Kenali Pola Cinta

Tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya
Ilustrasi acak tentang Tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya (sumber: Pixabay.com)

Tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya dengan menekankan komitmennya untuk terus-menerus belajar dalam membangun, mengembangkan dan merawat hubungan cintanya, tanpa adanya komitmen tersebut bagaimana mungkin hubungan cinta bisa penuh dengan keromantisan dan kemesraan di dalamnya akan berjalan lancar.

Komitmen cinta sangat berperan penting dalam peningkatan kualitas hubungannya ke depan, orang yang bersedia menjalani hubungan cinta di dalamnya adalah aktor pembelajaran bagi dirinya yang memiliki tanggung jawab dalam memegang dan menjaga suatu mandat untuk mengembangkan dan merawat kualitas hubungan cintanya semakin lama semakin matang.

Tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya berkomitmen secara nyata dengan bertanggung jawab untuk memperdalam ketajaman mengenai kepekaan hubungannya

Orang yang menjalani hubungan cinta di dalamnya juga memikul beban untuk menentukan bagaimana kelanjutan hubungan cintanya, istilahnya mau dibawa ke mana arah hubungannya itu semua tergantung dari masing-masing pasangan bagaimana menjalaninya, apakah memilih penuh dengan keegoisan atau memilih penuh dengan kedewasaan di dalamnya.

Masalah yang timbul dalam eksistensi sebuah hubungan cinta terletak pada pengembangan eksperimen dari logika olah pikir dan olah rasa, apabila salah satu pasangan tidak memiliki persamaan ataupun keselarasan visi misinya, pasangan tersebut akan selalu mengaitkan dengan pemenuhan kesejahteraan dirinya sendiri daripada memuliakan martabat hubungan cintanya.

Baca juga:  Lima Alasan Inilah Membuat Cowok Belum Siap Menikah

pemenuhan kesejahteraan dirinya sendiri: orangnya berperilaku egois dengan menuntut kekasihnya agar mengerti, memahami dan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dirinya saja, namun dirinya menolak secara sepihak dengan tidak peduli atas pemenuhan kebutuhan kekasihnya.

Tak heran hasrat tersebut bisa menimbulkan beban psikososial dari kekasihnya merasa dirinya tidak dianggap atau tidak dihargai lagi oleh pasangannya secara utuh, hal tersebut bisa memunculkan suatu reaksi seperti pelan-pelan mulai tidak fokus dalam mengembangkan dan merawat kualitas hubungan cintanya semakin lama semakin tidak nyaman.

Beban psikososial tersebut akan dirasakan oleh kekasihnya tak ubahnya seperti sebuah boneka atau robot yang bisa dikendalikan langsung oleh pasangannya, istilahnya dirinya harus bisa memenuhi segala macam tuntutan kebutuhan yang diminta oleh pasangannya dengan mengatasnamakan cinta sebagai alasan pembenarannya buat memperlancarkan jalan mencapai tujuannya.

Misalnya meminta setiap bulan sejumlah uang tertentu dengan alasan pengelolaan uang sebelum menikah agar tidak kaget nanti setelah menikah, padahal semua itu untuk memuaskan hasrat kebutuhannya saja, atau meminta dan mengajak melakukan hubungan badan di luar nikah dengan cara rayuan halus dalam bentuk berjanji menikahi dirinya sebagai bukti tanggung jawabnya.

Kalau menjalani hubungan cinta di dalamnya hanya ada pemanfaatan, penyesatan dan tipu daya mengatasnamakan cinta maka hubungan penuh keromantisan dan kemesraan tidak akan pernah terjadi di dalam hubungan cinta ke depannya, kenapa?

Baca juga:  Kamu Merasakan Dilema Pacaran Bertahun-tahun

Cinta adalah sesuatu hal yang baik, suci, bersahaja, berani bertanggung jawab, ketekunan dalam menanamkan dan menguatkan nilai-nilai budi pekerti, keunggulan penguasaan suatu ilmu keikhlasan dan kesabaran dalam belajar mengerti dan memahami satu sama lainnya.

Semua hal tersebut akan melahirkan suatu hubungan cinta yang penuh dengan kejujuran, keterbukaan, keteladanan, terjadinya komunikasi dua arah satu sama lainnya, dukungan secara nyata ketika hubungannya tertimpa suatu masalah dengan tidak meninggalkan pasangannya seorang diri, menekan rasa ego maupun egoisnya dengan mengedepankan kepentingan bersama daripada kepentingan sendiri.

Muaranya menjalani hubungan cinta dengan menanyakan bagaimana arah kejelasan dan kepastian atas kelanjutan hubungannya ke depan sebagai legitimasi sosial di dalam kehidupan, istilahnya orang yang menjalani hubungan cintanya bersama sang kekasih apalagi sudah berjalan cukup lama, suatu waktu pasangannya akan menanyakan kepada kekasihnya, “berapa lama saya harus menunggu kepastian hubungannya ke depan (menikah)”.

Seseorang berani dan bersedia menjalani hubungan cinta dengan orang lain berarti harus siap dengan bentuk dan pola pertanyaan seperti itu, terutama bagi mereka yang sudah berjalan cukup lama dalam menjalin hubungannya.

Jangan sampai kita mempermainkan cinta dengan memiliki gaya hidup yang lalai akan tanggung jawabnya untuk memperdalam ketajaman mengenai kepekaan hubungannya, istilahnya meningkatkan kualitas cintanya melalui pola kerja sama dan proses kreatif dalam mengembangkan dan merawat hubungannya bersama sang kekasih.

Baca juga:  Lima Tanda Kamu Menjalani Hubungan Tidak Sehat

Jadi tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya adalah bekerja keras dalam upaya membangkitkan minat dan semangat yang tinggi dengan aneka metodologi pembelajaran agar hubungannya menjadi tidak membosankan ataupun melelahkan, keberhasilan suatu hubungan cinta tidak dapat dilihat oleh mata yang fana dan pikiran yang sempit.

Namun bisa dilihat dan dirasakan oleh mata batin dan pikiran terbuka yang tercermin dari rasa bersyukur dan menghargai perjuangan maupun pengorbanan kekasihnya dalam menyenangkan dan membahagiakan pasangannya sebagai kesadaran organik dan kecerdasan spiritual, baca juga bagaimana menemukan cinta sejati yang tepat dan seksi.

Kesimpulan tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya:

Berkomitmen secara nyata untuk terus-menerus belajar dalam membangun, mengembangkan, menjaga dan merawat hubungan cintanya sangat berperan penting dalam peningkatan kualitas hubungannya ke depan, caranya dengan menekankan rasa tanggung jawab dalam memegang dan menjaga suatu mandat untuk menentukan bagaimana kelanjutan hubungan cintanya, apakah penuh dengan keegoisan atau kedewasaan.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca tips meningkatkan kualitas cinta agar awet hubungannya, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge