Inikah Emosi Cinta

Penyebab Pacaran 6 Tahun Ditinggal Nikah Sang Kekasih

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Penyebab Pacaran 6 Tahun Ditinggal Nikah Sang Kekasih
Ilustrasi acak tentang Penyebab Pacaran 6 Tahun Ditinggal Nikah Sang Kekasih (sumber: Pixabay.com)

Apa penyebab pacaran 6 tahun ditinggal nikah sang kekasih? Apakah kamu pernah mengalami peristiwa ini, atau salah satu sahabatmu? Dalam suatu hubungan cinta seorang pasangan akan cenderung mempertahankan hubungannya. Entah itu dalam waktu tertentu, mereka bisa mempertahankan hubungan cintanya.

Sebenarnya hal tersebut, tergantung pada kuat lemahnya seorang pasangan dalam menahan emosi pikiran maupun perasaan. Namun, bagaimana sakitnya jika kamu sudah pacaran 6 tahun ditinggal menikah sang kekasih dengan orang lain? Pasti hal tersebut sangatlah menyakitkan.

Salah satu penyebab pacaran 6 tahun ditinggal nikah sang kekasih adalah kurangnya komunikasi dua arah antarpasangan dan lemahnya perasaan terhadap pasangannya, sehingga dirinya tega menyakiti perasaan pasangan yang pernah hadir dan menemaninya dengan ditinggal nikah bersama orang lain

Pada dasarnya menjalin hubungan cinta masing-masing pasangan harus membangun komunikasi dua arah tiap waktunya. Hal tersebut penting untuk dilakukan sampai kapanpun. Berikut tiga hal yang menyebabkan seseorang meninggalkan hubungan cinta yang sudah dibinanya.

1. Hubungan jarak jauh (LDR)
Kata lain dari LDR adalah pacaran jarak jauh, jika ingin ditelusuri tidak ada satu pun pasangan yang ingin LDR. Namun, sebagian kecil saja bersedia menjalani tipe hubungan ini. Sebenarnya menjalani tipe hubungan apa pun, tergantung niat awal kamu dan pasanganmu.

Baca juga:  Lima Tanda Kamu Menjalani Hubungan Tidak Sehat

Apa sih tujuan menjalin hubungan cinta? Serius dalam jangka panjang (menikah), atau sekedar serius dalam jangka pendek (pacaran bertahun-tahun lamanya). Jika kamu menjalin pacaran jarak jauh, tetapi tidak ada rasa kepercayaan. Sulit untuk mempertahankan hubungannya, ujung-ujungnya putus ditengah jalan, atau ditinggal nikah. Untuk itu hanya sebagian kecil saja, orang yang dapat melakukan tipe hubungan ini.

Jika dilihat dari sisi positifnya, lebih memfokuskan kedua belah pihak saling mengejar karir masing-masing. Selain itu, terhindar dari dosa dan fitnah yang menghampiri kedua pasangan. Jika salah satu pasangan tidak kuat perasaannya, seperti merasa kesepian atau kurang mendapatkan perhatian. Dia bisa tergoda untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Namun, sisi lainnya dia mempertahankan hubungan LDR-nya. Itulah risiko menjalani tipe hubungan LDR, terutama orang yang tidak kuat imannya.

2. Perjodohan Orang Tua
Jika orang tua salah satu pasangan sudah tidak merestui hubungan kalian, walaupun kamu dan pasangan sudah menjalani cukup lama bertahun-tahun lamanya. Apa yang bisa dilakukan? Protes, marah, atau tidak terima. Kamu tidak bisa egois atau menuruti egomu sendiri, ingatlah menjalani hubungan cinta tidak hanya orang yang kamu cintai saja. Tetapi di belakangnya ada keluarga besarnya, seperti orang tua, kakak, adik, paman, bibi, dan saudara sepupu.

Baca juga:  Kenali 4 Tanda Kamu Sudah Siap untuk Jatuh Cinta Lagi

Penting untuk berusaha mendapatkan restu dari orang tua masing-masing pasangan. Tentu saja untuk memperoleh restunya membutuhkan perjuangan dan beberapa tahapan. Mengapa? Hubungan kalian agar berjalan lancar dan tidak membuang-buang waktumu. Namun, ketika orang tua sudah menemukan jodoh yang menurutnya lebih baik daripada pilihanmu. Sekarang tergantung sikapmu dan si dia, bisa meyakinkan atau menyerah.

Ada baiknya pilihlah jangan terfokus pada penampilan fisik semata atau status yang dimilikinya. Tetapi pengamalan agama, sikap, perilaku, daya juang, daya tahan, dan tanggung jawabnya dalam keseharian itu yang bisa kamu fokuskan. Perjodohan orang tua bisa membuat hubungan kandas ditengah jalan. Sehingga tidak menutup kemungkinan, walaupun sudah pacaran 6 tahun ditinggal menikah.

3. Tidak Mampu Mengakhiri Hubungan
Terkadang ada seseorang yang menjalin hubungan cinta karena faktor keterpaksaan. Mereka menjalani ada suatu ancaman dari pasangannya, jika diputuskan akan melakukan hal yang di luar batas kewajaran dan kesabaran. Jika sudah terjadi yang demikian itu, mau tidak mau seseorang harus meneruskan hubungannya. Walaupun sebenarnya dia sudah merasa tidak nyaman. Contohnya jika pacar minta putus akan diancam foto-foto senonoh atau video hubungan intim di luar nikah akan disebarkan.

Baca juga:  Tujuh Tanda Ini Kamu harus Segera Move On dari Mantan

Kasus ini kerap kali terjadi di kalangan remaja, faktor utamanya adalah kurang adanya kesadaran untuk berpikir lebih dewasa lagi. Terutama menyangkut masa depannya. Mereka memiliki pemikiran yang salah kaprah, hidupnya akan kacau atau kurang bahagia jika tidak bersamanya. Padahal pemikiran tersebut, tidak sepenuhnya benar. Masih banyak jalan positif dan realistis (masuk akal) yang bisa ditempuh dalam mencari kebahagiaan.

Kesimpulan penyebab pacaran 6 tahun ditinggal nikah sang kekasih

Dari tiga faktor di atas sebagian besar dialami oleh pasangan. Namun, tidak semuanya karena faktor tersebut. Dalam menjalin hubungan cinta, terutama jangka panjang seharusnya dikomunikasikan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah besar yang demikian. Menyakiti perasaan orang lain itu, bukan hal yang baik. Apalagi orang yang pernah hadir dan menemani hidupmu, entah itu sebentar ataupun lama.

Semoga hal-hal di atas, dapat menjadikan sebuah pembelajaran bagi kita semua. Tetap optimis dalam menjaga hubungan dan perasaan pasangan agar tidak sampai sudah pacaran 6 tahun ditinggal menikah sama orang lain.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca penyebab pacaran 6 tahun ditinggal nikah sang kekasih. Tolong bagikan artikel ini agar bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Silakan tinggalkan komentarnya di bawah.




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge