Viral Tren Marriage Is Scary Efek Monkey Mind (3 Alasan)

melek cinta - psikologi cinta

Viralnya konten marriage is scary karena orang yang menjalani pernikahan tidak bahagia lebih rajin posting curhatannya di media sosial. Konten yang sifatnya membuka aib dan menguras emosi lebih laris manis daripada konten marriage is happy.

Alasan Marriage Is Scary Lebih Viral daripada Marriage Is Happy

Konten yang sifatnya membuka aib dan memicu emosi orang. Konten sensasional atau kontroversial seperti marriage is scary cenderung menghadirkan elemen kesedihan, kemarahan, atau rasa penasaran yang bisa merangsang otak manusia.

Konten tersebut cenderung disukai atau disimak oleh banyak orang karena naluri manusia lebih tertarik sama sesuatu yang memicu emosi manusia.

Apa alasannya?

Konten sensasional atau kontroversial lebih gampang dipahami dan tidak perlu banyak pemikiran, sehingga lebih mudah diterima oleh banyak orang.

Apalagi konten tersebut kerap menjadi perdebatan yang tidak ada habisnya, bahkan tidak memiliki kesimpulan atau solusi yang jelas. Perdebatan ini kerap didorong oleh emosi bukan logika (debat kusir)

Ditambah lagi algoritma media sosial cenderung menyajikan konten sesuai preferensi pengguna. Konten yang banyak mendapatkan interaksi seperti like, komentar, dan share lebih gampang muncul di beranda pengguna lain.

Logikanya begini, orang yang menjalani marriage is scary lebih rutin posting curhatannya di media sosial. Curhatan tersebut pasti dikomentari dan di-repost, juga di-share dan konten tersebut menyebar ke ribuan orang.

Apalagi orang yang curhat pernikahannya tidak bahagia pasti dia dapat empati. Yang efeknya, tentu saja dia dapet like dan akhirnya jadi konten viral.

Coba bayangkan kalau ada seratus orang yang curhat tentang pernikahan tidak bahagia di media sosial.

  • Pasangan yang hobi selingkuh.
  • Ketidakpastian finansial.
  • Pasangan tidak mau ikut membantu mengurus pekerjaan rumah.
  • Mertua yang suka menyalahkan menantu.

Tentu saja efek dari viralnya konten marriage is scary yang ditimbulkan bisa berkali lipat. Maka tidak heran, semakin banyak orang yang belum menikah terpapar konten marriage is scary jadi menyimpulkan pernikahan itu menakutkan.

Ini sejalan sama pandangan mereka yang memiliki pernikahan tidak bahagia daripada mereka yang menjalani marriage is happy.

Baca juga: Bukan Aku Cinta Kamu Bahasa Cinta Pernikahan Langgeng

Tren Marriage Is Scary Efek dari Monkey Mind Pada Otak Manusia

viral tren marriage is scary efek monkey mind - melek cinta - psikologi cinta

Alasan konten marriage is scary lebih viral daripada marriage is happy karena efek dari monkey mind yang terkaitan sama ego manusia.

Fyi: Monkey mind itu menggambarkan kondisi pikiran manusia yang tidak tenang, gelisah atau bingung, dan mudah terdistraksi. Gampangnya, pikiran yang muncul berseliweran di kepalamu.

Ini terjadi karena kamu terlalu menganalisis suatu masalah atau situasi secara mendalam, merenungkan masa lalu, dan mengkhawatirkan masa depan.

Contohnya saja, ketika kamu bangun di pagi hari, “Gimana nih pekerjaanku yang kemarin belum selesai padahal hari ini deadline?”, atau ketika mau tidur tiba-tiba kamu mengkhawatirkan masa depanmu.

Monkey mind ini tidak lepas dari peran otak manusia yang terdiri atas tiga bagian, yaitu: lizard brain, monkey brain, dan human brain.

  • Lizard brain adalah bagian otak paling primitif karena bertugas mengendalikan insting dasar manusia dalam mengambil keputusan cepat (fight atau flight).
  • Monkey brain adalah bagian otak yang berkaitan sama emosi manusia karena untuk merespon rasa takut dan hasrat manusia (fear and desire).
  • Human brain adalah bagian otak yang mengatur logika manusia dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah (critical thinking).

Baca juga: 5 Upaya Mempersiapkan Pernikahan yang Sehat, Langgeng, dan Bahagia

Apa Respon Kamu dalam Menyikapi Konten Marriage Is Scary?

viral tren marriage is scary efek monkey mind - melek cinta - psikologi cinta

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, saat kamu melihat konten marriage is scary dan itu membuatmu tertekan (rasa takut), maka lizard brain dan monkey brain lebih aktif untuk merespon fight atau flight.

Respon kamu dalam mengambil keputusan itu akan memunculkan sikap fear atau desire.

Fyi: Desire yang merujuk pada perasaan kuat untuk memiliki atau mencapai sesuatu. Sedangkan Fear itu emosi alami yang muncul sebagai respons atas ancaman atau bahaya yang nyata maupun dibayangkan.

Ketika pikiranmu dipenuhi hormon stres dan muncul pikiran tidak karuan. Ada rasa takut tentang marriage is scary itu contoh dari monkey mind.

Konten marriage is scary adalah jenis konten yang menjual ketakutan atau kesedihan. Konten membuka aib cenderung menyerang lizard brain dan monkey brain.

Ini sebabnya konten marriage is scary lebih viral daripada marriage is happy. Konten yang sifatnya bahagia dan positif seperti marriage is happy tidak disukai karena menyerang human brain.

Baca juga: Suami Curhat Istrinya Tidak Mau Dekat Sama Keluarga Suami

Algoritma Konten Marriage Is Scary Menyerang Lizard Brain dan Monkey Brain

viral tren marriage is scary efek monkey mind - melek cinta - psikologi cinta

Algoritma media sosial itu berjalan sesuai otak manusia bekerja. Algoritma cenderung menyajikan konten sesuai interaksi dan preferensi pengguna.

Contohnya, kamu lebih sering menonton konten kesuksesan finansial yang mereka dapatkan dari hasil investasi kripto. Para influencer ini membagikan tangkapan layar portofolio mereka yang menunjukkan keuntungan yang signifikan.

Keuntungan tersebut mereka bisa membeli barang mewah, seperti mobil, motor, perhiasan, atau properti di media sosialnya. Bahkan lewat foto atau video mereka menggunakan barang mewah itu berbagi duit sama orang tidak mampu.

Kamu pun ingin merasakan hal yang sama karena sudah ada orang yang membuktikan mendapatkan keuntungan dari aset kripto.

Konten jualan duit pasti laris manis, seperti kontenflexing yang ujung-ujungnya promosi kelas kripto itu yang diserang lizard brain.

Sedangkan konten yang menjual rasa kasihan, seperti kontenflexing berbagi duit sama orang tidak mampu itu yang diserang monkey brain.

Sama halnya seperti konten marriage is scary yang menjual rasa takut, tidak bahagia, atau kesedihan yang diserang lizard brain dan monkey brain.

Sementara konten isinya bahagia yang positif, seperti marriage is happy tidak viral karena tidak disukai soalnya menyerang human brain.

Balik lagi naluri manusia cenderung lebih tertarik sama sesuatu yang memicu emosi, apalagi konten yang populer saat ini.

Baca juga: Pelecehan Emosional Pernikahan Belajar dari Perceraian Ria Ricis

Orang yang punya marriage is happy malas sharing tentang indahnya pernikahan

viral tren marriage is scary efek monkey mind - melek cinta - psikologi cinta

Orang yang punya pernikahan bahagia lebih banyak diam dan menikmati kebahagiaannya bersama pasangan. Mereka merasa tidak perlu berbagi cerita kebahagiaan pernikahannya di media sosial.

Yang hobi suka sharing pernikahan yang bahagia atau pasangannya terlihat romantis di media sosial cuma para influencer karena mereka mencari duit dari konten itu. Zaman sekarang konten yang dibalut manis seperti itu bisa menghasilkan duit.

Ini sebabnya marriage is scary lebih viral daripada marriage is happy karena orang yang punya pernikahan tidak bahagia lebih banyak vokal berbagi ceritanya di media sosial.

Istilahnya, cerita yang sifatnya nestapa itu jauh lebih gurih atau lebih laku dijual daripada cerita yang sifatnya bahagia malah kena julid. Apalagi ego manusia lebih tertarik sama penderitaan orang lain.

Kenapa saya bisa ngomong kayak gini.

Lihat saja Luna Maya menikah sama Maxime Bouttier yang usianya jauh lebih muda. Banyak pria dan wanita yang berkomentar shitty talks. Komentar jahat yang sifatnya misoginis. Komentar yang merendahkan Luna Maya sebagai seorang wanita.

Ini alasannya orang yang punya pernikahan bahagia, jadi malas berbagi tentang indahnya pernikahan. Mereka cenderung lebih banyak diam atau disimpan sendiri saja.

Maka tidak heran, yang banyak beredar malah konten sampah seperti marriage is scary. Persepsi atau kesan yang terbentuk dari konten sampah itu adalah pernikahan yang tidak bahagia.

Pertanyaannya, apakah pernikahan itu memang menakutkan?

Tentu ada pernikahan yang berantakan bisa bikin trauma orang. Ini pentingnya kenali secara matang calon pasangan sebelum menikah. Contohnya standar hidup, komitmen jangka panjang, pola pikir, dan kebiasaan, hingga ekspektasinya.

Saya selalu percaya dua orang pasangan saling menghargai dan sama-sama mau tumbuh kembang bersama dalam membangun pernikahannya. Maka pernikahan bisa menjadi sesuatu yang indah sampai kakek nenek, hingga maut menjemput.

Nonton Tren Marriage Is Scary Efek dari Monkey Mind

Terima kasih sudah membaca postingan ini, kalau kamu suka silakan share tren marriage is scary efek dari monkey mind di media sosialmu.

Kamu rasa postingan ‘alasan istri selingkuh dari drama Jepang perselingkuhan’ ini bermanfaat, silakan share di media sosialmu agar lebih banyak lagi teman-temanmu yang memahami topik ini.

Yang ingin curhat persoalan cinta dan menginginkan solusi profesional tanpa menghakimi. Melek cinta punya teman curhat bareng psikolog klinis untuk mendengarkan cerita kamu. Teman curhat dibantu psikolog klinis, tapi bukan bersifat konseling ya, curhat cinta online

Belajar bareng isu keintiman dan gairah dalam hubungan romantis. Pantau terus channel Youtube Youtube @Melek Cinta, Instagram @Ruang Cinta, dan Facebook @Melek Romansa berisi konten dipersonalisasi hanya untuk kamu.

Apa kamu punya komentar viralnya marriage is scary efek dari lizard brain ini? Jika kamu punya pengalaman yang sama bisa berbagi ceritamu di kolom komentar. Kita semua bisa belajar dari pengalaman kamu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Scroll to Top