Cewek Jangan Terlalu Gengsi Sok Jual Mahal Biar Nggak Nyesal


Jadi cewek jangan terlalu gengsi nggak usah sok jual mahal ketika ada cowok yang tertarik sama kamu, apalagi dia sesuai sama ekspektasimu. Walau kamu berpenampilan sangat menarik, tapi kamu masih punya pemikiran.

“Gengsi dong aku yang ngeladenin dia. Nanti aku bisa dianggap cewek murahan”, “Cewek ngajak jalan duluan kesannya murahan banget kayak dia aja cowok satu-satunya di dunia ini”

Nggak heran, lama-lama cowok yang dekatin kamu malah jadian sama cewek lain. Ini kesalahan kamu sendiri yang menyebabkan proses PDKT jadi rumit nggak menyenangkan.

Walau dia tipe cowok idaman yang bikin kamu jadi gemes, tapi kamu bersikap sok jual mahal. Dia pasti akan pergi (menyudahi PDKT-nya) karena beranggapan kamu nggak tertarik sama dia.

Alasan pertama, cewek jangan terlalu gengsi biar kamu nggak nyesel. Kalau kamu suka dia, jangan suka menahan apa yang kamu inginkan dan berikan respon sebanding sama cowok yang dekatin kamu

Kebanyakan cewek saat didekati sama cowok yang ditaksirnya, kamu lebih memilih memendam di dalam hati/menahan apa yang kamu inginkan. Sikap ini malah membuatmu suka menuduh si cowok nggak peka/nggak mengerti kamu.

PDKT itu menyenangkan yang bikin rumit itu kamu sendiri. PDKT juga membutuhkan komunikasi dua arah antara kamu dan dia. Dia bisa tahu kalau kamu juga menyukainya.

Saat cowok PDKT sama cewek yang ditaksirnya apabila si cewek nggak memberikan respon sebanding, si cowok akan berhenti mengejarnya karena cowok nggak mau menduga nggak jelas.

Baca juga hal-hal yang sering dipermasalahkan cewek sama cowoknya

Contoh kasusnya kayak begini, kamu dikenalin cowok sama sahabatmu. Ternyata dia cowok yang sesuai sama tipe kamu banget. Orangnya ganteng, seru, humoris, nggak sombong, dan nggak kere.

Kamu juga sudah punya nomor teleponnya, tapi kamu nggak ada niatan ngechat duluan sama dia. Kebanyakan respon kamu yang dijumpai sukanya miskol-miskol gitu/ngeles saat salah kirim chat biar dia ngechat kamu.

Ketika dia ngechat kamu sambil menanyakan kabarmu, tapi kamu nggak langsung balas chat dia nunggu agak lama gitu. Ya, bisa dua hari, tiga hari dan balasnya cuma gitu-gitu aja, atau parahnya kamu bisa nggak balas chatnya dia.

Alasannya kamu nggak mau dianggap cewek murahan, “Gengsi dong, aku kan mahal kayak cewek murahan aja”, “Biarin aja kalau dia serius pasti ngechat aku lagi”, “Nanti aku dibilang cewek agresif buat dapetin cowok”

Nah, apa yang terjadi? Si cowok juga merespon kamu ala kadarnya, bahkan dia bisa nggak mau lagi balas chat kamu. Sikap sok jual mahal ini, kamu malah menyalahkan si cowok dengan ngomong sama teman-temanmu.

“Kenapa sih, dia nggak ada niatan serius buat dekatin aku”, “Dia itu bikin nyeselin. Serius nggak sih dekatin aku”, “Dasar cowok PHP sukanya beri harapan palsu”

Kata-kata tersebut bisa muncul apabila kamu nggak pernah berikan respon sebanding yang seimbang sama dia. Kalau kamu tunjukin respon kayak di atas, si cowok pasti menyudahi PDKT-nya karena menurutnya kamu nggak tertarik sama dia.

Alasan kedua, cewek jangan terlalu gengsi. Jangan terlalu jutek, stop duduk cantik nunggu dia nyamperin kamu duluan. Kalau kamu nggak ubah sikapmu, tiap ada cowok dekatin kamu pasti pergi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kalau kamu bersikap sok jual mahal. Yang ada sikapmu itu menghalangi dia dekat sama kamu. Walau dia cowok yang sesuai ekspektasimu, bahkan gaya obrolanmu itu seru dan kamu asyik orangnya.

Kalau kamu nggak ada niatan ngajakin dia ngobrol (buka obrolan duluan) semua itu akan jadi sia-sia. Walau temanmu sudah bantu kamu biar bisa dekatin dia, tapi balik lagi sama pemikiran kamu yang sok jual mahal itu.

“Gengsi tau, aku duluan yang ngajakin dia ngobrol”, “Dasar cowok nggak peka, dia nggak ada usaha buat ngajakin aku ngobrol.”, “Kalau dia jodohku nggak akan ke mana-mana pasti kembali sama aku lagi”

Apa yang terjadi? Kamu cenderung pasif, duduk cantik menunggu si cowok impianmu datang menjemputmu. Sikap ini bisa membuatmu rela menunggu berbulan-bulan agar cowok yang ditaksir peka sama perasaanmu.

Sikapmu yang sok jual mahal membuat dia pergi dan jadian sama cewek lain. Bukannya introspeksi diri, kamu cenderung bersikap egois dengan menyalahkan si cowok, “Dasar cowok PHP sukanya beri harapan palsu”, “Emangnya cewek itu kelebihannya apa.”

Kamu beralasan yang duluan suka sama dia itu “Aku” bukan cewek itu. Yang boleh jadian sama dia itu harus aku orangnya bukan orang lain.

Kerugian sok jual mahal bikin kamu jadi jomblo untuk waktu lama karena kamu suka duduk cantik nunggu buat disamperin cowok-cowok yang sesuai ekspektasimu.

Kesimpulan cewek jangan terlalu gengsi sok jual mahal biar nggak menyesal

Alasan kamu nggak boleh gengsi biar nggak menjomblo terlalu lama karena kualitas cowok idaman yang sesuai ekspektasimu nggak datang dua kali.

Kamu jangan suka memendam apa yang kamu inginkan dan berikan respon sebanding yang seimbang apabila kamu memang suka sama dia. Biar cowok itu tau kalau kamu juga menyukainya.

Kalau kamu suka duduk cantik nunggu si cowok maju duluan buat nyamperin kamu. Yang ada si cowok bisa menangkap kamu nggak tertarik sama dia. Akhirnya si cowok nggak dekatin kamu lagi dan jadian sama cewek lain.

Ingat ya sis, bersikaplah ramah dan jangan terlalu jutek. Nggak perlu takut/gengsi buat ungkapin perasaanmu sama dia. Cowok juga suka kok sama cewek yang ekspresif.

Stop punya pikiran duduk cantik nunggu cowok nyamperin kamu duluan karena cowok-cowok ganteng juga punya pikiran yang sama kayak kamu. Semoga postingan ini sedikit mencerahkan.

Suka sama postingan kayak gini? Pastikan kamu ikuti melek cinta yang berisi 40% teori dan 60% praktik/simulasi biar nggak ketinggalan update-an terbaru

Pengin curhat dibantu konselor? DM saja, layanan ini bukan bersifat konseling. Follow @ruang cinta cocok buat kamu yang ingin upgrade diri ilmu relasi/5K relationship.

Terima kasih buat kamu sudah membaca postingan ini. Share di media sosialmu supaya teman-temanmu ikutan dapat manfaatnya. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.


Tinggalkan komentar