Jawaban Cowok Selalu Salah Sementara Cewek Selalu (Merasa) Benar


Jawaban cowok selalu salah sementara cewek selalu (merasa) benar ini berkaitan dengan persepsi hubungan romansa yang berkembang di masyarakat. Persepsi yang terjadi di dunia romansa kita, cowok selalu salah dan pantas menerima hukuman.

Walau cewek melakukan kesalahan dalam hubungan romansa. Cowok dituntut bersikap tenang, santai, dan dewasa. Bahkan, kamu harus diam atau pasrah menerima cibiran dan tawa dari orang-orang yang berkerumunan di sekitarmu. Tak jarang, mereka pun ikutan menghakimi kamu seolah-olah tahu situasi yang terjadi.

Ya, cowok sering dihadapkan pada situasi yang serba membingungkan. Contohnya, ceweknya tiba-tiba ngambek atau rewel tidak jelas. Cowok selingkuh dikatakan cowok itu bajingan, sedangkan cewek selingkuh dikatakan cowoknya tidak bisa menjaganya.

Jika cowok dan cewek bertengkar di depan umum apabila cowok menampar ceweknya dikatakan cowok kasar. Sedangkan, cewek menampar cowoknya dikatakan si cowok pasti melakukan kesalahan.

Situasi yang tiba-tiba memosisikan cowok selalu dianggap salah apabila terjadi masalah pada hubungan romansa. Cowok dituntut bersikap tenang dan dewasa tidak peduli cewekmu menyakitimu dengan keji.

Kamu tidak boleh membalasnya dengan kekuatan fisik, seperti menamparnya karena kamu akan disalahkan oleh orang-orang yang melihat. Inilah yang terjadi di dunia romansa, baik itu masalah kecil apalagi masalah besar.

Berkaitan juga persepsi cowok selalu benar dan cewek selalu salah:

Jawaban cowok selalu salah dan cewek selalu benar akibat persepsi romansa yang berkembang. Cowok selalu salah dan pantas menerima hukuman. Walau ceweknya salah, cowok dituntut bersikap tenang, santai, dan dewasa

Sebenarnya persepsi cowok selalu salah dan cewek selalu (merasa) benar yang berkembang itu berawal dari kurang lancarnya faktor komunikasi dua arah secara sehat di antara keduanya. Tidak terjadi komunikasi yang baik, terbuka, dan jujur dalam hubungan mereka.

Cowok dan cewek malas untuk membangun komunikasi dua arah yang sehat dalam hubungannya. Ya, salah satunya hanya ingin dimengerti saja oleh pacarnya. Contohnya cewek, “Sebel deh, kenapa sih dia nyebelin banget nggak ngertiin aku”, sedangkan cowok “Ini cewek apaan sih kok bertingkah seenaknya nggak mikirin perasaan aku.” 

Apa yang terjadi? Pihak yang ingin dimengerti tidak mau belajar untuk saling mengenal, memahami, dan mengerti pacarnya. Dia hanya memikirkan dirinya sendiri dalam hubungannya. Ya, hanya memikirkan kepentingan/kebutuhannya sendiri bukan hubungan bersama.

Padahal hubungan yang sehat dan baik butuh dua orang yang saling memberikan respons dan feedback. Kalau hanya satu orang saja bukan menjalin hubungan cinta namanya, tapi hubungan penuh keegoisan yang sekadar memanfaatkan saja.

Kalau hubungan yang minta dimengerti saja akan terjadi seperti di atas. Seperti yang kamu ketahui, cowok dikenal sebagai makhluk lebih kritis dalam hal pemikiran dan emosional. Cewek dikenal sebagai makhluk lebih kritis dalam hal perasaan.

Nah, perbedaan itulah sering dijumpai cewek lebih sensitif dan lebih peka terhadap momen apa pun yang terjadi dalam hubungannya. Apabila ada sesuatu yang dapat merusak mood-nya, cewek cenderung membela diri yang “mengarahkan” penyebab mood-nya rusak itu karena ulah cowoknya.

Inilah penyebab cewek selalu beranggapan cowok makhluk tidak peka “tidak bisa menjaga perasaan cewek”, cowok dikatakan sebagai sumber kesalahan. Cewek beralasan dirinya lebih sakit hati atau lebih galau dibandingkan cowok. Padahal cowok juga merasakan hal yang sama, tapi berbeda dalam meresponnya.

Jawaban cowok selalu salah dan cewek selalu benar diawali dari sosialisasi gender yang berkembang di masyarakat. Cowok dan cewek dibesarkan dengan cara berpikir dan bertindak yang jelas berbeda

Agar kamu bisa memahaminya cara berpikir cowok dan cewek, gambaran seperti ini cewek suka bercerita sama teman-temannya, terutama urusan cinta. Nah, saat cewek mau cerita masalahnya sama cowoknya karena hatinya sedang galau.

Tapi respon cowoknya tidak seperti dugaan si cewek. Cowoknya merespon dengan suara datar atau beberapa kata saja. Si cewek jadi kesal dan menyimpulkan cowoknya tidak peka, bahkan tiba-tiba marah-marah karena beranggapan cowoknya tidak peduli sama dia.

Si cowok kaget dan heran kok ceweknya marah-marah, lalu tanya kenapa ceweknya marah-marah. Respon si cewek malah menyalahkan cowoknya dengan sebutan “Nggak peka”, ujung-ujungnya mereka bertengkar deh.

Contoh lainnya, cowok suka menyimpan sendiri masalahnya dan orang tertentu saja cowok mau berbagi ceritanya. Ini termasuk juga ceweknya sendiri si cowok tidak mau menceritakan masalahnya. Kok bisa?

Cowok punya masalah yang bikin hatinya galau, nah dia mau cerita sama ceweknya. Tapi respon ceweknya tidak seperti dugaannya. Ceweknya lebih asyik dengan smartphone-nya sibuk cek sana sini media sosialnya dibandingkan dengarin curhatan si cowok.

Dari situ cowok malas bercerita masalah apa pun sama ceweknya karena dia beranggapan ceweknya pasti tidak akan menanggapinya. Perbedaan itulah membuat cowok dan cewek selalu mencoba menebak pacarnya dengan cara berpikir yang sama.

Padahal cowok dan cewek cara berpikirnya sudah jelas-jelas berbeda. Cobalah memahami cara berpikir pacar dengan berpikir seperti dirinya. Cewek jangan suka kasih kode-kodean sama cowokmu, sedangkan cowok jangan suka pakai bahasa yang ambigu sama cewekmu.

Jawaban cowok selalu salah dan cewek selalu (merasa) benar berasal dari pemahaman yang berbeda dalam memandang hubungan cinta. Ada anggapan orang yang kamu sayangi seharusnya jadi sosok pacar sempurna

Yang perlu kamu pahami, saat menjalani hubungan cinta kamu dan dia bisa memperlihatkan dan menerima segala kekurangan pasangan itulah dimaksud sosok yang sempurna. Kamu dan dia bisa belajar saling melengkapi dan memperbaiki bukan sekadar memaklumi, mengeluhkan, atau menyalahkannya.

Sosok yang sempurna justru berkali-kali menunjukkan segala kekurangannya di depan kamu. Artinya, kamu bukanlah orang asing bagi dia. Tapi kalau pacarmu selalu ingin terlihat tampil sempurna “Jaim” dengan menutupi kekurangannya itu baru aneh.

Kenapa? Dia menganggapmu sebagai orang asing bukan sebagai pacar yang dia sayangi. Ingat ya, hubungan yang sehat dan baik itu kalian bisa belajar bersama-sama untuk memahami dan mengetahui secara jelas apa saja kekurangan kalian, bahkan tidak jarang bisa membuat jengkel pasangannya.

Jika kamu hanya minta dimengerti saja, artinya kamu tidak bisa mengenal dan memahami pacarmu secara utuh. Kamu akan jadi sosok yang keras kepala, susah untuk diatur, dan bertindak penuh dengan keegoisan dalam hubunganmu. Perilakumu ini malah membawa hubunganmu ke arah toxic.

Ya, kamu cenderung suka menyalahkan pacar dan suka lari dari masalah daripada mengambil tanggung jawab atas pilihan yang kamu lakukan. Kamu tidak mau menanggung apa yang menjadi akibat yang telah dirimu lakukan.

Kesimpulan jawaban cowok selalu salah dan cewek selalu (merasa) benar

Persepsi cowok selalu salah dan cewek selalu salah terjadi dari sosialisasi yang berkembang di masyarakat. Bahwa cowok dan cewek dibesarkan dengan cara berpikir dan bertindak yang berbeda.

Kamu sudah terbiasa saat dihadapkan ada masalah dalam hubungan kalian. Kamu selalu mencoba menebak pacarmu dengan cara berpikir yang kamu lakukan itu sudah jelas berbeda dengan cara berpikir dia.

Yang perlu kamu lakukan agar tidak terjebak dengan persepsi “Cowok selalu salah dan cewek selalu benar.” Cobalah memahami cara berpikir pacarmu sebagai lawan jenis bukan sebagai dirimu.

Kamu cewek jangan suka kasih kode-kodean sama cowokmu. Kamu cowok jangan suka pakai bahasa ambigu sama cewekmu. Gunakan bahasa yang baik dan sehat secara jujur dan terbuka. Kamu bisa mengutarakan apa yang dirimu rasakan.

Suka sama postingan kayak begini? Pastikan kamu ikutin terus biar tidak ketinggalan update-an terbaru. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai.

Mau curhat? DM saja akan dibantu oleh konselor, tapi bukan bersifat konseling ya. Langsung ke layanan curhat. Follow juga @ruang cinta yang ingin upgrade ilmu relasimu, khususnya 5K relationship.

KCS Academy berisi materi eksklusif 5k relationship berkualitas premium. Materi yang tidak kamu dapatkan di media sosial kami atau artikel yang sering kamu baca di blog ini. Hanya dibatasi 1000 orang, Gratis! Klik KCS Academy.

Kami juga butuh bantuanmu. Beritahukan artikel ini ke teman-temanmu dengan share di media sosialmu. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.


Tinggalkan komentar