Kontak Batin Cinta

Perasaan ragu menjelang pernikahan

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Perasaan ragu menjelang pernikahan
Ilustrasi acak tentang Perasaan ragu menjelang pernikahan (sumber: Pixabay.com)

Ada perasaan ragu menjelang pernikahan apabila salah satu pasangan tiba-tiba saja muncul perasaan ragu kepada pasangannya padahal beberapa hari lagi, hari bahagia yang ditunggu-tunggu oleh semua pasangan ingin meresmikan hubungan cintanya adalah hari dimana pernikahan itu berlangsung.

Seseorang menjelang hari pernikahan tiba-tiba muncul perasaan ragu kepada pasangannya harus mencari tahu terlebih dahulu apa sebabnya dan alasan kenapa keraguan itu muncul, apakah betul perasaan ini munculnya tiba-tiba saja atau hanya sekedar perasaan takut saja.

Perasaan ragu menjelang pernikahan maka kita harus mencari tahu terlebih dahulu apa sebabnya dan apa alasan keraguan itu muncul atau hanya sekedar perasaan takut saja

Munculnya perasaan ragu menjelang hari pernikahan tersebut biasanya dipicu oleh suatu peristiwa yang bisa membuat seseorang tiba-tiba ilfil kepada pasangannya, kenapa semua hal ini bisa terjadi untuk mengetahuinya maka jawablah beberapa pertanyaan berikut ini.

Apakah kita masih kurang percaya dan yakin kepada pasangan kita, apakah dalam menjalin hubungan ini keduanya saling mengenal satu sama lainnya sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah, apakah kita mendiamkan pasangan beberapa bulan lamanya bila terjadi pertengkaran ketika masih berpacaran.

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cowok Serius yang Siap Menikahimu

Apakah akhir-akhir ini beberapa bulan menjelang pernikahan kita bersama pasangan lebih sering bertengkar, apakah memang ada pihak ketiga yang datang sehingga membuat kita ragu terhadap pasangan kita, apakah selama ini kita lebih sering menghindar apabila ada persoalan daripada menyelesaikannya sehingga masalah tersebut menjadi beban pikiran yang berkepanjangan.

Bila ada pertanyaan di atas dan rata-rata jawabannya adalah “iya” maka kita bersama pasangan lebih baik menunda pernikahannya karena ada hal-hal yang mendasar yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan untuk menikah.

Apabila tidak diselesaikan secepatnya dikhawatirkan persoalan ini akan menjadi potensi konflik yang bisa merusak kebahagiaan dalam hubungan pernikahan, hubungan pernikahan memiliki tujuan untuk membentuk rumah tangga maknawi.

Rumah tangga untuk mencapai kebahagiaan dengan lestari berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan kesempurnaan imam. Ikatan suci pernikahan di dalamnya melahirkan sebuah pertanggungjawaban yang besar pula tidak hanya kepada suami istri dan orangtua ataupun mertua melainkan kepada Tuhan pula.

Apabila dalam pernikahan ketika ada masalah yang muncul sulit untuk dikompromikan lantaran kemampuan dalam berkomunikasi untuk menyampaikan perasaannya dan cara mengatasi konflik antara kedua pasangan tidak bagus maka tidak dapat dimungkiri bahwa pernikahan yang dijalankannya bagai menjemput masalah sehingga dapat mempengaruhi kebahagiaan kedua pasangan.

Baca juga:  Empat Kebiasaan Sepele Ini dapat Merusak Hubungan Cinta

Bila kita ragu menjelang hari pernikahan karena tidak merasa nyaman dan aman dengan pasangan kita khususnya dalam menyiapkan pernikahan, tentu saja disini ada dua kepentingan dan selera yang berbeda di dalamnya bisa memicu konflik maka penyelesaiannya kedua pasangan harus berbicara untuk menyampaikan apa yang dikehendaki dan apa yang tidak dikehendaki dari masing-masing pihak untuk menemukan titik temu.

Kalau keraguan tersebut menyangkut masalah prinsip yang tidak sama antara pasangan dengan kita ataupun kemampuan berkomunikasi dalam hal penyelesaian konflik yang kurang bagus dan berbeda gaya penyelesaiannya.

Sebaiknya memikirkan ulang terlebih dahulu karena keputusan untuk menikah sangat membutuhkan keberanian untuk melangkah tidak hanya berdasarkan perasaan cinta tetapi juga faktor lainnya seperti kedewasaan, kenyamanan, keamanan, komunikasi, keikhlasan, kesadaran dan kemauan kuat dari kedua pasangan.

Tiba-tiba ada perasaan ragu menjelang pernikahan apabila diteruskan ke jenjang pernikahan dikhawatirkan salah satu pasangan akan kaget dengan sifat dan kebiasaan pasangannya setelah menikah berbeda jauh ketika masih pacaran dulu bisa membuatnya jadi stres berkepanjangan.

Baca juga:  Istilah Jomblo Tidak Mengenal Batasan Usia bagi Siapa Saja

Kesimpulan perasaan ragu menjelang pernikahan:

Harus mencari tahu terlebih dahulu sebabnya dan alasan keraguan itu muncul atau hanya sekedar perasaan takut saja, munculnya perasaan ini dipicu oleh suatu peristiwa yang bisa membuat seseorang mendadak ilfil kepada pasangannya. Apabila tidak diselesaikan secepatnya dikhawatirkan persoalan ini akan menjadi potensi konflik yang bisa merusak kebahagiaan dalam pernikahan.

Tercermin dalam hubungan pengenalan atau berpacaran saja ketika ada masalah yang muncul sulit untuk dikompromikan lantaran kemampuan dalam berkomunikasi dan cara mengatasi konflik antara kedua pasangan tidak bagus, tidak dapat dimungkiri pernikahan yang dijalankannya bagai menjemput masalah sehingga dapat mempengaruhi kebahagiaan berdua.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca perasaan ragu menjelang pernikahan, jangan lupa membookmark atau berbagi artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge