Aku Tidak Bisa Melupakan Dia yang Sudah Punya Pacar

blog edukasi cinta - curhat cinta online gratis - kisah cinta sejati
Selamat sore kawan, bagaimana harimu? Sore hari telah memberitahu kalau kamu sudah menyelesaikan tugasmu hari ini. Semoga kamu menikmati malam yang segera tiba.

Saya cewek berusia 24 tahun tidak bisa melupakan seseorang yang kusukai. Dua bulan lalu, saya satu tim dengan dia dari kantor pusat untuk tugas kolaborasi perusahaan. Awalnya saya tidak ada perasaan apa-apa, tapi seiring waktu berjalan saya jatuh cinta sama dia.


Sifatnya dia yang ambisius, jiwa pemimpin, pekerja keras, bertanggung jawab, bisa diandalkan, humoris, dan taat beribadah. Saya berpikir tidak akan bisa bersamanya karena dia sudah punya pacar, jarak yang jauh, dan perbedaan lifestyle.

Setelah tugas berkolaborasi selesai, saya sering mengingat dia. Saya jadi sering menangis dan merasakan kesedihan mendalam. Sejak itu produktivitas saya menurun di kantor. Saya tidak bisa fokus bekerja.

Setiap saat saya teringat dia terus, meski saya sudah berusaha melupakannya dan puasa media sosial. Tetap saja dia sering muncul dalam pikiranku. Apa yang harus saya lakukan? Tolong bantu saya.

Studi kasus lainnya: Pasangan Ketahuan Selingkuh dengan Mantan

Dapatkan materi cinta 'premium' tanpa syarat. Isinya dari tingkatkan kualitas cintamu lewat self love - self confidence, keintiman obrolan, ciptakan ekspektasi realistis hubungan, hingga materi pranikah untuk menyamakan persepsi kamu dan dia tentang pernikahan, Segera ambil materi ini

Jawaban curhat “Aku tidak bisa melupakan dia yang sudah punya pacar” oleh konselor

Aku Tidak Bisa Melupakan Dia yang Sudah Punya Pacar

Berusaha keras untuk melupakan seseorang yang pernah dekat dan memiliki kesan mendalam. Apalagi ada hal yang sulit untuk dilalui, seperti punya pacar, jarak yang jauh, perbedaan lifestyle, atau sebab lainnya.

Rasanya pasti tidak nyaman. Ada perasaan sedih, kecewa, mungkin juga ada perasaan marah yang kamu rasakan. Tapi kamu hebat sudah mencoba memilih untuk merelakan perasaanmu demi kebahagiaanmu.


Kamu dapat berpikir panjang atas konsekuensinya apabila mendekati dirinya. Kamu salah satu cewek yang memiliki kepribadian yang kuat. Memang patah hati dan proses move on atas apa yang kamu alami itu bukanlah hal yang mudah.

Jika tidak dilakukan dengan lapang dada, maka proses itu bisa membuatmu terluka secara psikologis maupun fisik. Yang bisa berpengaruh negatif pada aktivitas hidupmu. Contohnya, produktivitas kamu jadi menurun di kantor.

Yang perlu kamu pahami, pikiranmu – perasaanmu – perilakumu – reaksi fisikmu itu saling berkaitan erat. Ketika pikiranmu dipaksa untuk melupakan dia, maka perasaanmu ikut berpengaruh jadi tidak stabil.

Efeknya fisikmu jadi kurang bersemangat, malas-malasan, hingga sulit berkonsentrasi. Berusaha bangkit dan move on itu baik, tapi paksakan diri untuk melupakan dia secepat kilat yang dirimu belum siap tidak akan membuatmu jadi lebih baik.

Studi kasus lainnya: Cara Mengakhiri Hubungan dengan Suami Orang

Aku tidak bisa melupakan dia yang sudah punya pacar dengan memahami move on itu proses subjektif bukan objektif

Aku Tidak Bisa Melupakan Dia yang Sudah Punya Pacar

Pahami ya, move on bukanlah melupakan dia yang membuatmu sedih karena itu akan membuatmu jadi terbebani kewajiban untuk melupakannya. Tidak jarang, alih-alih untuk melupakan dia yang ingin kamu lupakan.

Justru sosok dia akan sering muncul atau makin hadir dalam pikiranmu. Semakin keras kamu berusaha untuk melupakannya, maka semakin keras pula kamu mengingatnya.

Yang harus kamu lakukan adalah menerima segala perasaan yang kamu rasakan bukan berhenti untuk memaksakan diri untuk melupakan. Terimalah semua perasaan sedih, marah, atau kecewa yang kamu rasakan sekarang. Tidak hanya perasaan cinta dan bahagia saja.

Cobalah belajar untuk memaafkan diri sendiri atas segala yang telah terjadi. Memaafkan diri atas keputusan di masa lalu, ini termasuk juga belum bisa merelakan segala yang sudah terjadi.

Memaafkan diri sendiri akan membuat segala hal yang menyakitkan akan memudar pelan-pelan. Ingat ya, agar prosesnya berjalan lancar pahami move on itu proses subjektif bukan objektif.

Setiap orang punya waktu sendiri untuk move on dan melepaskan itu semuanya. Yang harus kamu pahami, selama kamu berusaha untuk melangkah. Percayalah semua pasti akan jadi lebih baik. Kamu berhak untuk memilih jalan hidupmu sendiri jadi lebih baik dan bahagia di masa depan.

Studi kasus lainnya: Aku Sadar Dia Sangat Toxic, Tapi Aku Gak Mau Putus Sama Dia

Curhat “Aku tidak bisa melupakan dia yang sudah punya pacar” yang diposting sudah dapat izin/persetujuan untuk dijadikan contoh kasus. Agar siapa pun yang mengalami masalah serupa bisa belajar dari kisahnya.

Suka dengan postingan berjenis studi kasus ini? Pastikan kamu subscribe agar tidak ketinggalan update dari Melek Cinta yang berfokus 5K’s RelationshipTerima kasih kamu yang sudah membaca sampai selesai. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentarmu apabila masih ada kurang dimengerti. Ingin curhat? Kamu menginginkan solusi lebih profesional dari konselor, silakan ke menu layanan curhat ya.

Follow instagram @ruang cinta seputar single/PDKT, relationship, putus cinta, pranikah, dan self improvement dari remeh-temeh, serius, sampai sensitif. Termasuk isu-isu tabu relationship yang dibahas secara ringan.



Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *