Atasi Sakitnya Patah Hati Khusus Cewek dengan Cara Ini

Atasi Sakitnya Patah Hati Khusus Cewek dengan Cara Ini

Kisahcintasejati.com - Artikel berjudul "Atasi Sakitnya Patah Hati Khusus Cewek dengan Cara Ini" dibaca normal sekitar tiga sampai empat menit.

Belajar berlaku baik untuk diri sendiri adalah cara terbaik atasi sakitnya patah hati khusus cewek, kamu harus menjadi teman yang baik untuk dirimu sendiri. Karena sebanyak apa pun dukungan dari keluarga atau sahabatmu, kalau kamu masih tidak mampu menghargai diri sendiri. Semua proses move on yang kamu lakukan tidak akan berjalan lancar.

Apabila kamu berlaku baik untuk dirimu sendiri (baca: mencurahkan pikiran, dan perasaan, serta memberikan bahu untuk dirimu buat menangis). Proses move on dapat berjalan lancar dan pemulihannya semakin cepat terjadi. Perlu kamu ingat, sahabatmu tidak selalu ada untukmu selama 24 jam. Karena sahabatmu juga memiliki kehidupan dan masalahnya sendiri.

Cewek tertarik dengan cowok biasanya berawal dari ekspektasi dirinya mengenai cowok idaman, seperti status yang dimiliki si cowok, tingkat pendidikan, pribadi yang bisa diajak ngobrol, humoris, tidak kaku, dan lain-lain.

Ada juga perbedaan sifat yang dimiliki oleh cowok yang kamu taksir dengan mantan. Contohnya, mantanmu dulu orangnya selalu menuntut kamu untuk berpakaian seksi, semaunya sendiri, dan kekanak-kanakan. Orang yang kamu dekati saat ini, orangnya lebih rasional, logis, dan asyik diajak ngobrol.

Keinginan kamu memperoleh cowok idaman menurut versimu malah membuatmu cenderung mencintai cowok itu daripada cowok itu mencintai dirimu. Ya, ketertarikan kamu terhadap cowok itu disebabkan alasan yang melatarbelakangi. Misalnya, sifat cowok itu berbeda jauh dengan mantanmu dulu.

Walaupun, kamu sudah menjalani pacaran beberapa bulan lamanya. Kamu sering dijumpai menanyakan hubungannya pada cowokmu, “Apa yang kurang dari hubungan tersebut?”, “Bagaimana hubungan ke depannya”. Namun, respon jawaban yang kamu terima selalu tidak dapat menenangkan hatimu.

Terkait Juga:  Apa Tandanya Kamu Sudah Move On dari Mantan?

Ujung-ujungnya kamu bertanya pada cowokmu “Apakah kamu masih sayang padaku?”, ya pertanyaan itu terucap dari mulutmu karena cowokmu selalu meresponnya dengan logika. Padahal kamu menginginkan cowokmu meresponnya dengan perasaan.

Hal ini membuatmu berpikir dan menyimpulkan, “Aku terlalu banyak menuntut perhatian dan sangat tergantung pada cowokku”. Kegiatan berpikir tersebut membuatmu tidak ingin hubunganmu kembali gagal, sehingga kamu berkompromi dengan sifatnya cowokmu yang logis (baca: kamu berusaha menerima cowokmu apa adanya).

Kamu merasa tidak akan ada masalah setelah melakukan pembicaraan banyak mengenai hubungan kalian berdua. Kenyataannya setelah beberapa minggu, cowokmu menunjukkan perubahan sikap yang tidak seperti biasanya. Kamu pun berpikir cowokmu sedang jenuh dengan hubungannya.

Tak jarang, kamu pun mengajak cowokmu untuk mengobrol. Tanpa sangka dari obrolan tersebut cowokmu tidak ingin melanjutkan hubungannya. Rasa kecewa dan kaget menghampirimu, kamu pun memohon pada cowokmu untuk mempertahankan hubungannya.

Kamu tidak menyangka hubunganmu bersamanya telah berakhir. Sekitar satu bulan terakhir setelah putus cinta, kamu merasakan sedih, hampa, tidak berharga, gagal, tidak laku, dan lain-lain. Perasaan tersebut membuatmu sulit menjalani aktivitas sehari-hari, bahkan berat badanmu menyusut 5-10 kg akibat stres dan galau pascaputus.

Di satu sisi, kamu tahu putus cinta itu menyakitkan dan efeknya akan terasa sakit di minggu-minggu pertama. Tak jarang, kamu masih menghubungi atau stalking media sosial mantan. Perilaku ini malah membuatmu makin sakit hati karena kamu akan berpikir “Kok mantan begitu cepat melupakan dan membuang dirimu”.

Perlu kamu tahu, apabila kamu masih menghubungi mantan ataupun stalking media sosialnya ibaratnya seperti mengonsumsi narkoba. Ya, kamu akan merasa tenang untuk beberapa hari ke depan, tetapi untuk hari-hari berikutnya kamu akan kecanduan dan susah lepas dari kebiasaan itu.

Terkait Juga:  Pikiran Negatif Membuatmu Sulit Move On dari Mantan

Cara jitu untuk atasi sakitnya patah hati khusus cewek, ya kamu belajar berlaku baik untuk diri sendiri. Kamu bisa menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabatmu. Karena mereka lebih memahami dan peduli dengan keadaanmu. Misalnya, kamu bisa curhat ke sahabat atau keluargamu.

Kamu juga bisa menuliskan perasaanmu yang ditujukan pada mantanmu sebagai proses penyembuhan pascaputus cinta. Ungkapkan semua yang ingin kamu tulis, baik itu pertanyaan, kemarahan, ataupun kekecewaan. Namun, tulisanmu tidak dikirimkan ke mantanmu. Cukup untuk dirimu saja agar perasaanmu merasa lega.

Jangan lupa lakukan refleksi diri untuk membantu proses pemulihan sebagai bagian dari belajar berlaku baik untuk diri sendiri. Contohnya, kamu bisa memikirkan lagi pola hubunganmu dulu bersama mantan. Nanti kamu akan melihat kenapa hubunganmu tidak mungkin berlanjut. Misalnya, mantanmu cenderung egois dan mau menang sendiri.

Penting untuk kamu ingat, jangan terburu-buru jadian dan menyimpulkan ia adalah cowok idamanmu (sang pujaan hati) sebelum kamu tahu betul visi misinya. Selain itu, dapatkah ia bisa mendukung visi misimu dalam menjalin hubungan cinta.

Buat kamu sebagai seorang cewek, pahami putus cinta itu sesuatu hal yang tidak bisa dihindari dalam pacaran. Jadi, usahakan tidak melakukan perilaku yang akan disesali di kemudian hari.

Terkait Juga:  Jangan Pacaran dengan Suami Orang Banyak Ruginya

Contohnya, melakukan hubungan badan di luar nikah (berzina), melakukan video call dengan mempertontonkan payudara, baik itu atas permintaan pacar atau inisiatif sendiri. Stop lakukan hal bodoh itu, girls.

Kesimpulan atasi sakitnya patah hati khusus cewek dengan cara ini

Putus cinta itu menyakitkan dan sesuatu hal yang tidak dapat dihindari dalam pacaran. Jadi, bersiaplah untuk sesuatu yang buruk mungkin terjadi dan jangan pernah kehilangan harapan. Karena hari-hari buruk ini pasti suatu saat akan hilang.

Belajarlah berlaku baik untuk diri sendiri pascaputus cinta dengan cara menghargai diri sendiri. Karena seberapa banyak dukungan dari sahabat atau keluargamu, kalau kamu masih tenggelam dengan kesedihan. Semua proses move on akan terhambat.

Setelah putus cinta kamu akan merasakan dorongan kuat untuk balikan ke mantan. Tanyakan pada diri sendiri (gunakan logika) dengan melakukan refleksi diri, “Apa benar ingin kembali ke mantan? Lupa dengan sifatnya yang egois”, “Apa kamu yakin menginginkannya kembali? Mantanmu itu orang tidak setia”.

Dialog internal antara kamu dengan dirimu sendiri dapat membantumu untuk berpikir objektif dan bertindak rasional. Hingga proses pemulihan setelah putus cinta bisa berlangsung lancar.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca atasi sakitnya patah hati khusus cewek dengan cara ini. Silakan bagikan artikel ini kepada pacar, teman, kakak, atau adikmu.

Bagaimana menurutmu? Yuk, berdiskusi untuk artikel ini atau ada yang ingin kamu tanyakan.

Baca pula artikel lain terkait Fakta dan konsep cinta, Chemistry dalam hubungan cinta, Cinta memiliki pola, Cinta juga punya emosi, beserta ratusan tips praktis cinta dari kisahcintasejati.com.

Terhubung komunitas cinta kami.
* Facebook Komunitas Kisah Cinta Sejati
* Instagram @kcs.portal
*** Galau masalah cinta bisa curhat via Ruang konsultasi cinta

Tinggalkan Balasan