Ini Tandanya Kamu Terlalu Bergantung Emosional dengan Pacarmu

Ini Tandanya Kamu Terlalu Bergantung Emosional dengan Pacarmu

Sobat, artikel tentang Ini Tandanya Kamu Terlalu Bergantung Emosional dengan Pacarmu dibaca normal antara tiga atau empat menit. (Ilustrasi: pixabay).

Contoh ini tandanya kamu terlalu bergantung emosional dengan pacarmu, seperti pergi ke mana pun kamu selalu minta dijemput, kamu tidak pernah berkata “Tidak” atau “Terserah” selalu menjadi jawabanmu. Kamu berubah terlalu banyak demi pacarmu, atau berpikir hanya pacarmu sebagai sumber kebahagiaanmu.

Kamu selalu mengharapkan chat-mu dibalas secepatnya oleh pacarmu. Bahkan, parahnya kamu selalu meminta izin kepada pacarmu saat teman-temanmu mengajakmu keluar. Beberapa contoh tersebut bisa membuatmu tidak lagi menjadi dirimu yang utuh, sehingga kamu jadi pribadi yang terlalu bergantung dengan pacar secara emosional.

Kalau kamu berpikir hanya pacarmu sebagai sumber kebahagiaanmu ini tandanya kamu terlalu bergantung emosional dengan pacarmu. Untuk mengatasinya bangun kedekatan emosional bukan ketergantungan emosional. Terlalu bergantung pada pacar bisa menghancurkan hubunganmu

Mengapa itu bisa terjadi? Keadaan di mana harga dirimu terikat terlalu dalam dalam tindakan dan perhatian pacarmu, sehingga kamu hanya terfokus pada hal itu. Lama-kelamaan kamu menetapkan harapan (target) terlalu tinggi pada pacarmu.

Inilah yang membuat harapanmu jadi sulit tercapai, terutama saat ada keinginanmu yang tidak dapat diwujudkan oleh pacarmu. Kamu pun berubah menjadi pribadi yang manja dan posesif akibat terlalu bergantung pada pacarmu.

Baca Juga  Kamu Perlu Move On dari Mantan untuk Hidup yang Lebih Baik

Karena ketergantungan secara emosional ini bersifat konstan dan kuat, bahkan kamu berpikiran hanya pacarmu yang dapat membahagiakan dirimu. Hal ini membuat ekspresi atau emosi kamu semakin lama semakin terbatas.

Salah satu contohnya, kamu tidak suka (secara tidak langsung melarang) pacarmu menghabiskan waktu selain dengan dirimu. Misalnya, kumpul bareng keluarga atau teman-teman dekatnya. Jika kamu mengalami seperti itu, yuk ubah perilakumu menjadi kedekatan secara emosional dengan pacarmu bukan ketergantungan secara emosional.

Apa maksudnya? Kamu harus menyadari pacarmu itu bukanlah sosok yang sempurna, pacarmu juga memiliki perasaan sedih dan kecewa layaknya kamu. Pacarmu juga memiliki kebutuhan lain layaknya dirimu, seperti berkumpul bareng keluarga, sahabatnya, atau menyalurkan hobinya.

Komunikasi dan kejujuran merupakan cara terbaik untuk mengatasi ketergantungan emosional agar kamu tidak menjadi pribadi yang manja dan posesif. Kamu jujur mengenai diri sendiri akan membuatmu melakukan refleksi diri, sehingga kamu mampu mengemukakan apa kebutuhanmu yang sesungguhnya.

Baca Juga  Cara Menyikapi Pasangan Ingin Menikah Tapi Beda Agama

Refleksi diri merupakan bagian dari komunikasi efektif antara dirimu dengan pacarmu. Bahwa kamu bisa membicarakan apa harapanmu kepada pacar mengenai hubungan ini, “Apa sih arah hubungan ini, mau di bawa ke mana“. Hal ini untuk mencegah kamu memiliki harapan yang tidak masuk akal dalam menjalin hubungan cinta.

Harapan tidak masuk akal (di luar nalar) akan membuatmu kehilangan tujuan yang sesungguhnya. Karena harapan di luar nalar dapat menghancurkan hubungan cinta. Kok bisa terjadi? Ketergantungan emosional akan membuatmu hilangnya rasa percaya diri dan tujuan dirimu saat menjalin hubungan cinta.

Oleh karena itu, kamu harus tetap menjadi diri sendiri dengan memiliki hal yang positif untuk mengatasi rasa ketergantungan secara emosional kepada pacar. Misalnya, melakukan hobi favoritmu atau kumpul bareng keluarga maupun sahabatmu. Hal ini untuk membantu mengurangi frekuensi beban pacar dalam memenuhi kebutuhanmu yang terkadang merepotkan.

Kamu tidak terlalu bergantung pada pacar itu artinya, kamu sudah belajar membangun hubunganmu ke arah kedekatan emosional bukan ketergantungan emosional. Tidak masalah kamu bergantung pada pacarmu, tetapi ingat porsinya harus seimbang antara kebutuhanmu (harapan) dengan kebutuhan pacarmu.

Baca Juga  Jadilah Cowok Egois Agar Cewek Jatuh Cinta

Kesimpulan ini tandanya kamu terlalu bergantung emosional dengan pacarmu

Salah satu cara mengatasi ketergantungan dirimu pada pacar dengan tetap menjadi diri sendiri dan aktif melakukan komunikasi efektif bersama pacar. Tingkatkan juga sesuatu hal yang positif dalam dirimu, misalnya melakukan hobimu atau kumpul bareng keluarga dan sahabatmu.

Kegiatan tersebut sebagai cara untuk membangun kedekatan emosional dalam hubungan cinta bukan ketergantungan emosional. Tidak masalah kamu bergantung kepada pacarmu dalam memenuhi kebutuhanmu, namun ingat porsinya harus seimbang bukan sepihak.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca ini tandanya kamu terlalu bergantung emosional dengan pacarmu. Silakan bagikan artikel ini kepada pacarmu, temanmu, kakakmu, atau adikmu.

Bagaimana menurutmu, ini tandanya kamu terlalu bergantung emosional dengan pacarmu? Kami senang sekali apabila kamu berkomentar untuk artikel ini.

Jika sobat suka artikel ini, kami sangat senang sobat berbagi di media sosialnya.
Pesan cinta bulan ini.
Tidak semua kehilangan akan berakhir menyakitkan maupun menyedihkan. Suatu hari nanti kamu bersyukur mampu melewati dan menghadapi proses kehilangan tersebut. Sakit hati ini akan membuatmu sadar harus ada proses kehilangan untuk menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. @kcs.portal

Terhubung dengan komunitas sosial kami.
* Facebook Komunitas Kisah Cinta Sejati
* Instagram @kcs.portal
Sobat galau masalah cinta bisa curhat melalui kisahcintasejatiportal@gmail.com
BAGAIMANA MENURUT SOBAT ARTIKEL INI?

Tinggalkan Balasan