Bentuk Indikator Move On yang Sehat Pascaputus Cinta

Bentuk Indikator Move On yang Sehat Pascaputus Cinta

Kisahcintasejati.com - Artikel berjudul "Bentuk Indikator Move On yang Sehat Pascaputus Cinta" dibaca normal sekitar tiga sampai empat menit.

Bentuk indikator move on yang sehat pascaputus cinta adalah pahami tahapan putus cinta, kehilangan, dan berikan waktu pada hati untuk sembuh. Tahap ini kamu harus belajar menyadari apapun alasan putus cinta itu menyakitkan, apakah itu alasan yang rasional, logis, ataupun sebaliknya.

Contohnya alasan pacar yang posesif, tidak tahan dengan kelakuannya yang ingin menang sendiri, tidak dapat restu orang tua, beda agama, ingin fokus studi atau karier, tidak punya masa depan yang cerah, dan lain-lain.

Alasan putus cinta pasti diikuti di belakangnya berbagai macam perasaan, terutama perasaan negatif bagi orang yang diputusin. Ketika putus cinta, otak dan hatimu tidak mau sinkron satu sama lainnya.

Otakmu sudah berkata “Keputusanku untuk putus sudah tepat, hubunganku bersamanya tidak ada kejelasan”. Namun, hatimu berkata lain “aku merasa kesepian”, “aku merasa kehilangan”, “bisakah aku hidup tanpa dirinya”, dan lain-lain. Segala perasaan ini pasti akan kamu alami setelah putus cinta adalah sesuatu yang wajar.

Jika kamu masih mengalami kondisi antara otak dan hatimu tidak sinkron, maka berikan waktu tambahan pada hati untuk belajar menerima, mengikhlaskan, dan tenangkan dirimu atas kondisi putus cinta tersebut hingga tuntas (mengobati rasa sakit hati).

Apabila kamu tidak tuntas mengobati rasa sakit hati tersebut, kamu akan melakukan kesalahan fatal pascaputus. Ya, perilaku terburu-buru jadian dengan pacar baru untuk menghapus bayangannya mantan, atau mengatasi rasa kesepian setelah putus (supaya ada yang memperhatikan lagi).

Perilaku terburu-buru jadian untuk melupakan mantan bukanlah indikator move on yang sehat pascaputus. Mengapa demikian? Ketika kamu tidak merasa bahagia dengan hubunganmu saat ini, kamu akan membanding-bandingkan antara pacarmu dengan mantan, “mantanku orangnya perhatian”, “mantanku orangnya romantis”, dan lain-lain.

Ya, obati dulu rasa sakit hati setelah putus cinta. Rasakan dan lepaskan semua perasaan marah, sedih, takut, dan nestapa secara tuntas. Hal ini untuk membuatmu terhubung kembali merasakan manisnya cinta dan kehidupan. Kamu akan mampu memilih dan menentukan apa yang kamu butuhkan, serta apa yang bisa kamu harapkan.

Terkait Juga:  Tidak Baik Langsung Cari Pengganti Setelah Putus Cinta

Berikut 5 kegiatan yang bisa membantumu untuk mengobati rasa sakit hati sebagai bentuk indikator move on yang sehat pascaputus cinta

1. Stop berinteraksi dengan mantan

Kegiatan pertama yang harus kamu lakukan agar move on berhasil adalah tidak berinteraksi dengan mantan lagi. Awalnya memang sulit, dorongan untuk telepon ataupun chatting dengan mantan akan kamu rasakan. Tapi, belajar untuk berhenti memikirkan mantan akan membuatmu merasa lebih baik di kemudian hari.

Caranya menerapkan kebiasaan baru agar kamu tidak sempat berpikir untuk mengontak mantan. Ya, kamu bisa menaruh telepon atau gadgetmu di jam-jam tertentu (kebiasaan dulu kamu telepon-telepon bersama mantan).

Isilah kegiatan tersebut dengan aktivitas lain, seperti mengobrol bersama keluarga, kumpul bersama teman dekatmu, nonton acara yang kamu sukai, main game, nulis buku harian, beres-beres kamar, dan lain-lain.

Bahkan, kamu bisa bilang ke mantan dan tulis semua hal yang kamu rasakan. Tapi kirimnya ke nomormu yang lain atau alamat emailmu sendiri.

Apapun yang terjadi dilarang keras kamu menghubungi mantan. Cara ini untuk membuatmu merasa lega sudah mengeluarkan unek-unekmu, bukan untuk balikan lagi dengan mantan.

Terapkan kebiasaan baru ini selama 66 hari untuk tidak berinteraksi dengan mantan (stop telepon, chatting, dan stalker media sosialnya mantan).

Apabila kamu berhasil tidak berinteraksi dengan mantan dalam sehari dan seminggu, maka kamu bisa memberikan hadiah kecil yang kamu sukai pada dirimu.

Terapkan dan pertahankan kebiasaan baru ini selama 66 hari, maka kamu mampu fokus untuk melakukan aktivitas lain yang bermanfaat daripada memikirkan untuk menghubungi mantan.

2. Tulis apa yang kamu rasakan di buku harian

Seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama di atas, ketika kamu lagi kangen, sedih, marah, ataupun rasa kehilangan tiba-tiba saja muncul. Kamu bisa bilang ke mantan dengan menuliskan apa yang kamu rasakan di buku harian.

Terkait Juga:  Pikiran Negatif Membuatmu Sulit Move On dari Mantan

Tujuannya untuk melihat dan membaca kembali kondisi apa saja yang bisa membuat pikiranmu tentang mantan itu muncul kembali. Contohnya, tiba-tiba kamu kangen dengan mantan apa saja yang bisa memunculkan pikiran itu, atau ada sesuatu hal yang bisa membuatmu tiba-tiba marah dengan mantan.

Tulis semua perasaan itu di buku harianmu, setelah kamu merasa tenang pikiran dan hatimu. Cobalah tulis kembali hal-hal positif yang kamu rasakan setelah putus cinta.

Menulis apa yang kamu rasakan di buku harian untuk mengetahui apa saja yang membuatmu lemah, sehingga kamu bisa memiliki cara untuk mengatasi pikiran-pikiran tentang mantan yang tiba-tiba muncul.

Misalnya, saat kamu mendengar lagu kesukaan berdua atau tempat nongkrong favorit, jadi keingat mantan. Kamu juga tahu melakukan hobi yang disukai bisa lupa dengan mantan.

Nah, hobimu itu cara yang tepat untuk melupakan mantan. Jadi, hal positif apa yang mampu membuatmu merasa nyaman untuk melupakan mantan.

3. Curhatlah apa yang kamu rasakan

Curhat merupakan sarana terbaik untuk menceritakan perasaan apa yang sedang kamu alami. Hal ini dapat menekan perasaan-perasaan negatif yang muncul pascaputus cinta. Pilihlah orang yang kamu ajak curhat bisa dipercaya, serta punya faktor emosi yang stabil.

Mengapa demikian? Orang yang bisa dipercayai mampu menjaga curhatmu tidak bocor ke mana-mana. Contohnya, orang tua, kakak, atau sahabat terdekatmu. Bahkan, kamu bisa curhat ke orang profesional seperti psikolog.

Sedangkan, orang yang punya faktor emosi stabil memiliki kemampuan aktif mendengarkan. Karena kamu akan mendapatkan pemahaman baru yang mungkin berbeda tentang masalah putus cinta.

Disarankan untuk curhat, pilihlah satu gender yang sama dengan kamu agar netral. Apabila kamu curhat dengan beda gender, lama-lama akan berubah menjadi hubungan cinta berbentuk pelarian (pelampisan) semata.

4. Menangislah apabila kamu ingin menangis

Adakalanya kamu ingin menangis ketika sedih, keluarkan saja jangan ditahan agar perasaanmu lega. Menangis adalah sarana kejujuran atas apa yang kamu rasakan saat ini.

Terkait Juga:  Waspadai 6 Perilaku Ini Bikin Pacarmu Minta Putus

Menangis bukanlah menandakan kamu lemah, melainkan bentuk ekspresi emosi yang wajar. Ya, bentuk ekspresi emosi yang menandakan kamu itu pribadi yang hangat. Ini pun berlaku untuk cowok juga, tidak perlu malu untuk menangis pascaputus cinta.

Kamu menyadari saat ini perasaanmu sedang rapuh (terluka), namun kondisi ini membuatmu semakin kuat dalam mengelola perasaan dan mengatasi masalah yang muncul di kemudian hari.

5. Jangan lupa merawat dirimu sendiri

Kegiatan terakhir ini sering dijumpai pada orang pascaputus cinta, kamu lupa merawat dirimu sendiri akibat kesedihan teramat dalam. Misalnya, lupa makan, lupa mandi, lupa merawat wajah atau rambutmu, dan lain-lain.

Ingat, kamu itu berharga. Jangan rusak dirimu sendiri hanya karena putus dari mantan. Kamu jatuh sakit pun, mantanmu juga tidak begitu khawatir dengan kondisimu. Malah yang ada keluarga atau sahabat terdekatmu yang khawatir.

Merawat dirimu sendiri menandakan kamu itu berharga, seperti sebelum kamu pacaran dengan mantanmu dulu. Kamu itu orangnya cantik/tampan, kalau tidak mana mungkin mantanmu tertarik padamu. Masalah putus itu hanya faktor ketidakcocokan saja.

Kesimpulan bentuk indikator move on yang sehat pascaputus cinta

Lima kegiatan di atas merupakan bagian dari proses mengobati rasa sakit hati yang membutuhkan waktu. Salah satunya belajar untuk tidak menghubungi mantan selama 66 hari, seperti telepon, chatting, ataupun stalking media sosial mantan.

Kegiatan ini juga untuk meredam perasaan-perasaan negatif agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Ya, kegiatan yang dapat mengembalikan mood baik kamu dalam waktu singkat. Namun, efek dari kegiatan ini bukan berarti proses move on yang kamu jalani sudah selesai.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca bentuk indikator move on yang sehat pascaputus cinta. Silakan bagikan artikel ini kepada pacar, teman, kakak, atau adikmu.

Bagaimana menurutmu? Yuk, berdiskusi untuk artikel ini atau ada yang ingin kamu tanyakan.

Baca pula artikel lain terkait Fakta dan konsep cinta, Chemistry dalam hubungan cinta, Cinta memiliki pola, Cinta juga punya emosi, beserta ratusan tips praktis cinta dari kisahcintasejati.com.

Terhubung komunitas cinta kami.
* Facebook Komunitas Kisah Cinta Sejati
* Instagram @kcs.portal
*** Galau masalah cinta bisa curhat via Ruang konsultasi cinta

Tinggalkan Balasan