Inikah Emosi Cinta

Putuskan saja pacarmu itu apabila

putuskan saja pacarmu itu apabila

Putuskan saja pacarmu itu apabila hubungan cintanya sudah tidak sehat lagi atau tidak layak untuk dilanjutkan lagi, sahabat harus bisa mengenali indikasi menjadi korban kekerasan dalam pacaran dengan melihat dengan saksama apabila pacarmu:

Putuskan saja pacarmu itu apabila membuatmu menjadi tidak nyaman dengan memperhatikan indikatornya

– terlalu cemburuan dan sangat posesif.

– tidak memperbolehkan berkumpul bersama teman-temanmu dan keluargamu.

– selalu mengontrol dalam semua kehidupanmu dalam artian yang negatif.

– suka mengatur hidupmu terlalu berlebihan.

– suka main perintah dan tidak menghargai pendapatnya dirimu.

– membuat dirimu jadi ketakutan karena pacarmu suka sekali mengancam dan kasar.

– cepat marah tidak bisa menjaga emosinya dengan cara menyakiti pasangannya.

– mengonsumsi alkohol, narkoba dan obat-obatan terlarang bahkan memaksa dirimu untuk ikut menggunakannya.

– memaksakan untuk hubungan badan di luar nikah dan berpendapat bahwa ceweknya hanyalah obyek pelampisan nafsunya semata.

– memanipulasi pacar untuk mengajak atau melakukan hubungan badan di luar nikah dengan perkataan kalau kamu mencintaiku maka aku perlu bukti cintamu dan sayangmu ke aku.

Baca juga:  Betapa Konyolnya Mengandalkan Hubungan Cinta yang Labil

– suka mengobral janji sehidup semati tetapi perkataannya tidak bisa dipegang.

– suka menyalahkan pasangan ketika dia bersalah dan memojokkan.

– punya riwayat hubungan yang buruk sebelumnya dan suka menyalahkan orang lain untuk tiap masalahnya.

– menyakini bahwa pria harus selalu berkuasa dan perempuan harus pasif dan patuh.

– membuat keluargamu sendiri atau teman-teman terdekatmu khawatir dengan keselamatan dirimu.

Putuskan saja pacarmu itu apabila dirimu sudah mengetahui indikasi dan sifat-sifat yang dimiliki oleh pacarmu

Apabila ada yang diatas itu wajib kamu menyatakan “PUTUS” sebelum menjadi korban kekerasan dalam pacaran yang sangat fatal akibatnya dan harus berani mengatakan “TIDAK” kepada pacarmu ketika pacar melakukan tindakan yang tidak disukai dan membahayakan keselamatan dirimu.

Dengan mengetahui indikasi ini kamu akan paham dengan sikap tanggungjawab dan mengetahui resikonya, dengan berkata tidak maka kamu memiliki dan mempunyai hak menolak kencan tanpa rasa bersalah dan berhak atas menjalin suatu hubungan yang seimbang dalam artian tidak ada salah satu pihak yang mendominasi. Kamu juga berhak mengatakan “I love you” tanpa harus berhubungan badan di luar nikah.

Baca juga:  Cara Move On yang Efektif Nggak Pake Lama Sekali

Jangan takut akan diputus sama pacar kalau pacar marah ketika dirimu berani mengatakan menolak berhubungan badan diluar nikah berarti itu tandanya pacarmu tidak sayang kepadamu dan cari saja yang lain yang mau menerima dirimu apa adanya dan menyayangi secara tulus juga mau menghargai dirimu.

Banyak fenomena yang terjadi bila dalam pacaran khususnya bagi cewek akhirnya mau berhubungan badan di luar nikah bukan karena keinginannya, cewek berpendapat hanya ingin menyenangkan pacarnya dan takut ditinggal atau diputusin sama pacarnya karena dalam benaknya cewek sudah menjadi semacam kodratnya seorang perempuan itu harus bersikap ngemong, penurut dan menyenangkan pasangannya meskipun dirinya terluka. Hal tersebut bisa menjadi bumerang sendiri bagi sista karena tidak bisa keluar ketika mengalami kekerasan bahkan diancam dibunuh bila mau buka mulut.

Putuskan saja pacarmu itu apabila melakukan kekerasan bisa diminta pertanggungjawaban secara hukum

Kekerasan berujung pada pencabulan dan korbannya masih dibawah 18 tahun diterapkan pasal 81 atau 82 Undang-undang perlindungan anak no 23 tahun 2002 ancamannya 15 tahun penjara namun jika korbannya diatas 18 tahun bisa dijerat dengan pasal 351, 352, 335 atau 289 KUHP. Rata-rata kekerasan dalam pacaran terjadi awalnya hubungan pacaran baik-baik saja apalagi keduanya tengah dimabuk cinta namun di tengah perjalanan.

Baca juga:  Yuk Intip Cara Move On Ala 3 Selebriti Papan Atas

Ceweknya kerap sekali menjadi bulan-bulanan kekerasan fisik dan psikis dengan pertanggungjawaban hukum bisa mampu membuktikan adanya fakta kekerasan dan ancaman kekerasan yang dialami bisa dijadikan bukti kuat seperti pacarnya tidak mau bertanggungjawab setelah hubungan badan di luar nikah, ancaman akan dianiaya atau dihabisi, ancaman penyebaran foto tanpa pakaian di facebook, twitter, BBM dan lain-lain.

Terima kasih sahabat sudah memberikan waktu luangmu untuk sejenak berkunjung dan membaca artikel putuskan saja pacarmu itu apabila dan silahkan klik “suka” atau “bagikan” artikel ini apabila bermanfaat bagi sahabat semoga akan menjadi kebaikan untuk kita semua dan membuat pengalaman cintamu semakin indah, bagaimana sahabat ada komentar lain?




ARTIKEL LAINNYA

4 Comments

  1. lebih baik pisahan aja, belum jadi pasangan yang resi aja udah seperti itu apa lagi udah jadi,,, bisa di jadikan budak

  2. cowk kyk gitu tuw ga banget min suka ngatur klo maksudnya baek sich gpp tp klo apa2 diatur kan jadi ga enak ndiri apalg klo si doi suka mrh2 n maen kasar wah mending langsung cabut ja deh min

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge