Kontak Batin Cinta

Pola tepat memahami kekasih jadi romantis

Pola tepat memahami kekasih jadi romantis

Pola tepat memahami kekasih jadi romantis dengan cara menghargai dan menghormati dirinya secara utuh sebagai individu yang berbeda, dalam artian tidak menganggapnya sama apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh kita. Sang kekasih maupun kita lahir dari keluarga yang berbeda, memiliki pola asuh dan kebiasaan yang berbeda pula dengan kita, memiliki perbedaan pemikiran (cara pandang) dan gaya penyelesaian permasalahan dengan kita.

Masalah umum yang sering dijumpai dalam menjalin hubungan cinta adalah kesulitan untuk menyelaraskan kemunculan identitas dari masing-masing pasangan, keduanya harus memahami dulu bahwa menjalin hubungan cinta setiap pasangan sebagai individu yang berbeda satu sama lainnya, bahwa keduanya memiliki perbedaan pola pikir, perasaan, daya juang, daya kreativitas, gaya komunikasi, gaya penyelesaian masalah, tingkat keegoisan dan kesabaran yang berbeda pula.

Pola tepat memahami kekasih agar romantis harus disesuaikan dengan karakter dan kebiasaan kedua pasangan agar sinkron dengan identitas masing-masing sebagai individu yang berbeda

Untuk melihat wujud perbedaannya, kita harus mempelajari sang kekasih lebih dalam lagi seperti bagaimana perilakunya, kepribadiannya, kebiasaannya, minatnya, keinginannya dan harapannya. Artinya ada kalanya kekasih kita memiliki keinginan yang berbeda dengan kita miliki, misalnya saja soal gaya pakaiannya atau kesukaannya pasti jelas berbeda dengan gaya pakaian atau kesukaan yang kita miliki.

Baca juga:  Tanda kamu dan dia adalah pasangan yang cocok satu sama lain

Salah satu pola tepat memahami kekasih jadi romantis dalam menjalin hubungan cintanya dengan tidak membiasakan menggunakan sesuatu hal yang sama, misalnya kalau ke mana-mana kita dan pacar dalam hal wardrobe, helm, atau jaket selalu memakai warna dan corak yang sama, secara visual akan terlihat sama, mengasyikkan dan mengemaskan seperti pasangan yang romantis.

Namun ada baiknya jangan terlalu berlebihan, apalagi masih dalam proses pacaran dikhawatirkan lama-lama kita tidak memiliki pendirian yang kuat terutama dalam mengambil suatu keputusan yang membutuhkan ketegasan, efeknya terlihat dari pacar akan menuntut dan menuntut kepada kita untuk segera dipenuhi suatu keinginannya.

Disarankan untuk membiasakan diri tidak selalu memakai wardrobe, helm atau jaket dengan warna dan corak yang sama bisa membantu masing-masing pasangan untuk belajar membangun dan mengembangkan identitas masing-masing, kata lainnya diberikan kebebasan untuk memilih sesuai dengan karakter dan kepribadian masing-masing sebagai cara kita untuk menghargai dan menghormati pilihannya.

Kalau kita memaksakannya mengikuti apa pilihan kita bisa membuatnya kurang bisa menghargai kita secara utuh terutama apabila ada keinginannya yang tidak bisa diwujudkan oleh kita, bahkan parahnya agar keinginannya dipenuhi dirinya bisa memakai nada ancaman seperti “apa-apa minta putus”.

Baca juga:  Modal cinta tidak cukup dalam membangun keromantisan hubungan

Tidak bisa dipungkiri menjalin hubungan cinta banyak tantangan yang mesti dilewati bersama, ada dua tahapan mulai dari proses pendekatan (PDKT) sampai proses pengenalan (masa pacaran), dan proses masuk ke tahap keseriusan mau dibawa ke mana arah hubungannya sampai proses pernikahan.

1. Tahap pertama, proses PDKT sampai proses pengenalan (masa pacaran).
Pada proses ini keduanya belajar untuk menyesuaikan diri untuk mengenal dan memahami, baik itu karakter maupun kebiasaan dari kekasihnya. Tak heran pada tahap awal diperlukan kesiapan emosional dan sikap saling membantu dari masing-masing pasangan sangatlah penting. Perlu dipahami juga pada proses ini diperlukan untuk siap waktu, tenaga, pikiran, perhatian dan pengeluaran finansial.

2. Tahap kedua, proses masuk ke tahap keseriusan mau dibawa ke mana arah hubungannya sampai proses pernikahan.
Proses ini bisa dikatakan memasuki usia aktif hubungannya masing-masing pasangan diperlukan lebih kreatif lagi dalam menghadapi dan menangani perjalanan hubungan cintanya, di sini sudah diterapkan adanya komitmen yang kuat dan jelas dari masing-masing pasangan untuk memegang dan menjaganya.

Apalagi dalam proses ini diperlukan komunikasi secara terbuka dan jujur bisa menyampaikan apa yang dirasakannya untuk disampaikan kepada kekasihnya, bisa saling mengingatkan apabila salah satu kekasihnya ada kemungkinan besar membuat rusak arah hubungan cintanya.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

Untuk menghadirkan keromantisan suatu hubungan cintanya masing-masing pasangan bagaimana caranya menciptakan kelancaran komunikasi secara mendalam, istilahnya kedua pasangan bisa berdiskusi dan berbagi mengenai hal apapun dalam kehidupan cintanya secara terbuka dan jujur, apalagi keduanya adalah individu yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan yang berbeda pula satu sama lainnya.

Kesimpulan pola tepat memahami kekasih jadi romantis:

Caranya menghargai dan menghormati dirinya secara utuh sebagai individu yang berbeda karena kita dan kekasih lahir dari keluarga yang berbeda, memiliki pola asuh dan kebiasaan yang berbeda pula, memiliki perbedaan cara pandang dan gaya penyelesaian permasalahan yang berbeda pula dengan kita. Jadi untuk membangun dan mengembangkan kualitas hubungan cintanya agar romantis disesuaikan dengan karakter dan kebiasaan kedua pasangan agar sinkron dengan identitas masing-masing.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pola tepat memahami kekasih jadi romantis, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge