Gaya Bertengkar Menentukan Lama atau Tidaknya Hubungan

Gaya Bertengkar Menentukan Lama atau Tidaknya Hubungan
Artikel tentang Gaya Bertengkar Menentukan Lama atau Tidaknya Hubungan dibaca normal antara tiga atau empat menit (ilustrasi: pixabay).

Gaya bertengkar menentukan lama atau tidaknya hubungan kamu dan si dia. Seperti yang kamu ketahui, pertengkaran dapat menjadi sarana untuk mengenal lebih jauh seperti apa karakter pasangan yang sesungguhnya.

Jika masing-masing pasangan memahami seperti apa karakter pasangan satu sama lain. Kamu dan si dia bisa menghadapi dengan cara yang tepat saat terjadi konflik dalam hubungannya. Di sisi lain, memahami karakter satu sama lain bisa menentukan awet atau tidaknya sebuah hubungan cinta.

Gaya bertengkar menentukan lama atau tidaknya hubungan tergantung sejauh mana kamu sudah mengenal karakter pasangan, terutama saat terjadi konflik. Jika setiap pasangan saling memahami karakter pasangan satu sama lain bisa menentukan awet atau tidaknya hubungan cinta

Yuk kenali apa saja yang harus dihindari dari gaya bertengkar kamu dan si dia agar hubungannya terpelihara dengan baik

1. Pertengkaran berulang-ulang
Jika kamu dan si dia sering menghadapi konflik yang itu-itu saja, ujung-ujungnya konflik tersebut selalu berakhir sebuah pertengkaran. Hal ini disebabkan adanya rasa kesal terhadap perilaku pasangan, lama-lama perilaku pasangan bisa membuatmu mengeluh setiap waktunya.

Misalnya ia suka nongkrong dengan teman-temannya sampai lupa waktu, padahal besok paginya ia kuliah atau kerja. Setiap bulan ia suka belanja barang-barang yang tidak begitu dibutuhkannya. Pertengkaran ini akibat konflik yang sama disebabkan salah satu pasangan tidak diperhatikan atau kurang dihargai keinginannya.

Baca Juga  Cara Tepat untuk Memperoleh Restu Menikah dari Orang Tua

2. Pertengkaran disebabkan hal kecil
Jika hubunganmu sering dijumpai pertengkaran disebabkan hal yang kecil, misalnya terlambat menjemput, lama membalas chat, lupa atau terlambat mengucapkan hari ulang tahun ataupun hari jadi hubungan, dan lain-lain.

Hal ini penting bagi kedua pasangan untuk mencari tahu apa saja yang membuat pertengkaran ini terjadi. Apakah ada hal yang mendasar membuat pasangan kesal? Adakah alasan yang bisa membuat pasangan kehilangan kontrol diri.

Misalnya rasa capek atau kelelahan, stres akibat pekerjaan atau studi, dan lain-lain. Jika kamu mengetahui hal apa saja yang membuat pertengkaran ini terjadi, sebaiknya kamu tidak ikut-ikut tersulut emosi. Sikap terbaikmu adalah mencoba mengalah dan berempati apa yang sedang dihadapi pasangan.

3. Pertengkaran akibat kehilangan kontrol diri
Perbedaan prinsip, perbedaan pola asuh, masalah uang, pemilihan menu makanan, masalah keluarga, atau masalah lainnya dapat menjadi bibit pertengkaran dalam hubungan cinta. Apa pun konflik yang terjadi dalam hubungan cinta.

Jangan sampai kamu mengucapkan kata-kata kasar, melakukan kekerasan fisik, atau menghina harga diri pasangan. Kehilangan kontrol diri saat bertengkar bisa membuat hubungan cinta ke depan menjadi tidak sehat, seperti penuh amarah, dendam, dan rasa takut.

4. Membesar-besarkan masalah sepele saat bertengkar
Jika kamu atau si dia selalu membesar-besarkan masalah sepele saat bertengkar, hal ini bisa membuat hubungan ke depan menjadi tidak nyaman untuk dijalani. Membesar-besarkan masalah sepele seperti hal mencari-cari kesalahan pasangan. Hal ini bisa membuat kita menjadi marah, kesal, stres, dan frustrasi terhadap masalah yang sesungguhnya tidak begitu berarti.

Baca Juga  Wajar atau Tidak Pasangan Lebih Sering Minta Kabar Terlebih Dahulu

Sikap terbaik saat bertengkar adalah keluarkan sisi humoris atau tidak terlalu tegang saat berdebat dengan pasangan agar tidak stres. Posisikan diri dengan sikap saling mengerti dan bersedia mengalah. Istilahnya kamu jangan terlalu memaksakan diri saat bertengkar dengan pasangan.

5. Terlalu mengedepankan ego saat bertengkar
Setiap kali bertengkar kamu atau si dia selalu mengutamakan ego, contohnya pasangan harus menuruti segala kemauan atau menerima pendapatnya tanpa terkecuali. Hal ini membuat kondisi untuk mencapai titik temu akan sulit terwujud.

Untuk mengatasi saat bertengkar tidak mengedepankan ego, belajarlah melihat hubungan ke depan dengan bertanya kepada diri sendiri. Apakah pertengkaran ini layak atau begitu penting untuk kesehatan hubungan ke depan? Efek apa yang akan dihasilkan dari pertengkaran ini ke depan?

Jika kamu mampu berpikir tidak menuruti ego saat bertengkar, kamu akan melihat masa depan hubungan dengan positif. Salah satu di antaranya adalah kamu mampu bertoleransi dengan pasangan dalam menjalin hubungan cinta.

6. Pertengkaran selalui diwarnai caci maki
Jika bertengkar kamu atau si dia selalu mengucapkan kata-kata kotor (tidak sopan) dengan mengumpat ataupun berteriak dengan nada penghinaan. Efeknya bisa menimbulkan kerusakan sangat parah, terutama hubungan jangka panjang.

Baca Juga  Alasan Perempuan Single Suka Berkencan dengan Laki-Laki Beristri

Sebaiknya ubahlah gaya bertengkar dengan merenungkan, misalnya adakah perilakumu yang menyakiti perasaan pasangan? Adakah perilakumu yang kurang peduli kepada pasangan? Jika perilaku tersebut tidak segera kamu atasi akan terjadi konflik dalam hubunganmu.

Kesimpulan gaya bertengkar menentukan lama atau tidaknya hubungan

Pertengkaran menjadi sarana untuk mengenal lebih jauh seperti apa karakter pasangan satu sama lain. Keuntungannya kamu dan si dia mampu menghadapi dengan cara yang tepat saat terjadi konflik (masalah) dalam hubungannya.

Ada enam gaya bertengkar yang wajib kamu hindari, yaitu: konflik yang sama berulang-ulang, hal yang kecil, hilangnya kontrol diri, membesar-besarkan masalah, mengedepankan ego, dan mengucapkan kata-kata kotor. Oleh karena itu, memahami karakter pasangan satu sama lain bisa menentukan awet atau tidaknya suatu hubungan cinta.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca gaya bertengkar menentukan lama atau tidaknya hubungan. Bagikan artikel ini agar bermanfaat tidak hanya untuk dirimu, tetapi juga temanmu, pacarmu, atau keluargamu. Jika kamu punya pendapat lain tentang gaya bertengkar dalam menjalani hubungan cinta? Silakan berkomentar di bawah.



Silakan bertukar pikiran di bawah