Cerita Pendek Cinta

Tuhan Maha Tahu Membuatku Bersabar

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Tuhan Maha Tahu Membuatku Bersabar
Ilustrasi acak tentang Tuhan Maha Tahu Membuatku Bersabar (sumber: Pixabay.com)

Kelas 3 SMA adalah waktu yang padat dan sibuk karena kami sibuk mempersiapkan masa depan, ujian nasional, ujian sekolah, ujian praktik dan ujian masuk perguruan tinggi negeri. aku sebut saja glade, bersekolah di salah satu sekolah favorit di kotaku. semua teman-temanku di sini adalah pesaing-pesaing yang hebat-hebat karena itu aku tidak mau kalah dengan mereka.

aku belajar dengan bahkan lebih tekun banyak membuang waktuku untuk pergi ke perpustakaan, mengikuti beberapa les dan bila ada waktu luang aku gunakan menghabiskan di toko buku. aku sibuk mencari universitas terbaik dan mendaftar di banyak perguruan tinggi mulai dari swasta, luar negeri yang menawarkan beasiswa hingga sekolah lanjutan yang memberikan ikatan dinas.

tapi bagaimanapun aku ingin selalu mengidam-idam memakai jas almamater universitas negeri. kebiasaan di sekolahku khususnya anak kelas 3 selalu mengadakan rekreasi perpisahan di akhir tahun ajaran setelah masing-masing diterima di perguruan tinggi itulah yang sedang kebanyakan kami bahas. kelas begitu ramai dengan segudang pertanyaan dan pendapat tentang perpisahan akhir kami.

ketua kelasku terlalu jenuh untuk memimpin diskusi yang tidak menemukan titik tengahnya. aku diam saja ke mana pun aku setuju asalkan kebersamaan dinomorsatukan. lantas tanpa terduga muncul ide dibenakku lalu aku mengacungkan tangan dan menjelaskan kepada teman-teman, ada diantara mereka menimbang-nimbang, antara iya dan tidak. ada beberapa anak mendengus tidak setuju tapi aku terus menyakinkan mereka bahwa wisata kali ini benar-benar beda dan tak terlupakan.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

beberapa menit kemudian seluruh kelas sepakat dengan ideku dan kami akan mengunjungi beberapa universitas negeri di tempat kita yang memiliki kualitas terbaik. dan anehnya aku terpilih sebagai ketua panitia aku pun senang sekali mendapat kepercayaan dari mereka untuk menjadi ketua acara kami yang terakhir di sekolah.

kemudian hari itu tiba ujian nasional, ujian sekolah, ujian praktik sampai ujian masuk perguruan tinggi negeri. pengumuman demi pengumuman bermunculan, aku senang karena lulus dengan nilai membanggakan. aku merasa hebat, menang sampai lupa diri. tapi suatu saat ada pengumuman hasil tes masuk perguruan tinggi negeri aku dinyatakan tidak diterima.

aku begitu terpukul dan tidak terima dengan keadaan ini sementara teman-temanku diterima di perguruan tinggi negeri, aku merasa minder bergaul dengan mereka dan aku semakin terpuruk atas kesalahanku sndiri. aku malas sekali berbicara segala sesuatu tentang universitas lebih baik aku memilih pergi atau mengalihkan topik berbicara ketika teman-temanku berbicara mengenai universitas mereka.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

aku melupakan sesuatu sebagai tugasku kalau aku masih bertanggungjawab sebagai ketua pelaksana tur ke universitas negeri. aku menyesal memberikan ide itu andai dulu tidak menerima tanggungjawab sebagai ketua panitia aku pasti tidak akan ikut dan aku tidak ingin sakit hati dengan mengunjungi universitas negeri yang menyatakan tidak diterima.

sista n boy sekarang sedang membaca artikel cinta sejati dipersembahkan untuk pribadi-pribadi yang penuh dengan cinta.

aku bingung harus bagaimana menerima semua ini dan bagaimana aku bersikap. haruskah aku egois dengan mengundurkan diri sebagai ketua pelaksana tur ini? atau aku harus berkorban perasaan demi teman-temanku? aku terjebak dengan situasi akibat ideku hingga aku memutuskan untuk bersikap profesional. urusan perasaanku tidak ada hubungannya dengan amanat yang kini aku emban.

pada hari yang ditentukan kami berkunjung ke tempat dua universitas negeri yang populer di daerahku dalam dua hari. selama dua hari itu aku menahan sakit hati saat teman-temanku berbicara karena universitas yang kami kunjungi adalah kampusnya mereka nanti. aku hanya menangis dalam hati banyak diam membisu hingga pada hari kedua semuanya berakhir. aku merasa lega karena sudah menyelesaikan tugasku.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

aku pulang ke rumah setelah selesai tur itu dengan hati bangga karena aku sudah bisa menghadapi masalahku dengan dewasa. beberapa hari kemudian setelah acara tur tersebut aku menerima sebuah surat, di surat itu tertulis dari Australian National University di Australia salah satu 30 universitas terbaik di Negara Australia.

aku memang pernah mengirimkan dan mendaftarkan beasiswa disana tapi aku benar-benar lupa. segera cepat-cepat aku menyobek surat itu dan membaca alangkah terkejutnya bahwa aku dinyatakan diterima dengan beasiswa penuh dan biaya hidup juga ditanggung Pemerintah Australia. aku lompat kegirangan lalu menangis terharu bahwa Tuhan memang Maha Tahu selalu tahu yang terbaik untukku dan membuatku belajar bersabar.

Dear sista n boy, terima kasih telah meluangkan waktu sejenak untuk berkunjung dan membaca mutiara cinta sejati, bagaimana menurut sista n boy setelah membaca artikel ini? Jadi kabari saya, Terima kasih.




ARTIKEL LAINNYA

2 balasan untuk artikel ini

  1. di balik sesuatu kejadian walopun itu tdk mengenakkan , pasti ada rahasia Allah yg sudah di persiapkan untuk kita …..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge