Kenali Pola Cinta

Siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh
Ilustrasi acak tentang Siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh (sumber: Pixabay.com)

Kita harus siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh dan semua itu tidak bisa instan, apalagi menjalani hubungan jarak jauh yang harus dipersiapkan pada awalnya adalah waktu, usia, tenaga, komunikasi dan kepercayaan setelah itu 6 hal lainnya akan mengikuti karena pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh sedikit berbeda proses adaptasinya dibandingkan hubungan satu kota.

Perbedaannya terletak pada lingkungan hubungan cintanya seperti menyesuaikan diri dengan pola yang baru membutuhkan waktu paling cepat sekitar tiga bulan dan paling lama sekitar enam bulan, pola komunikasinya belum terbentuk pada awal hubungannya sehingga membutuhkan waktu sampai tiga bulan untuk mengenalnya.

Intens dalam memberikan kepercayaan, perhatian dan komunikasi secara jujur dan terbuka tiap waktunya, kesepakatan untuk mengunjungi pacarnya ke kotanya tiap beberapa bulan sampai kesepakatan dalam menghadapi culture shock apabila ditempa sebuah masalah.

Siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh sebagai pembekalannya agar proses adaptasinya dengan lingkungan hubungan cintanya yang baru bisa berjalan lancar dan kompak:

1. Membangun dan mengembangkan pola komunikasi yang baru.
Menjalani hubungan jarak jauh berarti pola komunikasinya harus diubah sesuai dengan kesepakatan bersama agar keduanya sama-sama merasa nyaman dan tidak ada merasa paling diutamakan untuk didengarkan maupun diperhatikan, misalnya jarang menghubungi karena pacarnya tidak pernah memberikan kabar duluan itu bukan pola komunikasi yang baik.

Kesepakatan dalam membentuk dan membangun pola komunikasi yang baru, berkaitan erat dengan lingkungan aktivitas hubungan cintanya yang baru pula (menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial dan kehidupan cintanya). Tanpa adanya kesepakatan tersebut sering dijumpai akan ditemui miskomunikasi, misalnya pacarnya jarang menghubungi tiga hari sampai seminggu bukan berarti pacar mengabaikan kita.

Kesepakatan pola komunikasi menyangkut kultur atau kebiasaan dari masing-masing pasangan, bagaimana caranya kita dan si dia untuk sama-sama nyaman dalam berkomunikasi. Kebiasaan apa saja yang akan diterapkan dalam hubungan cintanya, apakah ada waktu khusus untuk mengobrol atau saling mengabari setiap harinya.

2. Membangun dan memberikan kepercayaan satu sama lainnya.
Menjalani hubungan jarak jauh berarti dibutuhkan kepercayaan, caranya dengan memberikan komitmen yang kuat kepada pacar agar dirinya yakin dan percaya bahwa kita yang ada di beda kota tidak melakukan perbuatan yang aneh-aneh, misalnya berselingkuh atau lagi dekat dengan seseorang.

Baca juga:  Lima Alasan Inilah Membuat Cowok Belum Siap Menikah

Pentingnya memberikan dan menanamkan rasa kepercayaan kepada pasangan sejak di awal hubungan cintanya bisa membangun rasa percaya dirinya agar tidak menjadi paranoid terhadap pacarnya, bahwa kita yang ada di beda kota mampu menjaga dan memegang komitmen hubungan cintanya bersama dirinya.

Kalau kita tidak bersikap dewasa yang cenderung obsesif ada keinginan untuk mengontrol pacar kita melalui pertanyaan-pertanyaan secara mendetail seputar apa yang dilakukannya tiap waktu, hal ini menandakan kita belum masih percaya sama pacar kita secara tidak langsung kita akan mengatur apa pun aktivitas kehidupannya, padahal kita masih orang luar di dalam kehidupannya dan masih belum memiliki status keterikatan yang jelas (menikah).

Disarankan untuk membangun tingkat kepercayaan yang baik kepada pacar seperti menanyakan secara detail seputar kehidupannya maka lakukanlah kesepakatan bersama melalui komitmen hubungannya dan lakukanlah secara langsung atau bertatap muka, hindari lewat telepon atau aplikasi chat untuk meminimalkan kesalahpahaman yang terjadi.

3. Perhatikan usia kita dalam menjalani hubungan jarak jauh.
Menjalani hubungan jarak jauh tidak hanya butuh cinta, kepercayaan dan komitmen yang kuat melainkan juga usia dari masing-masing pasangan dalam menjalani hubungan ini. Kenapa usia juga menjadi pertimbangan? usia menyangkut logika pola pikir dan pola kedewasaan seseorang dalam bertindak atau bersikap dalam menjalani hubungan cintanya ke depan, terutama dalam menghadapi permasalahan yang muncul.

Usia yang tepat untuk menjalani hubungan jarak jauh adalah usia setelah 18 tahun bukan di bawah 17 tahun karena pengaruh yang kuat dari orang yang kita sukai berasal dari beda kota bisa mempengaruhi kita tidak bisa berpikir jernih dan matang dalam bersikap “terlalu cinta dan sayang”, apalagi kita mengenalnya lewat dunia maya seperti BBM, line, WA atau sosial media tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca juga:  Pacar Minta Break Tandanya Ia Suka Lari dari Masalah

Kenapa tidak bisa dipertanggungjawabkan? kita tidak bisa mengetahui secara jelas dimanakah alamat rumahnya, tempat sekolah atau kuliahnya, siapakah orang tuanya, bagaimana lingkungan pergaulannya dan kebiasaannya selama ini. Apalagi citra diri “image” orang di dunia maya bisa dibentuk semaunya sendiri sesuai apa yang diinginkannya atau sesuai dengan target orang yang diincarnya.

Misalnya kenalan di facebook atau BBM janjinya akan dinikahi tetapi mengajak hubungan badan di luar nikah terlebih dulu, ketika diminta pertanggungjawaban ujung-ujungnya dibunuh, atau mengajak ketemuan untuk dirampas harta yang dimiliki oleh korban agar tidak ketahuan ujung-ujungnya korban dibunuh.

4. Berani bersikap tegas apabila visi misi yang dimilikinya berbeda dengan kita.
Menjalani hubungan jarak jauh diperlukan tidak sedikit waktu, pikiran, tenaga, usia dan biaya yang dikeluarkan, jadi diperlukan visi misi yang dimiliki oleh pacar kita. Untuk apa dirinya menjalani hubungan cinta, apakah serius untuk berkomitmen atau sekedar bersenang-senang belaka.

Adakah bukti nyata yang mendukung niat dan tujuannya tersebut, kalau dirinya memang ingin serius untuk berkomitmen bahwa dirinya tidak main-main maka kita harus belajar bersikap tegas terutama sudah menjalani hubungan cukup lama dan janjinya si dia ingin serius dengan kita (menikah), jadi tidak ada salahnya kita menanyakan kepadanya arah kelanjutan hubungannya yang kita jalani saat ini.

Tujuan kita berani bersikap tegas agar kita tidak gampang luluh atas sikapnya yang selalu mengumbar keromantisan dan kemesraan, apalagi kita bersikap tegas untuk memberikan pengertian dan pemahaman kepada pacar apa yang kita inginkan dalam hubungan cintannya ke depan. Kalau kita tidak bisa bersikap tegas dan takut menanyakan, maka kita akan jadi orang yang tidak memiliki pendirian yang kuat.

5. Kenali seperti apa lingkungan yang baru dalam hubungan cintanya.
Menjalani hubungan jarak jauh diperlukan bagaimana caranya ketika mengalami culture shock dalam hubungan cintanya, bahwa kita dan si dia berasal dari beda kota dan berbeda pula kebiasaan antara kota yang satu dengan kota lainnya, termasuk juga berbeda pula kebiasaan yang dianut oleh keluarganya.

Baca juga:  Kenali Ragam Bentuk Tindakan Melukai dalam Pacaran

Kita dan si dia harus mempelajari untuk menemukan jalan keluar terbaiknya apabila terjadi culture shock (ditempa masalah), kesepakatan apa yang diperoleh dan dihasilkan apabila terjadi sebuah masalah dalam hubungan cintanya. Konsep tersebut bisa membuat masing-masing pasangan tidak akan bingung dalam menghadapi masalah yang datang dan bisa berpikir jernih apa yang harus dilakukan oleh keduanya.

6. Apabila memang harus berpisah apa yang harus kita lakukan.
Menjalani hubungan jarak jauh wajib kita butuhkan adalah kesiapan mental apabila ternyata kita atau si dia ingin berpisah karena adanya perbedaan dalam menentukan jalan hidupnya, apabila ingin pisah jangan pernah tiba-tiba menghindar seperti sulit untuk dihubungi lagi, putus sepihak tanpa ada alasan yang jelas, mengatakan sudah tidak cocok lagi atau beda prinsip tetapi berselingkuh di belakangnya.

Cara terbaiknya katakan langsung sejujurnya dan terbuka apa yang kita rasakan untuk disampaikan kepada pacar kita, apa yang membuat kita ingin putus darinya dan lakukan hal tersebut dengan tatap muka bukan lewat sms, telepon atau aplikasi chat sebagai bentuk menghargai dirinya.

Kesimpulan siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh:

Empat hal wajib yang perlu dipersiapkan adalah waktu, usia, tenaga, komunikasi dan kepercayaan. Menjalani hubungan jarak jauh proses adaptasinya sedikit berbeda dibandingkan hubungan satu kota yang terletak pada lingkungan hubungan cintanya dan culture shock. Bahwa kita dan si dia berasal dari beda kota dan berbeda pula kebiasaan antara kota satu dengan kota lainnya, jadi diperlukan pembekalan agar proses adaptasinya bisa lancar seperti menyesuaikan diri dengan pola yang baru lewat jalan berkomunikasi secara jujur dan terbuka.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca siapkan 6 hal ini ketika menjalani hubungan jarak jauh, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge