Ada Masalah Hubungan Jangan Buru-buru Minta Putus (Stop Bocil)

blog edukasi cinta - curhat cinta online

Ada masalah hubungan jangan buru-buru minta putus. Tiap masalah yang muncul pasti ada penyelesaiannya. Putus nggak selalu jadi jalan keluar terbaik, kecuali kamu berniat nggak ingin serius berhubungan sama dia.

Untuk dapat insight utuh, baca sampai habis agar kamu nggak gagal paham. Ini cocok buat kamu menginginkan hubungan jangka panjang yang sehat. Cinta yang lovely bermula dari awal hubungan.

Masalah yang muncul dalam hubungan kalian bisa menunjukkan karakter kamu dan dia seperti apa orangnya. Bisa nggak berbicara baik-baik, berdiskusi, dan cari solusi bersama-sama dalam menyelesaikan masalah hubungan.

Seperti apa bijaksana kamu dan dia dalam memilih masalah mana yang perlu diperdebatkan. Gampangnya, cukup dengan pengertian dan sedikit komunikasi saja dari kalian untuk menyelesaikan masalah ini.

Ini juga akan menunjukkan akan jadi seperti apa pola hubungan kalian ke depan. Putus di tengah jalan, putus-nyambung, atau langgeng sampai menikah. Hubungan kalian apakah akan banyak dijumpai luapan emosi atau nggak.

Kamu bisa nggak dengarin pendapatnya dan bisa melihat masalah dari perspektifnya. Ini termasuk dia juga bisa nggak dengerin pendapatmu dan bisa melihat masalah dari perspektifmu. Nggak suka membesarkan masalah, apalagi sampai ngomong kata putus.

Baca juga: Kamu Sering Bertengkar dengan Pacar Karena Beda Love Language

Stop pakai cara “bocil”, tiap ada masalah hubungan jangan buru-buru minta putus. Berikut 8 masalah biasa nggak usah dibesar-besarkan

Ada Masalah Hubungan Jangan Buru-buru Minta Putus (Stop Cara Bocil)

Berbeda pendapat terhadap sesuatu hal

Ingat ya, ini bukan berarti kamu dan dia nggak 100% cocok. Jadi diskusikan perbedaan itu sampai ketemu kesepakatan kalian (kecocokan).

Ada bagian dari kamu nggak selalu bisa dia penuhi

Dia nggak berkewajiban untuk memuaskan/memenuhi segala kebutuhanmu. Hanya kamulah yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebahagiaan dirimu sendiri.

Kesibukan bisa membuat quality hubungan kalian jadi berkurang

Ini menyangkut kedewasaan kamu dan dia dalam melihat rasa tanggung jawab menjalani kehidupan ke depan di dunia nyata. Hidup nggak hanya modal cinta saja.

Nggak usah cemburu berlebihan terhadap lawan jenis

Kamu harus mampu melihat secara objektif benarkah dia memang ada kedekatan sama lawan jenis. Kamu bisa berbicara secara baik-baik sama dia daripada menuduh atau menyalahkannya.

Munculnya rasa bosan dalam hubungan

Ini menyangkut hasil dari cara kamu dan dia membangun dan merawat hubungan kalian. Bisa jadi rasa bosan itu muncul karena dia paling banyak membangun dan merawat hubungan daripada kamu. Ini pentingnya introspeksi diri.

Dia menuntut sesuatu dari kamu dalam hubungannya

Lihat dulu tuntutannya itu masuk akal nggak, berlebihan nggak. Tuntutan hubungan bermaksud apa menyangkut kejelasan atau kepastian atas kelanjutan hubungan kalian ke depan. Jadi, petakan dulu apa tuntutan dia itu.

Dia lama balas chat kamu

Ini masalah sepele nggak usah kamu besar-besarkan. Apa contohnya kamu jadi berprasangka buruk sama dia. Yang ada kamu jadi sering bertengkar sama dia. Belum lagi kamu juga gengsi untuk minta maaf. Ujung-ujungnya hubunganmu tinggal kenangan.

Saat bertengkar sampai beradu emosi

Ketika emosi lagi tinggi-tingginya. Hanya satu pilihan bijak dengan memilih diam dulu sampai tenang itu lebih baik. Saat keadaan emosi/marah mencari jalan keluarnya nggak akan bisa objektif dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Pacar Mulai Menjauh Segera Kamu Lakukan Cara Ini

Hati-hati, tiap ada masalah hubungan dan berselisih pendapat. Dia sering mengancam putus itu termasuk bentuk manipulasi psikologis

Ada Masalah Hubungan Jangan Buru-buru Minta Putus (Stop Cara Bocil)

Jika dia sering mengancam putus bila terjadi selisih pendapat atau beda argumen. Sebenarnya dia lagi menggunakan taktik/siasat/muslihat untuk mengintimidasi perasaanmu biar kamu jadi bersalah.

Perilaku dia bisa dikatakan nggak lagi menghargai kamu maupun hubungan kalian. Yang perlu kamu tau, pasangan yang menghargai hubungan nggak akan pernah menggunakan cara manipulasi psikologis untuk mendapatkan apa yang jadi keinginannya.

Seperti yang dijelaskan oleh University of California Berkeley Health Services, dia lagi berusaha memanipulasi pikiranmu lewat ancaman putus. Yang sebenarnya ancaman putus untuk mengelakkan pendapat dan kekhawatiran kamu yang sesungguhnya itu benar.

Gampangnya, dia lagi mencoba berusaha untuk mengendalikan pikiran dan tindakan kamu. Ini tujuan dia sebenarnya menggunakan taktik ancaman putus untuk mengintimidasi perasaan kamu dalam hubungannya.

Yang sesungguhnya ancaman putus ini nggak pernah terjadi. Setelah ancaman putusnya berhasil memanipulasi pikiranmu. Nggak jarang, dia kembali lemah lembut sama kamu seperti biasanya.

Baca juga: Nggak Baik Langsung Cari Pacar Baru Habis Putus Tunjukin Kamu Orang Egois

Saat ada masalah hubungan jalan keluar terbaiknya adalah bicarakan dan dengarkan. Bukan menang atau kalah, siapa yang salah atau benar

Ada Masalah Hubungan Jangan Buru-buru Minta Putus (Stop Cara Bocil)

Solusi atas masalah hubungan yang terjadi cuma bicarakan dan dengarkan. Bukan menang atau kalah, siapa yang benar atau salah. Hanya masalah sepele membuat hubungan kalian tinggal kenangan karena nggak bisa kontrol emosi.

Bicarakan sampai tuntas

Ini maksudnya biar nggak ada yang mengganjal di hati dan pikiran. Kamu dan dia harus paham dan mengerti apa yang dimaksudkan satu sama lain. Belajarlah berbicara baik-baik, tahan ego, dan berpikir jernih nggak pakai emosi biar masalahnya cepat selesai tanpa beradu mulut.

Jangan minta didengarkan saja

Hanya minta didengarin pasti kamu akan berusaha mempertahankan argumen dan mengulangi perkataanmu berkali-kali agar didengarin dia. Stop pakai cara egois yang kekanakan seperti itu.

Kamu harus belajar kontrol diri, seperti mengendalikan emosimu, berhenti berbicara sebentar untuk memberikan dia kesempatan berbicara/menjelaskan. Gampangnya, kamu bisa dengarin pendapat/keluhan dia dari sudut pandangnya.

Ini bukan pertandingan siapa yang menang atau kalah

Kalau kamu masih punya pikiran siapa yang menang dan kalah. Ujung-ujungnya perdebatan sering dijumpai kamu cenderung ingin diakui pendapatmu. Cara itu seperti kamu memaksakan kehendakmu dan berfokus siapa pihak paling benar.

Untuk memiliki hubungan sehat berawal dari belajar menemukan solusi win-win solution. Kalian berkompromi bukan berfokus menyalahkan, atau mengkambinghitamkan siapa pihak paling benar dan salah.

Baca juga: Hukuman Buat Pacar yang Melanggar Aturan, Pahami Sifat Hukumannya

Kesimpulan ada masalah hubungan jangan buru-buru minta putus. Nggak usah lagi pakai cara bocil

Ada Masalah Hubungan Jangan Buru-buru Minta Putus (Stop Cara Bocil)

Selain cara yang sudah dijelaskan di atas. Hal utama untuk menyelesaikan masalah hubungan yang muncul adalah selesaikan apa yang perlu diselesaikan saat ini. Nggak usah sampai bawa-bawa masalah yang dulu sudah selesai.

Cara ini untuk menghemat waktu, tenaga dan pikiran kalian biar nggak timbul perdebatan semakin panas. Selain itu, ini juga memberikan waktu untuk hati dan pikiran kalian agar dapat berpikir jernih dan menahan ego.

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Suka postingan ini? Kamu bisa sharing ke teman-temanmu supaya mereka dapat value yang sama. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Pantau terus channel Youtube Cinta Merem Melek, Instagram @ruang cinta, dan Facebook @cintasejatiportal buat insight menarik seputar hubungan cinta cowok cewek, pranikah, dan masih banyak lagi.

Tinggalkan komentarmu bila masih ada kurang dimengerti, atau kamu punya pengalaman yang sama bisa berbagi. Bisa jadi kita semua bisa belajar dari pengalamanmu.

Yang ingin curhat menginginkan solusi profesional dari konselor bisa langsung ke curhat konselor. Pastikan kamu subscribe mingguan hubungan romantis ya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.