kekecewaan itu sebaiknya jangan dijadikan sebagai polemik yang besar dan berkepanjangan sebagai alasan pembenaran untuk menyakiti pasangannya, namun jadikanlah sebagai intropeksi diri dengan melihat kelebihan sang kekasih daripada mengungkit kekecewaan itu.

Terkait juga:  Cara Menyikapi Pasangan Ingin Menikah Tapi Beda Agama

Untuk mengatasi kekecewaan yang muncul bisa menyampaikan kekecewaan tersebut dengan cara yang baik melalui bahasa yang sopan tanpa harus menuduh, tanpa ada yang tersakiti dan penyampaiannya harus disesuaikan dengan karakter pasangan kita, baca juga logika berpikir untuk membangun keromantisan.

Kesimpulan membangun romantisme yang hangat:

perilaku romantis mutlak diperlukan untuk membina suatu hubungan cinta agar tetap terus menyala api keromantisan dan kemesraan karena romantisme sebagai bentuk kepedulian terhadap pasangannya disana ada prinsip kepedulian dan kasih sayang. untuk membangun romantisme yang hangat agar tidak meredup dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan akan kebutuhan perasaan hubungannya seperti menjaga penampilan fisiknya dan membangun komunikasi yang baik di antara kedua pasangan turut memberikan kontribusi dalam kehangatan hubungannya tersebut.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca membangun romantisme yang hangat, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada tanggapan lain?



12 Komentar artikel ini

  1. Oleh eny susilowati
  2. Oleh periwinkle
  3. Oleh ika puspita ipuzz
  4. Oleh hanie mahmudien
  5. Oleh Phie Phie Narkan
  6. Oleh erna rofiki