Buku Harian Aya Kito, Curhatnya Seorang Gadis Tentang Hangatnya Cinta

buku harian aya kito
Mari evaluasi apa yang sudah kamu kerjakan dari pagi hingga sore ini. Semoga besok pagi akan lebih baik dan hari ini lebih baik dari kemarin. Selamat malam kawan, semoga artikel ini bisa membantumu

Buku harian Aya Kito atau dikenal 1 Liter No Namida disebut juga 1 Liter of Tears atau A Diary with Tears. Yang berisi perjuangan seorang gadis yang berjuang menghadapi penyakit Spinocerebellar Ataxia atau menurunnya fungsi syaraf yang disebabkan oleh rusaknya jaringan otak kecil atau syaraf tulang belakang.

“Saya menulis adalah bukti saya masih hidup” salah satu tulisan yang tertuang pada buku harian Aya Kito saat dia tidak dapat lagi berbicara

Kisah Aya Kito juga diangkat ke dalam drama Jepang yang berjudul sama “1 Liter No Namida” dan pernah ditayangkan oleh Indosiar pada Mei 2007. Nama Aya Kito pada drama diganti dengan nama Aya Ikeuchi. Tentu saja dimasukkan unsur percintaan antara Aya Ikeuchi dan Haruto Asou, namun buku hariannya tidak terdapat kisah percintaan itu.

buku harian aya kito
Cuplikan dari buku harian Aya Kito (image: spcnet.tv)

Awalnya Aya Kito menulis buku harian ini untuk dirinya sendiri. Ia bisa mencurahkan isi hati dan apa yang dia pikirkan. Pada 23 Mei 1988, Ayo Kito meninggal di usia 25 tahun. Buku harian yang mengubah banyak orang menceritakan perjuangan Aya Kito dalam menghadapi penyakit langka membuatnya kehilangan kendali seluruh tubuhnya dari usia 14 sampai 25 tahun.

Baca juga:

Beberapa kutipan dari buku harian Aya Kito yang terjual lebih dari 1,1 juta kopi di Jepang dan membawa keberanian untuk banyak orang

  • “Jika saya bunga, saya akan bertunas. Aku ingin menghargai awal hari-hari muda saya tanpa penyesalan”
  • “Ibu dari lubuk hatiku, saya tahu bahwa kamu akan selalu percaya padaku. Kelak aku akan menyusahkan kamu lagi. Aku minta maaf karena hanya membawa masalah kepadamu ibu”
  • “Mengapa saya dipilih untuk memiliki penyakit ini? Saya tidak bisa menerima kata-kata semua ini adalah nasib”
  • “Saya ingin membangun sebuah mesin waktu jadi saya bisa kembali ke masa lalu. Jika saya tidak memiliki penyakit ini saya mungkin telah menemukan cinta. Kerinduan untuk memeluk seseorang tak tertahankan”
  • “Saya tidak akan bicara lagi untuk ingin dapat kembali ke masa lalu. Aku akan menerima diriku sekarang ini. Aku akan hidup”
  • “Masa lalu tak akan pernah terhapus dari ingatan setiap orang”
  • “Saya menyadari meskipun akan ada tatapan kejam yang menyakiti saya, tapi akan ada jumlah yang sama orang-orang yang peduli karena itu aku tidak akan berlari. Suatu hari nanti aku akan bisa melewatinya”
  • “Saya mungkin hanya menjadi gangguan bagi semua orang. Aku mungkin tidak menjadi seseorang yang bisa diandalkan oleh orang lain”
  • “Saya suka suara bola bergema melalui ruang olahraga. Keheningan kelas setelah kelas berakhir. Pemandangan dari luar jendela. Suara lantai kayu di lorong, obrolan di kelas. Aku suka semua itu”
  • “Saya masih ingin tinggal di sini meskipun ini adalah tempat di mana aku berada. Aku benar-benar berterima kasih kepada teman-teman saya untuk mengobati saya sebagai orang normal”
  • “Pengalaman pahit adalah jalan menuju kedewasaan. Kalau kita berhasil melewatinya, hal-hal yang menakjubkan akan muncul”
  • “Saya benar-benar mencintai keluarga ini. Aku merasa seperti jika kau bersamaku, aku akan baik-baik saja kemana pun saya pergi”
  • “Tidak apa-apa kalau jatuh? Kamu selalu dapat berdiri lagi. Jika saya melihat ke langit ketika aku jatuh bahkan hari ini. Aku bisa melihat senyum terbatas membentang di langit biru. Saya hidup”
  • “Daripada hidup di masa lalu, kita harus fokus untuk melakukan segala yang kita bisa sekarang ini”
  • “Aku benci bagaimana setiap kali saya memikirkan masa lalu. Aku mulai menangis. Realitas terlalu kejam, terlalu kuat. Aku bahkan tidak bisa bermimpi, memikirkan masa depan hanya akan membawa air mata. Apa tujuan saya hidup?”.
  • “Saya amat takut jika saya tidak menulis apa yang saya rasakan sekarang. Besok aku mungkin lupa dan akan menghilang ke dalam ketiadaan. Buku harian saya adalah bukti saya bahwa saya masih hidup dan ibulah yang menemukan alasan bagi saya untuk hidup”
  • “Karena kita mengalami berbagai pengalaman. Ada yang manis, tapi tak sedikit pula yang pahit. Dalam setiap pengalaman, emosi kita juga ikut terlibat di dalamnya. Itulah sebabnya hidup adalah perjuangan jiwa. Jika kita hidup tanpa menyesali apa pun, masa depan yang baik tidak akan terwujud”
  • “Jangan tidak sabaran atau serakah, jangan pernah menyerah. Semua orang harus berjalan perlahan-lahan. Aku bukan satu-satunya yang menderita, tidak dimengerti tidak bisa mengerti. Kedua pilihan itu menyedihkan”
  • “Ibu … aku sudah tidak bisa berjalan lagi. Meski aku berusaha berpegangan pada sesuatu, tapi tetap saja aku tak mampu berdiri”
  • “Ibu apakah saya bisa menikah? Itulah yang saya pikir, tapi bahkan jika saya tidak bisa akhirnya ketika saatnya tiba. Aku ingin istirahat benar-benar dikelilingi oleh bunga”
  • “Kamu yang selalu ada untuk menyemangati saya. Kamu selalu mendengarkan hal-hal yang aku tidak bisa beritahu pada orang lain. Saat aku depresi kamu membuat saya tertawa. Kamu tetap selalu ada di sisiku, setiap kali hatiku sakit. Kamu selalu ada untukku, terima kasih ibu”

Kesimpulan dari buku harian Aya Kito yang bisa dipetik

Aya Kito mengajarkan tentang perjuangan, ketabahan, semangat hidup, dan tidak menyerah sampai akhir. Hargailah makna hidup setiap harinya yang berasal dari kehangatan dan kasih sayang orang-orang terdekat.

Terima kasih buat kamu yang sudah membaca sampai selesai. Tinggalkan komentarmu apabila masih ada yang kurang dimengerti. Ingin curhat? Kamu menginginkan solusi lebih profesional dari konselor silakan ke menu layanan curhat.

Pastikan kamu subscribe agar tidak ketinggalan update 5K’s relationship. Oh ya, follow juga Instagram @ruang cinta yang bahas masalah relationship yang remeh-temeh, serius, hingga sensitif. Bahkan, isu-isu tabu relationship secara ringan.

14 komentar untuk “Buku Harian Aya Kito, Curhatnya Seorang Gadis Tentang Hangatnya Cinta”

  1. Jadi pengen liat film nya min. Hargai detik demi detik waktu yg ada dengan semua hal yg baik.krn gk akan ada yg tau kapan kt kembali kepadaNYA

  2. sayang sekali blom pernah liat filmnya…
    peran utama sangat penuh semangat, pantang menyerah untk ttp hidup bersama cerita indahnya dgn dkelilingi orang” yg menyayangi dia (kitou aya)

  3. Mucha Ilophe Avec Vous

    lebih indah bila pergi dengan melihat banyak org yg sayang n peduli ma qta… dari pada saat pergi ga da yg peduli n mlh memusuhi

  4. critanya sdih bgt min …
    memang kadang qta mrasakan mncintai tu blum tntu qta mndpt blsan , tp d.cntai bsa mmbuat qta agak bahagia .. wlwpun akhrnya hruz mninggal , sediiih bgt min …

  5. kisah yg menginspirasi, slalu ga pernah menyerah N berjuang wat hdp. Salut jg buat si cowk yg slalu da disamping cewknya walau dlm keadaan apapun

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *