Cara Menyikapi Hubungan Jarak Jauh yang Baik Agar Tetap Langgeng

Cara Menyikapi Hubungan Jarak Jauh yang Baik Agar Tetap Langgeng
Ilustrasi tentang Cara Menyikapi Hubungan Jarak Jauh yang Baik Agar Tetap Langgeng (pixabay). Artikel ini dibaca normal tiga atau empat menit.

Bagaimana cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng? Sebelum menjawabnya, perlu kamu ketahui. Menjalani hubungan jarak jauh, atau bahasa kekiniannya sering disebut Long Distance Relationship (LDR) itu bukanlah pilihan mudah. Karena tidak semua pasangan mampu melewati masa di mana kekasihnya berada jauh dari pandangannya.

Ada beberapa faktor hubungan jarak jauh bisa terjadi, seperti lokasi kuliah atau tempat kerja yang berjauhan dari tempat asal. Contoh lainnya, hubungan jarak jauh bisa juga terjadi karena adanya pengenalan dari media sosial. Seperti yang kamu ketahui, kemudahan akses komunikasi dan kecanggihan teknologi saat ini memudahkan terjadinya hubungan jarak jauh. Misalnya, antardaerah, provinsi, pulau, hingga negara.

Cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng adalah kamu dan pasangan mampu menjaga perasaan masing-masing. Menjaga perasaan ini menyangkut kemampuan menjaga komitmen hubungan, sikap mengalah, penerapan komunikasi dua arah, hingga hal-hal sepele tidak perlu diperdebatkan. Karena hubungan jarak jauh sangat berbeda dengan hubungan satu kota

Sebelum kamu menjalani hubungan jarak jauh, pahami dulu pertemuan tidak bisa dilakukan secara intens layaknya pasangan satu kota. Misalnya, tatap muka, zona waktu, hingga frekuensi komunikasi. Hal ini sebagai cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng antara kamu dan pasanganmu. Cara ini untuk mengatasi masalah yang terjadi dalam hubungannya, seperti kesalahpahaman, rasa kesepian, perbedaan keinginan, hingga munculnya orang ketiga.

Kunci utama menjalani hubungan jarak jauh adalah rasa saling percaya dan komitmen hubungan. Saat kamu sudah yakin dan percaya terhadap pasanganmu, maka kamu akan jujur atau transparan dalam setiap perkataan maupun perbuatan di depan pasangan. Karena perilaku jujur dapat meningkatkan kualitas hubungan cinta, tentu saja pasanganmu juga berlaku demikian terhadapmu. Istilahnya, ada hubungan timbal balik antara kamu dengan pasanganmu.

Terkait juga:  Hanya Satu Cara Menghadapi Pasangan Cemburu Buta

Sifat jujur ini menyangkut perilaku apa adanya, bukan sikap jaim ataupun dibuat-buat. Seseorang yang menjalani hubungan cinta, apakah itu hubungan satu kota atau jarak jauh. Apabila kamu selalu bersikap jaim atau dibuat-buat, awalnya pasanganmu akan menyukainya. Namun, seiring perjalanan waktu tanpa kamu sadari akan memperlihatkan sifat aslimu. Nah, dikhawatirkan pasanganmu tidak akan menerima sikap aslimu tersebut.

Tak jarang, pasanganmu akan melontarkan perkataan “kamu sudah berubah tidak seperti dulu” ataupun sejenisnya. Oleh karena itu, ketika menjalani hubungan cinta sebaiknya perhatikan sifat aslimu seperti apa. Hal ini bertujuan untuk melihat respon pasanganmu, apakah ia menerima dan mencintai dirimu apa adanya, ataukah malah ilfil terhadap sikap aslimu.

Contoh paling sering terjadi dalam hubungan jarak jauh adalah soal kebiasaan antarpasangan. Seperti yang kamu ketahui, kebiasaan ini menyangkut sesuatu yang biasa dikerjakan seseorang dalam hidupnya, atau pola seseorang untuk melakukan tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari dan dilakukannya secara berulang-ulang untuk hal yang sama.

Kamu dan pasanganmu harus mengomunikasikan secara jujur dan terbuka mengenai kebiasaannya tersebut. Karena hubungan jarak jauh kesempatan untuk bertemu sangat jarang, apalagi keduanya belum pernah bertemu secara langsung dan tidak begitu mengenal secara pasti perilaku masing-masing pasangan. Hal ini untuk mencegah perasaan canggung saat bertemu secara langsung atau tidak kaget dengan sifat asli pasangan.

Terkait juga:  Lima Karakteristik yang Dimiliki Laki-laki Baik Wajib Kamu Perhatikan

Cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng untuk poin berikutnya, kamu dan pasanganmu harus selalu menjaga perasaan masing-masing. Menjaga perasaan ini menyangkut mampu menjaga komitmen hubungannya, sikap mengalah terhadap pasangan, hingga hal-hal sepele yang tidak perlu diperdebatkan kepada pasangan.

Mengapa demikian? Hubungan jarak jauh sangat berbeda dengan hubungan satu kota, ketika pertengkaran atau masalah bisa diselesaikan secara ketemuan dalam beberapa hari. Namun, hubungan jarak jauh diperlukan komunikasi yang lebih intens dalam penyelesaian masalah tersebut. Hal ini disebabkan hubungan jarak jauh kesempatan untuk menyelesaikan masalah secara bertatap muka sangatlah minimal (tidak bisa bertemu langsung).

Belum lagi, perasaan jenuh ataupun kesepian yang dirasakan oleh pasangan. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi kamu dan pasanganmu untuk sering-sering berkomunikasi secara dua arah. Misalnya, telepon beberapa jam atau melalui personal chat di aplikasi komunikasi daring, seperti Line, WA, BBM, atau sejenisnya. Apabila komunikasi tidak terjadi dua arah hanya satu arah saja, maka akan sulit untuk membaca atau mengetahui kepedulian pasangan di dalamnya.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan perasaannya dan keamanan hubungan, sebaiknya pertahankan minimal komunikasi setiap hari sekitar satu sampai dua jam. Komunikasi ini untuk meyakinkan pasanganmu, bahwa kamu memang peduli dan rindu terhadap dirinya. Usahakan juga, minimal tiga bulan untuk bertemu dengan pasangan dan rayakan kebersamaan dengan beberapa agenda yang menarik. Tidak perlu mewah atau mahal, apalagi ribet. Namun, berikan waktu romantis bersama yang membahagiakan tanpa ada statement negatif dari masing-masing pasangan.

Terkait juga:  Cara Tepat untuk Memperoleh Restu Menikah dari Orang Tua

Kesimpulan cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng

Penting bagi kamu dan pasanganmu untuk bisa menjaga perasaan masing-masing. Menjaga perasaan ini menyangkut kemampuan dalam menjaga komitmen hubungan, sikap mengalah, hingga hal-hal sepele yang tidak perlu diperdebatkan. Karena hubungan jarak jauh sangat berbeda dengan hubungan satu kota, serta keperluan komunikasi harus lebih intens terhadap pasangan.

Hal ini disebabkan frekuensi untuk bertemu secara langsung sangatlah sedikit dibandingkan hubungan satu kota. Penting juga kamu dan pasanganmu perhatikan, wajib hukumnya berkomunikasi secara dua arah dan minimal tiga bulan untuk bertemu dengan pasangan. Hal ini untuk memberitahukan kepedulian dan kerinduanmu terhadap pasangan.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng. Silakan bagikan artikel ini kepada teman-temanmu, pacarmu, atau keluargamu melalui media sosial. Jika kamu punya pendapat lain tentang cara menyikapi hubungan jarak jauh yang baik agar tetap langgeng? Silakan berinteraksi dengan berkomentar di bawah.



Berkomentar atau ingin curhat dengan artikel ini