Kenali Pola Cinta

Terapkan reward dan punishment kepada pacar

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Terapkan reward dan punishment kepada pacar
Ilustrasi acak tentang Terapkan reward dan punishment kepada pacar (sumber: Pixabay.com)

Terapkan reward dan punishment kepada pacar untuk mengingatkan kembali niat dan tujuan awalnya ketika dirinya bersedia menjalin hubungan cinta bersama kita, terutama bagi kita yang hubungannya sudah berjalan cukup lama atau kata lainnya bagaimana arah kelanjutan hubungannya ke depan seperti apa.

Seorang kekasih yang sudah bersedia menemani dan bertahan bersama dengan kita, apalagi hubungannya sudah berjalan tiga tahun lebih pasti salah satunya akan berbicara mengenai komitmen hubungannya ke depan mau dibawa ke mana, sang kekasih mengatakan hal tersebut adalah suatu kewajaran yang menyangkut kenyamanan dan keamanan kebutuhan perasaannya.

Kenapa bisa begitu? disebabkan adanya kebiasaan dari masing-masing pasangan dalam menjalani kehidupan hubungan cintanya sudah paham satu sama lainnya dan pola hubungannya mau seperti apa bentuknya sudah terbentuk, istilahnya selama masa proses pengenalan tersebut keduanya sudah saling mengenal, mengetahui dan memahami seperti apa visi misi kekasihnya.

Terapkan reward dan punishment kepada pacar sebagai stimulus untuk diingatkan kembali komitmen awalnya agar mampu memahami apa harapan yang diinginkan dari kedua pasangan

Pemberian reward dan punishment merupakan stimulus untuk memunculkan respons dengan diikuti konsekuensi bisa berupa pujian ataupun hukuman, namun pemberian tersebut harus konsisten sepanjang menjalani hubungan cinta bersama dirinya. Tekankan komitmen yang sudah dibuat untuk diingatkan kembali agar kita maupun sang kekasih mampu memahami nilai-nilai yang diinginkan oleh keduanya (harapan).

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cewek yang Sudah Siap Menikah

Jangan sampai kita atau sang kekasih jadi melupakan komitmen tersebut, dikhawatirkan lama-lama hubungan cinta yang dijalaninya akan kehilangan arah dan tersesat di tengah jalan akibat lupa dari tujuan yang sebenarnya, tak heran hubungannya akan berubah penuh dengan keegoisan dan ketidakdewasaan di dalamnya.

Komitmen yang dibuat di awal hubungannya untuk disegarkan kembali buat dijadikan role modelnya dalam membangun dan mengembangkan hubungan cintanya agar tercipta keromantisan dan kemesraan di dalamnya, maka pemberian reward dan punishment harus efektif dengan mengedepankan makna yang disepakati oleh kedua pasangan.

Misalnya pujian adalah reward bisa diberikan kepada sang kekasih apabila respons yang diberikan sesuai dengan apa yang dia ucapkan atau janjikan dulu di awal hubungannya (komitmennya), reward tersebut sebagai sarana penguatan lahir maupun batin dalam menjalani hubungannya atas penghargaannya kita terhadap sang kekasih.

Istilahnya kita bisa menghargai perjuangan dan pengorbanannya yang telah dilakukan oleh sang kekasih untuk menyenangkan dan membahagiakan kita, misalnya menemani dan memberikan support kepada dirinya ketika berada di posisi bawah, atau menjaga dan memegang kesetiaannya sudah menemani kita sejak lama.

Sedangkan punishment adalah hukuman bisa diberikan kepada sang kekasih apabila ada perilakunya yang kurang baik agar tidak dilakukan lagi terutama perilakunya yang bisa mengancam atau merusak hubungannya ke depan tanpa sadar dirinya melakukannya.

Baca juga:  Menafsir Arti Mimpi Diputusin Pacar yang Masih Misteri

Seperti berselingkuh, mau menang sendiri, selalu menuntut untuk dituruti keinginannnya, egois memikirkan kepentingannya sendiri tanpa memikirkan kepentingan kekasihnya ataupun hubungannya, mengulur waktu terlalu lama untuk berkomitmen serius, atau membatasi aktivitas keseharian kita secara berlebihan.

Pemberian punishment kepada sang kekasih patut diperhatikan, kita harus bijak dalam memberikannya tidak boleh berlebihan dan menyakiti kondisi fisk maupun mentalnya. Jangan sampai setelah kita memberikan punishment justru sang kekasih akan menjadi ilfil sama kita atau kehilangan semangat hidupnya karena rasa percaya dirinya menurun.

Sebaiknya pemberikan punishment diawali dengan peringatan dulu dengan menggunakan bahasa yang baik, halus dan sopan, jangan langsung dengan memberikan kata-kata yang menyakitkan perasaan sang kekasih. Namun apabila sang kekasih tidak ada perubahan masih tetap seperti itu, setelah tiga kali peringatan berturut-turut maka kita bisa menggunakan kata-kata yang tegas, jelas dan sopan bukan dengan kata-kata yang keras.

Cara tersebut lebih baik dan ampun dibandingkan dengan memberikan teguran secara langsung kepada sang kekasih karena kita tidak terlalu banyak untuk mengeluarkan energi atau tenaga secara berlebihan dan sang kekasih bisa memahami apa maksudnya kita dengan tepat, apalagi cara ini untuk menghindari terjadi pertengkaran adanya miskomunikasi akibat salah persepsi di antara keduanya.

Hindari juga pemberikan punishment kepada sang kekasih yang efeknya bisa membuatnya memunculkan adanya trauma psikologis berkepanjangan seperti melakukan kekerasan fisik walaupun luka di tubuh bisa hilang tapi dampak psikologisnya membuat sang kekasih jadi trauma, jangan pernah membanding-bandingkan sang kekasih dengan mantan itu salah satu bentuk keegoisan dan perlakuan tidak adil tetapi hargailah diri sang kekasih sebagai individu secara utuh.

Baca juga:  Inilah Jawabannya Laki-laki Sulit Mengekspresikan Emosinya

Termasuk juga jangan memberikannya label atau ungkapan yang tidak menyenangkan atau kasar kepada sang kekasih apabila ekspektasinya tidak sesuai dengan harapan kita, nanti label tersebut bisa membekas dalam dirinya dikhawatirkan sang kekasih malah termotivasi untuk bertindak berdasarkan label tersebut ataupun balas dendam lantaran label tersebut.

Kesimpulan terapkan reward dan punishment kepada pacar:

Tujuannya sebagai stimulus untuk memunculkan respons dengan diikuti konsekuensi bisa berupa pujian atau hukuman, caranya bisa menekankan kembali komitmen yang sudah dibuat di awal hubungan cintanya untuk disegarkan atau diingatkan kembali agar mampu memahami harapan yang diinginkan dari keduanya. Apabila kita melupakan komitmen dikhawatirkan hubungannya akan kehilangan arah, lama-lama bisa berubah jadi egois dan tidak sehat hubungan cintanya.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca terapkan reward dan punishment kepada pacar, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada komentar lain atau ingin bertanya sahabat?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge