Indikator Move On yang Sehat Setelah Putus dari Mantan

portal cinta terlengkap - kisah cinta sejati - layanan curhat

Indikator move on yang sehat setelah putus dari mantan, kamu bisa memahami tahapan putus cinta, kehilangan, dan memberikan waktu pada hatimu untuk sembuh. Tahap ini kamu belajar menyadari putus cinta itu menyakitkan, apakah alasan putus yang rasional, logis, atau sebaliknya.

Contohnya alasan putus karena pacar yang posesif, tidak tahan dengan kelakuannya yang ingin menang sendiri, tidak mendapatkan restu orang tua, beda agama, beda prinsip, ingin fokus studi atau karier dulu, tidak punya masa depan yang cerah, dan lain-lain.

Indikator move on yang sehat bisa memberikan waktu tambahan untuk mengobati rasa sakit hatimu dengan belajar menerima dan mengikhlaskan kondisi putus tersebut

Alasan putus cinta akan diikuti dengan berbagai macam perasaan, terutama perasaan negatif bagi kamu yang diputusin. Ketika putus cinta, otak dan hati kamu tidak mau sinkron satu sama lainnya.

Otakmu sudah berkata “Keputusanku untuk putus sudah tepat, hubunganku sudah tidak ada kejelasan”. Namun, hatimu berkata lain “aku merasa kesepian”, “aku merasa kehilangan”, “bisakah aku hidup tanpa dirinya.” Segala perasaan ini akan kamu alami setelah putus itu sesuatu yang wajar terjadi.

Jika kamu masih mengalami kondisi antara otak dan hatimu tidak sinkron. Kamu bisa memberikan waktu tambahan untuk mengobati rasa sakit hati dengan belajar menerima, mengikhlaskan, dan tenangkan hatimu atas kondisi putus tersebut hingga tuntas.

Apabila kamu tidak tuntas mengobati rasa sakit hati tersebut, kamu akan melakukan kesalahan fatal setelah putus. Kamu akan terburu-buru cari pacar baru untuk menghapus bayangan mantan, atau mengatasi rasa kesepian setelah putus.

Kamu lakukan ini supaya ada yang memperhatikan lagi. Terburu-buru cari pacar baru untuk melupakan mantan bukanlah indikator move on yang sehat. Yang ada kamu sendiri malah membawa hubunganmu ke arah toxic.

Karena kamu tidak merasa bahagia dengan hubunganmu saat ini. Kamu akan membandingkan pacarmu dengan mantan, “mantanku orangnya perhatian”, “mantanku orangnya romantis”

Obati dulu rasa sakit hatimu. Rasakan dan lepaskan semua perasaan marah, sedih, takut, dan nestapa yang kamu rasakan secara tuntas. Ini untuk membuatmu terhubung kembali untuk merasakan lagi manisnya cinta dan kehidupan.

Kamu mengobati rasa sakit hatimu akan membuatmu bisa memilih dan menentukan apa yang kamu butuhkan, juga apa yang kamu harapkan.

Pilihan editor yang terkait artikel ini:

Berikut 5 kebiasaan baru bisa membantumu mengobati rasa sakit hati sebagai indikator move on yang sehat setelah putus dari mantan

1. Stop berinteraksi dengan mantan

Hal pertama yang harus kamu lakukan agar move on berhasil, kamu tidak berinteraksi dengan mantan lagi. Ya awalnya sulit, dorongan untuk telepon atau chatting dengan mantan akan kamu rasakan. Tapi belajarlah untuk berhenti memikirkan mantan akan membuatmu merasa lebih baik di kemudian hari.

Caranya terapkan kebiasaan baru agar kamu tidak sempat berpikir untuk mengontak mantan. Kamu bisa menaruh dulu telepon atau gadgetmu di jam-jam tertentu (kebiasaan dulu kamu telepon-teleponan sama mantan).

Gantilah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru berbentuk aktivitas, contohnya mengobrol bersama keluarga, kumpul bersama teman dekatmu, nonton acara yang kamu sukai, bermain game, menulis buku harian, beres-beres kamar, dan lain-lain.

Kamu juga bisa bilang ke mantan dan tuliskan semua hal yang kamu rasakan. Tapi kamu mengirimkannya ke nomormu yang lain atau alamat emailmu sendiri. Apa pun yang terjadi dilarang keras kamu hubungi mantan. Ini untuk membuatmu merasa lega sudah mengeluarkan unek-unekmu.

Ingat ya cara ini bukan untuk balikan lagi sama mantan. Terapkan kebiasaan baru ini selama 66 hari untuk tidak berinteraksi dengan mantan (stop telepon, chatting, dan stalker media sosialnya mantan).

Apabila kamu berhasil tidak berinteraksi dengan mantan dalam sehari maupun seminggu. Kamu bisa kasih hadiah kecil yang kamu sukai pada dirimu. Terapkan dan pertahankan kebiasaan baru ini selama 66 hari dengan kebiasaan baru.

2. Tuliskan apa yang kamu rasakan di buku harian

Saat kamu lagi kangen, sedih, marah, atau rasa kehilangan tiba-tiba saja muncul. Kamu bisa ngomong ke mantan dengan menuliskan apa pun yang kamu rasakan di buku harianmu.

Tujuannya kamu bisa membaca lagi kondisi apa saja yang membuat pikiranmu tentang mantan itu muncul. Contohnya, tiba-tiba kamu kangen dengan mantan saat makan nasi goreng seafood.

Nonton film A tiba-tiba saja kamu merasa kesal dan marah dengan mantan. Tuliskan semua perasaan itu di buku harianmu. Setelah kamu sudah merasa tenang. Cobalah tulis lagi hal-hal positif yang kamu rasakan setelah putus dari mantan.

Menulis apa yang kamu rasakan di buku harian untuk mengetahui apa saja yang membuatmu lemah. Agar kamu memiliki cara tepat untuk mengatasi pikiran-pikiran tentang mantan yang tiba-tiba muncul.

Contohnya, saat kamu mendengar lagu kesukaan berdua atau tempat nongkrong favorit. Kamu jadi keingat mantan. Lakukan hobi yang kamu sukai itu bisa membuatmu lupa dengan mantan.

Lakukan hal positif apa yang mampu membuatmu merasa nyaman untuk melupakan mantan.

3. Curhatlah apa yang kamu rasakan

Curhat merupakan sarana terbaik untuk menceritakan perasaan apa yang sedang kamu rasakan. Hal ini dapat menekan perasaan-perasaan negatif yang muncul setelah putus dari mantan. Pilihlah orang dapat dipercaya dan punya faktor emosi yang stabil.

Orang yang bisa dipercaya mampu menjaga curhatmu tidak bocor ke mana-mana. Contohnya orang tua, kakak, atau sahabat terdekatmu. Kamu bisa curhat ke profesional, seperti psikolog.

Orang yang punya faktor emosi stabil memiliki kemampuan aktif mendengarkan. Karena kamu akan mendapatkan pemahaman baru yang mungkin berbeda tentang masalah putus cinta ini.

Disarankan untuk curhat, pilihlah satu gender yang sama dengan kamu agar netral. Apabila kamu curhat dengan beda gender, lama-lama kamu akan suka sama dia bukan karena cinta, tapi untuk pelarian (pelampisan) semata.

4. Menangislah apabila kamu ingin menangis

Saat sedih kamu ingin menangis, maka keluarkan saja jangan ditahan agar perasaanmu jadi lega. Menangis sebagai sarana kejujuran atas apa yang kamu rasakan saat ini.

Menangis bukanlah tanda kamu lemah, tapi bentuk ekspresi emosi yang wajar. Ekspresi emosi yang menandakan kamu itu pribadi yang hangat. Oh ya, ini berlaku untuk cowok juga nggak perlu malu untuk menangis setelah putus.

Dengan menangis kamu menyadari perasaanmu saat ini sedang rapuh (terluka). Kamu menyadari kondisi ini bisa membuatmu semakin kuat dalam mengelola perasaan dan mengatasi masalah yang muncul di kemudian hari.

5. Jangan lupa merawat dirimu sendiri

Banyak kamu yang habis putus dari mantan sampai lupa merawat diri akibat kesedihan teramat dalam. Misalnya lupa makan, lupa mandi, lupa merawat wajah atau rambutmu.

Ingat, kamu itu berharga. Jangan rusak dirimu hanya karena putus dari mantan. Kamu jatuh sakit pun, mantanmu juga tidak khawatir dengan kondisimu. Yang ada keluarga atau sahabat terdekatmu yang jadi khawatir terhadap kondisimu.

Merawat diri sendiri menandakan kamu itu orangnya berharga dan menarik. Masalah putus itu hanya faktor ketidakcocokan saja. Mantan pilih putus dari kamu karena dia sudah malas berusaha mempertahankan hubungannya.

Kesimpulan indikator move on yang sehat setelah putus dari mantan

Kamu belajar tidak menghubungi mantan selama 66 hari, seperti telepon, chatting, atau stalking media sosial mantan itu bagian dari proses mengobati rasa sakit hatimu. Ganti kebiasaan lama bersama mantan dulu dengan kebiasaan baru bersifat aktivitas.

Kebiasaan baru ini untuk meredam perasaan negatifmu agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Lakukan aktivitas yang dapat mengembalikan mood baik kamu dalam waktu singkat. Ingat ya, aktivitas ini bukan berarti proses move on yang kamu jalani sudah selesai.

Suka sama postingan kayak begini? Pastikan kamu sudah subscribe biar tidak ketinggalan insight dan update-an terbaru. Terima kasih yang sudah membaca artikel ini sampai selesai.

Mau curhat? Kami menyediakan layanan curhat yang dibantu oleh konselor bukan bersifat konseling ya. Follow juga @ruang cinta biar kamu tidak menjadi korban toxic relationship. Wajib paham ilmunya 5K relationship.

Program baru KCS Academy berisi materi eksklusif 5k relationship. Materi yang tidak kamu dapatkan di media sosial kami atau artikel yang sering kamu baca di blog ini. Hanya dibatasi 1000 orang, Gratis!!

Kami juga butuh bantuanmu. Tolong share artikel ini ke teman-temanmu ke media sosialmu. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.

Subscribe sekarang

Dapatkan update mingguan + Pembahasan in-depth seputar toxic relationship, broken relationship, premarital, & bad marriages langsung ke emailmu

Invalid email address


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *