kisah cinta sejati - melek cinta

Cara Belajar Menerima Pasangan Apa Adanya Nggak Ada yang Sempurna


Salah satu cara belajar menerima pasangan apa adanya, ingatlah nggak ada yang sempurna di dunia ini. Sikap ini untuk membuat kamu dapat menghargai atas apa yang telah pasangan lakukan buat menyenangkan dan membahagiakan dirimu.

Kamu bisa terapkan cara ini apabila menginginkan/mendambakan hubungan yang sehat dan baik untuk jangka panjang. Nggak ada satu pun hubungan cinta yang luput dari masalah/gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun luar hubungan kalian.

Contoh gangguan dari dalam, seperti rasa bosan atau kurang bersyukur. Sedangkan, gangguan dari luar adalah munculnya orang ketiga yang bisa menarik perhatian kamu/dia.

Gangguan-gangguan tersebut bisa membuat kamu/dia jadi kurang menerima dan mengerti kondisi pasangan, bahkan nggak bisa melihat lagi ketulusan dan kebaikan yang telah pasangan lakukan.

Nggak ada sempurna di dunia ini salah satu cara belajar menerima pasangan apa adanya, komitmen juga penentu kebahagiaan kalian

Kamu pasti sudah paham di dunia ini, nggak orang yang sempurna bukan gambaran sosok yang diceritakan pada serial drama/cerita-cerita fantasi. Kamu dan dia memiliki kekurangan satu sama lainnya.

Nah, kekurangan itu nggak jadi alasan kamu buat pasangan untuk mengikuti apa yang jadi ekspektasi menurut versimu. Untuk menciptakan hubungan yang sehat dan baik nggak cukup cinta saja, tapi juga komitmen yang serius antarpasangan.

Menjaga dan merawat komitmen merupakan kunci kebahagiaan/kelanggengan hubungan kalian. Komitmen bisa membuat kamu dan dia bertahan melewati masa-masa sulit nggak pergi meninggalkan pasangannya.

Baca juga ekspektasi hubungan yang sehat itu bersifat realistis:

Komitmen pula membuat orang mau bersedia menerima kekurangan pasangan. Kamu nggak jadi pribadi yang egois, tapi belajar menerima dan membangun cintamu dari sudut pandang yang lebih rasional.

Kalian belajar saling menerima pasangan akan meningkatkan kehangatan, kepuasan, keintiman, dan keamanan hubungan ke depannya. Belajar saling menerima bisa memunculkan perilaku nggak merasa tertekan satu sama lainnya “Kalian ikhlas menjalani ini.”

Apabila nggak bisa menerima dia, kamu selalu menganggap dia kurang ini itu. Walau orang lain melihat dia sebagai sosok pasangan yang ideal. Kenapa ini bisa terjadi?

Simple saja, kamu kurang membangun cintamu sama dia. Kamu nggak melakukan komunikasi yang efektif dan komitmenmu masih kurang serius.

Jika kamu menginginkan hubungan cinta seperti yang digambarkan serial drama romantis, kamu pasti akan kecewa karena kegiatan hubunganmu akan berjalan monoton.

Ujung-ujungnya kamu malah minta putus karena hubunganmu jadi membosankan/jalan di tempat. Episode serial drama paling banyak 25 episode, sedangkan hubungan cinta membutuhkan waktu yang panjang nggak begitu pendek.

Cara belajar menerima pasangan apa adanya dengan menghargainya lewat komunikasi yang efektif. Ini untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman

Tanpa adanya komitmen yang kuat dan komunikasi yang efektif nggak bisa dipungkiri selalu terjadi kesalahpahaman. Kamu/dia nggak ada keinginan buat membangun hubungannya tercermin dari kurang bisa menerima pasangan.

Ini bisa terjadi apabila kamu/dia masih mengedepankan keinginan pribadi daripada kepentingan bersama “Masih berbicara AKU bukan KITA”, nggak heran hubungan kalian bisa berakhir di tengah jalan.

Komunikasi efektif itu kamu dan dia bisa diajak ngobrol dari hati ke hati, juga bisa menghargai pasangan atas apa yang telah dia perbuat untuk menyenangkan dan membahagiakan kamu.

Ucapan “Terima kasih”, “Sudah bersedia sama saya selama ini”, “Aku cinta kamu” atau sejenisnya itu kata-kata kamu sudah menghargai dan mencintai dia sebagai cerminan dari kepribadianmu yang baik.

Contoh lainnya, kamu bisa memberikan waktumu buat dengarin omongannya itu sama saja sudah mencurahkan perhatianmu. Ya, kamu bertanggung jawab nggak hanya memenuhi kebutuhanmu saja, tapi juga kebutuhan dia.

Kesimpulan cara belajar menerima pasangan apa adanya nggak ada yang sempurna

Belajar menerima pasangan bisa dikatakan kesempatan buat tumbuh kembang hubungan kalian ke arah lebih sehat. Kamu nggak minta pasangan buat mengerti/menuruti dirimu saja, tapi kamu juga ingin mengerti/memahami pasanganmu.

Kalau satu pihak yang terlalu menuntut bisa membuat pasangan jadi nggak merasa dihargai, atau nggak diterima dirinya secara utuh. Apa yang terjadi? Hubungan yang dijalani penuh dengan kekecewaan.

Suka sama postingan kayak gini? Pastikan kamu ikutin terus melek cinta biar nggak ketinggalan update-an terbaru.

Pengin curhat? DM saja akan dibantu oleh konselor bukan bersifat konseling. Follow @ruang cinta yang ingin upgrade diri ilmu relasi (5K relationship) 100% gratis.

Terima kasih buat kamu sudah membaca postingan ini. Share di media sosialmu supaya teman-temanmu ikutan dapat manfaatnya. Cinta yang sehat. Hidup lebih bahagia.


Satu pemikiran pada “Cara Belajar Menerima Pasangan Apa Adanya Nggak Ada yang Sempurna”

  1. Tidak ada yang sempurna, kita ditakdirkan untuk saling memahami dan menerima pasangan.

    Balas

Tinggalkan komentar