Boleh Tidak Undang Mantan ke Nikahan? Tanyakan Dirimu Apa Alasanmu

melek cinta - blog edukasi cinta - curhat cinta online gratis
Selamat sore sobat, bagaimana harimu? Sore hari telah memberitahu kalau kamu sudah menyelesaikan tugasmu hari ini. Semoga kamu menikmati malam yang segera tiba.

Boleh tidak undang mantan ke nikahan? Tanyakan dulu ke dirimu sendiri apa alasan dan tujuan kamu mengundang mantan ke acara pernikahanmu. Apa motivasimu mengundang mantan?


Apa ingin bikin cerita di facebook, instastrory, twitter biar seru? Apa pengin bikin mantan cemburu? Apa ingin balas dendam? Apa merasa menang karena menikah duluan? Sebelum kamu mengundang mantan ke acara pernikahanmu.

Pertimbangkan dulu bagaimana cerita akhir dari cinta kamu dengan mantan. Lalu, pikirkan juga secara matang apabila mantan diundang akan berbuat onar atau tidak di acara pernikahanmu. Bisa saja mantan datang dengan tidak baik-baik.

Contohnya, mengamuk atau menangis menggerung (menangis keras-keras yang disertai raungan). Bisa jadi mantan malah bawa pasangan barunya dan bagaimana kamu melihatnya. Kamu perlu pikirkan skenario-skenario seperti itu muncul.

Baca juga: Yakin Kamu Sudah Siap Menikah? Jawab Dulu 17 Pertanyaan Pranikah Ini

Boleh tidak undang mantan ke nikahan? Melek cinta menyarankan tidak perlu mengundang mantan di acara pernikahanmu. Kenapa?

Boleh tidak undang mantan ke nikahan

Pertama, kamu memiliki kewajiban untuk menjaga perasaan pasanganmu

Munculnya perasaan cemburu, marah, kesal, atau pertikaian setelah acara penikahan selesai. Kamu tidak mengundang mantan untuk menghargai dan menghormati perasaan orang tua dan mertuamu.

Kedua, untuk mencegah godaan yang muncul setelah menikah

Ingat, mantan dulu orang yang pernah dekat sama kamu. Nah, kamu dan mantan bisa berkomunikasi lagi yang ujung-ujungnya bertemu lagi. Ketika ada masalah rumah tanggamu, maka besar kemungkinan kamu bisa curhat sama mantan. Efeknya rumah tanggamu bisa berantakan.

Ketiga, kamu harus tahu batasanmu

Tentukan apa yang menjadi batasanmu. Ingat ya, status kamu sudah berubah menjadi suami/istri orang. Fokusmu tidak hanya memikirkan siapa saja yang akan kamu undang ke acara pernikahanmu.

Tapi juga bagaimana kamu menghadapi dan menjalani rumah tangga untuk tahun-tahun ke depan bersama pasanganmu. Kuburkan semua memori atau kenangan indahmu dengan mantan.

Keempat, cek lagi seperti apa perasaanmu dengan mantan

Jika kamu masih ada perasaan suka dengan mantan, atau bisa jadi mantan masih ada perasaan sama kamu. Termasuk kemungkinan mantan punya perasaan balas dendam sama kamu.


Disarankan tidak perlu undang mantan daripada kamu tambah masalah baru di kemudian hari. Dikhawatirkan tidak hanya acara pernikahanmu, tapi kehidupan rumah tanggamu bisa berubah jadi berantakan akibat kehadiran mantan.

Kelima, yakinkan lagi apa perasaanmu yang sebenarnya saat ini

Kamu anggap mantan itu apa sekarang. Diskusikan dulu dan minta izin dengan pasanganmu sebelum mengundang mantan.

Kalau kamu tidak dapat izin dari pasangan tidak perlu memaksakan diri untuk mengundang mantan daripada nanti ribut, baik sebelum dan sesudah acara pernikahan.

Ingat, mantan itu masa lalu dan pasanganmu itu masa depanmu.

Keenam, begitu pentingnya mantan harus hadir ke acara pernikahanmu

Pertanyaan ini bisa kamu gunakan untuk mempertanyakan lagi ke dirimu sendiri sebelum mengundang mantan. Ingat, hari pernikahanmu tidak hanya milik kamu saja.

Tapi juga milik pasanganmu dan orang-orang terdekat yang menyayangimu. Jangan sampai kamu mengundang mantan malah membuat momen kebahagiaan itu jadi kisruh.

Baca ini juga: Setelah Berjanji Menikahi Dia, Saya Merasa Tekanan Makin Bertambah

Boleh tidak undang mantan ke nikahan? Pikirkan juga risiko dan akibat dari mengundang mantan dalam kehidupan rumah tangga kalian ke depan

Boleh tidak undang mantan ke nikahan

Urusan mengundang mantan di acara pernikahan tidak hanya menyangkut kamu saja, tapi pikirkan perasaan pasanganmu, orang tuamu, mertuamu, saudaramu, hingga keluarga besar.

Acara pernikahan itu menyangkut perasaan semua orang yang terlibat di dalamnya. Kamu tidak apa-apa untuk mengundang mantan untuk datang ke acara pernikahanmu.

Tapi pasanganmu masih ada apa-apa dengan mantanmu. Contohnya, kamu dan pasangan buat daftar tamu siapa saja yang diundang. Kamu ingin mengundang mantan beralasan hanya ingin menjalin silaturahmi saja.

Kamu dan mantan pernah berpacaran 5 tahun, lalu putus. 1 tahun kemudian kamu bertemu dengan calonmu sampai nikah. Nah, pasanganmu akan merasa mantanmu tetap jadi saingan utamanya, meski dia berhasil menikahimu.

Sebelum mengundang mantan penting untuk diskusikan dulu dengan pasangan setuju atau tidak menghadirkan mantan. Karena mengundang mantan di acara pernikahan tidak bisa kamu putuskan sendiri.

Penting kamu menghargai perasaan pasanganmu. Ingat ya, kamu dan pasangan memutuskan menikah untuk memulai dengan sesuatu yang baik bukan luka batin. Awal-awal pernikahan ada kejadian yang tidak bisa kamu kontrol atau kendalikan.

Ketika ada masalah yang muncul, maka masalah itu (mengundang mantan) akan terus-menerus dibahas sepanjang pernikahan kalian. Suka dengan postingan ini? Pastikan kamu subscribe agar tidak ketinggalan update dari Melek Cinta yang berfokus 5K’s Relationship.

Baca lainnya: Apakah Pernikahan yang Dipaksakan (Dijodohkan) Bisa Bertahan Lama?

Terima kasih buat kamu yang sudah membaca sampai selesai. Semoga bermanfaat. Oh ya, tinggalkan komentar apabila kamu masih kurang mengerti. Ingin curhat? Kamu menginginkan solusi lebih profesional dari konselor, silakan ke menu layanan curhat. 

Follow instagram @ruang cinta seputar single/PDKT, relationship, putus cinta, pranikah, dan self improvement dari remeh-temeh, serius, sampai sensitif. Plus isu-isu tabu relationship yang dibahas secara ringan.



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *