Kenali Pola Cinta

romantis cinta menikah part 2

romantis cinta menikah part 2

percayalah menikah itu untuk tujuan yang baik dan dimulai dengan cara yang baik pula. untuk memperoleh pasangan yang baik harus ditemui ditempat yang baik dengan cara yang benar pula bukan dengan cara merebut pacar, suami atau istri orang dengan maksud menguasai romantis cinta itu bukan cara yang benar karena cara dan tempat yang salah tidak akan bermuara menjadi hubungan yang baik dan benar.

jika seseorang menikah berpegang teguh pada makna dan tujuan dari nikah, yaitu salah satu jalan paling mulia untuk pemenuhan kebutuhan atas mitra hidup untuk memutuskan berkomitmen yang disepakati oleh pasangan secara bersama-sama dan total.

romantis cinta menikah dari komitmen itu timbul tugas dan tanggungjawab yang sama untuk membina hubungan

agar selalu harmonis dan bahagia lahir batin sepanjang hidupnya dengan sikap saling menghargai, mempercayai, romantis, passion, kesetiaan, menjaga dan memelihara komitmen seumur hidup hingga kematian menjemputnya maka pernikahannya akan menjadi langgeng dan harmonis.

menikah adalah keputusan besar tidak bisa dibuat main-main karena memiliki tanggungjawab besar baik di hadapan Tuhan, orangtua, mertua dan kedua pasangan akan menjalani sisa hidup bersama yang dipilihnya.

Baca juga:  Lima Tanda Kamu Menjalani Hubungan Tidak Sehat

pasangan suami istri itu seperti cermin kirimu adalah kananmu dan kananmu adalah kirimu sebagai pasangan harus melengkapi dengan melihat kekurangan bukan sebagai tidak kecocokan tapi lebih sebagai bagian untuk diisi.

menikah itu menyatukan dua orang yang berbeda yang masing-masing memiliki hati dan otak yang tidak sama juga dibesarkan dengan cara berbeda mengalami hidup dengan cara tidak sama sehingga menikah itu sebagai batas toleransi dan ambang penerimaan seseorang dengan tenggang rasa yang berjalan ke satu arah dan satu tujuan

menikah bukan tujuan akhir dari hidup melainkan suatu babak baru setelah bulan madu ketika sudah masuk ke rutinitas dalam kehidupan pasangan yang membutuhkan komitmen didalamnya seperti :
– menjalani hidup baik dalam keadaan susah dan senang
– memahami kepribadian pasangan yang sesungguhnya
– mengurusi dan merawat pasangan lahir batin
– mencari jalan keluar bila ada masalah yang datang
– saling membahagiakan satu sama lainnya
– berkompromi dengan pasangan jika memiliki perbedaan prinsip hidup
– mampu mengelola keuangan agar mampu memenuhi kebutuhan pokok

menikah bukan tujuan akhir dari hidup melainkan excitement dalam menjalaninya dengan senang karena pasanganmu telah bersedia bersamamu dan mengetahui semua tanggungjawabnya sebagai seorang suami dan seorang ayah, seorang istri dan seorang ibu. bukankah tujuan menikah untuk mendapatkan kebahagiaan.

Baca juga:  Gaya pacaran berpengaruh terhadap kelanggengan hubungan

dalam menikah yang paling penting adalah komunikasi untuk menghadirkan cinta pasangan dengan mengairahkan dan menciptakan kembali romantisme didalamnya. komunikasi itu penting untuk menjaga romantisme sehingga menjadikan pasangan adalah prioritas utama.

komunikasi sederhana bisa berupa menyempatkan meluangkan waktu berdua di pagi hari sebelum berangkat kerja dengan sekedar mengucapkan “aku cinta kamu” sambil cium kening atau bibir. komunikasi romantisme bisa dilakukan di malam hari sebelum tidur dengan menyempatkan ngobrol berdua sambil minum segelas susu coklat hangat.

seiring dengan bertambahnya usia pernikahan untuk menciptakan dan membangun kembali hubungan pasangan makin tambah mesra jadikan komunikasi sebagai bulan madu kedua dan tidak perlu mengeluarkan biaya banyak cukup dengan rileks dan santai seperti ketika sedang mengobrol bisikan kata mesra kepada pasangan, pergi keluar berdua untuk makan malam ditempat yang romantis dan mengubah kamar sesuai selera pasangan untuk membangkitkan hasrat bercinta.

komunikasi disini untuk menciptakan suasana rileks penuh dengan kebersamaan dan romantisme pasangan sehingga tercipta relasi yang lebih solid dan kuat juga menjaga kualitas hubungan pasangan suami istri tersebut karena dengan komunikasi akhirnya memperkuat komitmen dalam pernikahan menjadi langgeng dan harmonis.

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cowok Serius yang Siap Menikahimu

komunikasi dan komitmen adalah kesadaran dan kemauan kuat dari dalam diri pasangan suami istri sehingga dari komunikasi dan komitmen itu timbul tipe kepribadian keluarga yang bahagia dan harmonis didalamnya seperti :

kemampuan mendengarkan
pasangan suami istri semakin kuat bila suaminya memiliki kemampuan mendengarkan melalui hati dan logikanya ketika istrinya mengungkapkan pikirannya.

memahami dan menangkap pesan cinta
untuk mengetahui seberapa besar cinta pasangan suami istri ketika mereka mampu menangkap pesan dari bahasa cinta pasangannya dan membalasnya sesuai cara pasangan dalam menafsirkan cintanya.

artikel romantis cinta menikah part 3 akan membahas mengenai kelanjutan dari komunikasi dan komitmen menikah serta manfaat dari menikah membuat pasangan menjadi lebih sehat dan panjang umur

terima kasih kamu sudah memberikan waktu luangmu untuk sejenak berkunjung dan membaca romantis cinta menikah part 2 di website kisah cinta sejati dosis tinggi. artikel ini dipersembahkan untuk pribadi-pribadi yang penuh dengan cinta bila kamu punya komentar lain kami tunggu? jangan lupa baca juga artikel yang berhubungan romantis cinta menikah part 1.




ARTIKEL LAINNYA

2 Comments

  1. belum nikah jadi blm tau rasanya nikah tp kyknya bahagia ug

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge