Kenali Pola Cinta

Relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan

Relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan

Kenapa adanya relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan karena kita dan pacar menjalani hubungannya ada kepastian dan kejelasan ke depannya untuk apa menjalin hubungan cinta, kita dan pacar tidak asal-asalan (main-main) dengan berlarut-larut dalam ikatan pacaran atau pakai acara putus nyambung.

Bingung dengan maksudnya relationship goals? sesuatu yang ingin kita dan pacar capai di dalam hubungannya ke depan “masa depan hubungannya”, misalnya menabung untuk menikah, menyelesaikan dulu ikatan dinas atau kontrak kerjanya setelah itu menikah atau sebagainya.

Love life orang tua bisa dijadikan inspirasi relationship goals yang bisa kita tiru untuk diadaptasikan ke dalam hubungannya kita bersama pacar, atau bisa juga kalau kita dan pacar memiliki inspirasi yang sama terinspirasi dari pasangan tokoh yang hebat, misalnya Bapak B.J Habibie dan Ibu Ainun bisa diadaptasikan ke dalam hubungannya.

Relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan karena adanya kepastian dan kejelasan ke depan tidak ada lagi kata main-main seperti berlarut-larut dalam ikatan pacaran atau acara putus nyambung

Namun hindari terinspirasi dari tokoh-tokoh yang ada di dalam film drama, kenapa? relationship goals yang ada di dalam film drama terkadang ekspentasinya tidak sesuai dengan kehidupan nyata atau kata lainnya terlalu banyak menjual mimpi di dalamnya.

Balik lagi seperti yang kita ketahui bahwa film drama bertujuan untuk membuat penontonnya jadi terhibur dan bisa masuk ke dalam dunia yang diciptakan di dalamnya, apalagi film drama memiliki tujuan utama untuk menghasilkan pemasukan yang sebesar-besarnya lewat jumlah rating dan jumlah episodenya.

Relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan dan semakin berkualitas dengan menciptakan tujuan akhir untuk apa kita dan pacar menjalin hubungan cinta, apakah serius berkomitmen untuk jangka panjang ataukah ingin main-main dulu, itulah pertama kali yang wajib ditekankan untuk menyamakan visi misi hubungannya.

Kalau tidak memiliki relationship goals untuk jangka panjang hanya jangka pendek saja seperti pacar yang selalu bisa mengumbar kata-kata romantis tiap waktunya, selalu membawakan bunga, siap antar jemput kemana pun, atau kegiatan yang bersifat have fun belaka itu bisa jadi cepat sirna hubungannya.

Memiliki relationship goals hanya untuk jangka pendek saja, keinginan untuk membangun kualitas hubungannya akan kecil sekali itu bisa membuat hubungannya jadi monoton. Kenapa? kita akan punya ekspektasi tinggi kepada pacar bisa membuat hubungannya semakin lama semakin rumit karena kita masih egois memikirkan kepentingannya sendiri dan masih belum bisa intropeksi diri.

Istilahnya kita masih suka melakukan “drama” di dalam hubungannya, contohnya kita lagi kangen sama pacar atau ada sesuatu yang ingin dibicarakan dengan pacar tetapi sikap kita malah ngambek tidak jelas, mendiamkan pacar atau selalu bilangnya kamu tidak pernah mengerti aku. Kalau kita tidak banyak drama di dalam hubungannya, sikap kita langsung bilang kalau lagi kangen sama pacar atau berbicara secara jujur dan terbuka apa yang kita rasakan bukan pakai bahasa kode-kodean.

Pasangan yang memiliki relationship goals jangka panjang bisa menjadi energi positif dalam menjaga hubungannya, kata lainnya hubungan yang dijalani tiap waktunya selalu terasa baru dan segar bahkan bisa saling bermanfaat satu sama lainnya, tercermin bisa memperhatikan detail kecil dalam hubungannya seperti di sela-sela kesibukan tidak lupa meluangkan waktu untuk sekedar tanya kabar atau bilang kangen.

Keuntungan lain memiliki relationship goals jangka panjang bisa menjadi moodbooster dalam menjalani hubungannya ke depan, kita dan pacar bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk membangun keromantisan hubungannya dengan cara saling memberikan support yang nyata dan saling berusaha mengerti kondisi pasangannya.

Adanya relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan karena kita dan pacar sudah bisa berpikir secara dewasa bukan kekanak-kanakan lagi, istilahnya sudah berhenti menjadi pasangan yang selalu minta dimengerti atau pun bersikap manja. Bahkan ketika ada konflik tidak lagi mendiamkan atau menghindarinya, namun sudah memiliki pola penyelesaian masalah yang tepat.

Untuk memiliki relationship goals jangka panjang, tekankan pada kelangsungan hubungannya ke depan seperti saling memberikan support untuk masa depan, baik itu hubungannya maupun pasangannya “cita-cita apa kita dan pacar ingin diraih di masa depan”.

Pacaran itu bukan hanya sebatas hura-hura dan senang-senang sepanjang waktu tetapi pacaran juga harus bisa smart tidak hanya bisa romantis saja, ada kalanya pacaran juga harus memikirkan buat masa depan hubungannya maupun masa depan kita dan pacar “hidup itu tidak cukup cinta saja tetapi juga butuh biaya”.

Pacaran smart mengajarkan kita untuk bertanggung jawab tidak hanya kepada diri kita sendiri tetapi juga kepada dirinya pacar, termasuk juga sebaliknya pacar bertanggung jawab tidak hanya kepada dirinya sendiri tetapi juga kepada dirinya kita,

Pacaran smart bisa membuat kedekatan kita dan pacar menjadi pasangan yang serasi “sudah nyambung satu sama lainnya”, bahasa kerennya kalau kita ingin memiliki pacar yang smart, setia, bertanggung jawab, good looking, romantis dan sepaket lainnya. Kita juga harus seimbang menyamainya dalam hal kualitasnya sama-sama kualitas super, bahwa kita memang layak untuk diperjuangkan olehnya.

Caranya untuk memiliki kualitas super, kita mau belajar memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri bukan malah sibuk buang-buang waktu dengan membicarakan atau mengumbar kejelekan orang lain, dalam artian kita harus siap dan konsisten buat menyayangi dan mencintai seseorang untuk waktu yang lama “apa usahanya kita untuk membangun kualitas hubungannya agar awet dan mengasyikkan”.

Istilahnya kita tidak lagi ribet dalam menjalani hubungannya seperti cuma bisa menuntut ini dan itu ke pacar, minta diperjuangkan hubungannya tetapi kita sendiri malas untuk berjuang, ada konflik malah yang ada menyalahkan pacar, kalau ditegur karena ada kesalahan malah ngambek tidak terima.

Kesimpulan relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan:

Relationship goals untuk memberikan kepastian dan kejelasan ke depannya untuk apa menjalin hubungan cinta, jadi tidak ada lagi kata asal-asalan atau main-main dalam hubungannya seperti berlarut-larut dalam ikatan pacaran yang tidak jelas atau pun pakai acara putus nyambung.

Tanpa adanya relationship goals bisa membuat hubungannya jadi monoton, kenapa? kegiatan yang terjadi bukan untuk membangun kualitas hubungannya dalam jangka panjang tetapi hanyalah kegiatan yang bersifat have fun belaka, itulah membuat hubungannya semakin rumit karena masih belum bisa intropeksi diri, atau masih suka “drama” di dalam hubungannya.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca relationship goals membuat hubungannya jadi tidak membosankan, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?



DMCA.com Protection Status

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *