Kenali Pola Cinta

Pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta

Pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta

Pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta, apakah berdasarkan motivasi tertentu, penyaluran potensi diri atau sebatas untuk bersenang-senang. Niat dan tujuan tersebut bisa membawa seseorang menuju kebahagiaan yang tenteram, kerinduan yang hangat, atau bisa juga keegoisan yang menyakitkan dan memiliki kekasih tetapi merasa kesepian.

Niat dan tujuan seseorang dalam menjalin hubungan cinta bisa bermacam-macam, ada yang mencari status sosial, penghasilan yang nyaman untuk memuaskan gaya hidupnya, sarana curahan hati yang kesepian, aktualitas dirinya untuk membangun dan mengembangkan hubungan keseriusan ke depannya (menikah).

Pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta dari sana kita bisa melihat apa motivasinya dalam membangun dan mengembangkan hubungan cintanya ke depan seperti apa bentuknya

Niat dan tujuan yang sesungguhnya dari sang kekasih untuk bisa membedakan, melihat, dan memahami secara jelas maupun pasti, mana seorang kekasih yang benar-benar tulus dan ikhlas membangun keseriusan hubungannya dengan seorang kekasih yang berpura-pura membangun keseriusan hubungannya.

Seorang kekasih yang benar-benar tulus dan ikhlas membangun keseriusan hubungannya seringkali dipandang secara sepihak tidak memiliki suatu nilai yang tinggi dan kuat dalam hidupnya, istilahnya dirinya tidak dianggap atau tidak patut untuk diperhitungkan, namun seorang kekasih yang berpura-pura membangun keseriusan hubungannya malah dianggap sebagai salah satu orang yang patut untuk diperhitungkan.

Kenapa ini bisa terjadi? orang yang berpura-pura membangun keseriusan hubungannya, dirinya memang pandai menawarkan sesuatu hal yang mewah-mewah, manis-manis dan indah-indah dalam menjalani hubungannya agar kekasihnya jadi terlena tetapi seiring perjalanan waktu ketika kekasihnya mempertanyakan bagaimana komitmen selanjutnya maka dirinya akan menolaknya untuk memiliki ikatan yang pasti.

Baca juga:  Pemahaman Model Pacaran Anak Zaman Sekarang

Orang yang berpura-pura membangun keseriusan hubungannya pandai mengolah sebuah rakitan perasaan dengan perilaku yang bisa memukau mata dan telinga kekasihnya, dirinya memiliki kemampuan pesona untuk memberikan apa yang disukai dan diinginkan oleh kekasihnya dalam jangka pendek bukan jangka panjang (hubungan cinta anak ABG).

Ciri-ciri orang yang berpura-pura membangun keseriusan hubungannya seringkali dijumpai mengeluarkan kata-kata, “kita jalani dulu aja iya” atau “kita lihat dulu aja iya”, tak heran hubungan cinta dijalani bersamanya akan terjadi sebuah pergulatan batin yang menyakitkan di dalam diri kekasihnya.

Pergulatan batin tersebut masuk dan merayap ke dalam bilik-bilik perasaannya yang kacau dan bingung sehingga menciptakan pergulatan yang intens di dalam dirinya dengan menciptakan cinta yang kompleks, “kenapa sekarang dia berubah”, “apa kekuranganku aku sudah memberikan semuanya”, “dulu dia romantis dan perhatian kenapa sekarang sukanya marah-marah”, “setiap aku tanya mau ke mana hubungan ini bilangnya jalani dulu aja”.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengambarkan bahwa dirinya bingung, tidak menyadari dan tidak kuat dalam menghadapi realitas cinta yang sesungguhnya dari kekasihnya sehingga dirinya tidak mampu untuk menerobos ingin mewujudkan keinginan atau harapannya yang konkret, istilahnya dirinya tidak bisa menerima kenyataan yang ada secara utuh.

Baca juga:  Enam Alasan Cewek yang Belum Siap Diajak Menikah

Tidak memiliki niat dan tujuan yang jelas dalam menjalani hubungan cinta (sekedar ingin bersenang-senang) maka nilai-nilai kreativitas dan intensitas yang tinggi dalam membangun maupun mengembangkan hubungan cintanya tidak akan berjalan lancar, walaupun kita berusaha sekuat tenaga untuk mengolah secara cermat agar hubungannya jadi bahagia itu semua akan jadi sia-sia karena tidak adanya persamaan visi misi dari kekasih kita.

Kalau kita masih bersama dengan dirinya tidak mau mengakhiri hubungannya, lama-lama kita akan menderita sakit hati yang menyakitkan bahkan sakit hati tersebut tidak berhenti pada satu titik saja, namun akan menjaring kemana-mana ke bagian anggota tubuh lainnya seperti sakit kepala, maag, atau pusing-pusing.

Sakit hati yang kita alami secara tidak langsung memperlihatkan atmosfer pikiran dan perasaan kita yang sebenarnya diwakili oleh adanya krisis kejiwaan yang disebabkan oleh kenyataan cinta yang pupus akibat memasang harapan terlalu tinggi yang kita percayakan semuanya kepada sang kekasih.

Krisis kejiwaan yang ada di dalam diri kita disebabkan adanya kesalahan dalam memahami dan menafsirkan cinta akibat proses pengenalan yang tidak matang hanya berfokus kepada sisi penampilan luarnya dan sisi ingin mengejar keromantisan hubungan cintanya.

Proses pengenalan dalam hubungan cinta yang tidak matang disebabkan komunikasi yang terjadi tidak lancar atau tidak menimbulkan komunikasi dua arah sehingga setiap waktunya hanya disibukkan dengan perilaku jangka pendek saja bukan mengedepankan perilaku jangka panjang.

Baca juga:  Kenali Ragam Bentuk Tindakan Melukai dalam Pacaran

Bagaimana mungkin kita bisa memiliki atau ingin mendapatkan seorang kekasih yang pengertian, perhatian dan bertanggung jawab, kalau kita masih mengedepankan bersenang-senang hanya menginginkan sesuatu yang indah-indah dan manis-manis saja dalam menjalani hubungan cintanya tanpa adanya proses belajar untuk saling mengenal dan memahami apa visi misi kekasih kita.

Mempelajari visi misi sang kekasih untuk apa dirinya menjalani hubungan cintanya maka kita bisa mengetahui kompleksitas cintanya seperti apa, apakah menguatkan daya juangnya atau mudah sekali menyerah ketika mengarungi ganasnya kehidupan, baca juga berani berpacaran berarti siap belajar komitmen.

Kesimpulan pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta:

Tergantung dari apa niat dan tujuan seseorang dalam menjalin hubungan cinta, apakah berdasarkan motivasi tertentu yang sebatas untuk bersenang-senang atau penyaluran potensi dirinya untuk membangun dan mengembangkan hubungan cintanya. Kalau kita memiliki niat dan tujuan yang pasti bisa melihat secara jelas, mana seorang kekasih yang benar-benar tulus untuk membangun keseriusan hubungannya dan mana seorang kekasih yang berpura-pura membangun keseriusan hubungan cintanya.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pahami niat dan tujuan pacar untuk apa menjalin cinta, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada komentar lain atau ingin bertanya sahabat?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge