Kontak Batin Cinta

Pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan

Pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan

Salah satu kunci sukses sebuah hubungan adalah pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan cinta bersama sang kekasih, komunikasi di sini bukan hanya sekedar mengobrol menanyakan apa kabarnya seperti sudah makan atau belum, jangan lupa ibadahnya, dan lain-lain.

Komunikasi di sini adalah mengungkapkan apa yang dirasakannya untuk disampaikan kepada kekasihnya secara jujur dan terbuka, kalau komunikasi dalam hubungan cinta belum bisa menjalankannya dengan benar dan tepat, apakah itu kita masih terbukti malas atau pun masih memiliki gengsi untuk mengutarakan apa yang kita inginkan kepada sang kekasih.

Maka sering kali terjadi kebingungan dalam menghadapi perubahan sikap kekasihnya seperti “dulu dia tidak seperti itu orangnya romantis dan perhatian tapi sekarang kok berubah”. Masalah komunikasi ini sering dijumpai pada cewek karena kebanyakan cewek lebih memilih untuk berasumsi atas perubahan yang cowoknya lakukan, bahkan ada yang langsung berasumsi buruk kepada cowoknya.

Pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan cinta si cewek bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya untuk disampaikan kepada cowoknya secara jujur dan terbuka bukan malah berasumsi yang aneh-aneh

Contohnya ketika cowoknya ada masalah sehingga lupa dalam sehari atau beberapa hari tidak menghubungi ceweknya seperti pesan tidak dibalas atau tidak pernah menelepon, si cewek langsung berpikiran yang macam-macam, mulai dari tidak lagi mencintai dirinya, lagi marah atau lagi bersama cewek lain.

Kalau si cewek tidak berasumsi aneh-aneh tetapi melakukan tindakan nyata dengan mencoba komunikasi secara jujur dan terbuka untuk mendengarkan penjelasan dari cowoknya, kenapa dalam sehari atau beberapa hari pesannya tidak dibalas atau tidak pernah meneleponnya. Bahwa cowoknya ingin menyendiri dulu agar dirinya tenang karena ada suatu masalah keluarga yang tidak bisa diceritakannya.

Baca juga:  Yuk Intip Cara Move On Ala 3 Selebriti Papan Atas

Contoh lainnya si cewek ada undangan pernikahan lalu menghubungi cowoknya untuk menemaninya pada hari sabtu malam dan cowoknya bersedia, namun pada hari jumat malamnya si cowok curhat tugas kantornya yang banyak apalagi dikejar deadline langsung seketika itu ceweknya ada perasaan tidak enak sama cowoknya dengan mengatakan hari sabtu malam tidak usah menjemputnya nanti perginya bareng teman-teman.

Ketika sabtu malamnya si cewek menghadiri undangan pernikahan, cowoknya menanyakan bagaimana acara undangan pernikahan temannya juga memberikan kabar kalau dirinya sedang berkumpul bersama teman-temannya. Mendengar kabar tersebut si cewek langsung berpikiran macam-macam campur kesal dengan berkata dalam hati “kalau buat aku bilangnya capek tapi kalau buat temannya selalu ada”.

Akhirnya sikap si cewek mendiamkan cowoknya dalam beberapa hari, ketika ditanya oleh cowoknya cuma menjawab “tidak apa-apa” atau “pikir saja sendiri”. Kalau mau dipikirkan si cewek itu sendiri yang membatalkan untuk minta diantarkan oleh cowoknya karena berasumsi ada perasaan tidak enak dan menduga cowoknya akan capek kalau menemani dirinya pergi ke acara pernikahan temannya.

Kalau si cewek tidak berasumsi aneh-aneh tetapi melakukan tindakan nyata dengan mencoba komunikasi secara jujur dan terbuka kepada cowoknya dengan bertanya kembali “apa tidak apa-apa menemani dirinya untuk pergi ke acara pernikahan temannya pada sabtu malam”. Cowok curhat masalah tugas kantornya yang banyak dan dikejar deadline itu hanya sekedar ingin berbagi bersama ceweknya (bercerita).

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cowok Serius yang Siap Menikahimu

Apabila kita sering bersikap seperti yang digambarkan dari dua contoh yang ada di atas dalam membangun hubungan cinta itu sama artinya, kita berpikiran membangun komunikasi dua arah secara jujur dan terbuka itu tidak penting karena kita terlalu berfokus pada asumsi diri sendiri bukan pada tindakan nyata dengan cara berkomunikasi secara jujur dan terbuka kepada sang kekasih.

Berasumsi aneh-aneh atau berpikiran macam-macam yang sering dijumpai pada cewek kepada cowoknya itu sama artinya, kita lebih mendahulukan pikiran kita daripada berkomunikasi secara jujur dan terbuka apa yang kita rasakan atau pikirkan untuk disampaikan langsung kepada cowok kita.

Cowok itu bukanlah makhluk yang bisa membaca pikiran kita, cowok itu bukanlah makhluk yang bisa mengetahui pola pikiran kita karena kita juga tidak bisa membaca pikirannya cowok maupun mengetahui pola pikirannya cowok, jadi hanya lewat jalan berkomunikasi secara jujur dan terbuka bisa mengetahui pola pikiran keduanya.

Rahasia yang wajib diketahui oleh cewek, bahwa cowok sangat mengharapkan ceweknya berbicara blak-blak apa pun yang membuat kita jadi kesal atau ada yang mengganjal di hati maupun pikiran kita. Kenapa? cowok paling tidak suka kalau ada apa-apa dalam hubungannya ceweknya malah berasumsi yang aneh-aneh, apalagi malah curhat mengenai masalah hubungan cintanya di media sosial.

Baca juga:  Sebaiknya Kamu Tanyakan Dulu Ketika Pacar Minta Break

Kuncinya adalah pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan cinta kalau ada yang mengganjal di hati atau pikiran lebih baik tetap membicarakannya kepada cowok kita, kalau kita malas atau gengsi berbicara bisa membuat hubungannya menjadi rusak dan hancur akibat ulah kita sendiri.

Kenapa? kalau kita berpikir A dan cowok kita berpikir C yang ada tidak ketemu dan tidak jadi menemukan solusinya akhirnya timbul masalah, apabila kita masih bertahan dengan sikap seperti itu tetap berasumsi dan tidak mau berkomunikasi maka jangan heran hubungannya lebih sering bertengkar sampai kapanpun.

Kesimpulan pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan:

Kuncinya pentingnya menjaga komunikasi bukan hanya sekedar mengobrol menanyakan kabarnya tetapi mengungkapkan apa yang dirasakannya untuk disampaikan kepada sang kekasih secara jujur dan terbuka, cowok sangat mengharapkan ceweknya berbicara blak-blak apa pun yang membuatnya jadi kesal atau ada yang mengganjal di hatinya karena cowok paling tidak suka kalau ada apa-apa dalam hubungannya, ceweknya malah berasumsi yang aneh-aneh, apalagi malah curhat mengenai masalah hubungan cintanya di media sosial.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan, silakan bagikan agar bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge