Apa Artinya Cinta

Pacaran menghabiskan uang

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Pacaran menghabiskan uang
Ilustrasi acak tentang Pacaran menghabiskan uang (sumber: Pixabay.com)

Sudah menjadi rahasia umum kalau segala aktifitas yang menunjang kegiatan pacaran menghabiskan uang yang tidaklah sedikit apalagi kalau kita masih menjadi beban orang tua yang segala sesuatunya masih menggunakan fasilitas orang tua seperti uang, pakaian, smartphone, motor dan mobil.

Orang tua kita bekerja dari pagi hari hingga malam hari untuk mencari sejumlah uang dan memberikan segala macam fasilitasnya untuk anak-anaknya bukan untuk keperluan berpacaran supaya kita bisa bersenang-senang dengan sang pacar tetapi untuk keperluan masa depanmu atau studimu.

Pacaran yang masih menggunakan fasilitas orang tua masih kurang bisa memikirkan perasaan dan mendengarkan nasihat orang tuanya atau masih egois, coba bayangkan beberapa jumlah uang yang kita habiskan untuk berpacaran dalam seminggu, sebulan hingga setahun tentu jumlahnya tidaklah sedikit.

Kenapa pacaran menghabiskan uang karena adanya kesan malu atau gengsi kalau dikatakan tidak laku apabila tidak memiliki seorang pacar, kesannya berpacaran itu sesuatu hal yang indah-indah, selalu ada yang memperhatikan, memberikan support, untuk mendongkrak status sosialnya buat meningkatkan kepopulerannya di lingkungan sekitarnya, malu atau gengsi kalau dikatakan tidak laku.

Tak heran banyak kesan berpacaran di luar sana, “punya pacar itu perlu biar ada yang memperhatikan aku”, “pacaran biar aku tambah semangat dan ada yang support aku dalam menjalani hari-hariku”, “pacaran biar ada yang mengantarkan aku ke sana kemari”, “pacaran lama itu perlu biar tidak salah pilih”, “berpacaran berkali-kali buat cari yang terbaik” (tidak mau membeli kucing dalam karung).

“Pacaran itu sebagai ajang coba-coba ilmu baru sebelum menikah nanti setelah nikah sudah siap (mengajak hubungan badan di luar nikah)”, “pacaran itu enak aku bisa minta dibelikan ini itu sama pacarku”, “mumpung ada yang mau sama aku iya sudah terima saja deh yang penting laku, gengsi tahu sama teman-temanku yang lain sudah punya pacar dan saya belum”.

Baca juga:  Kamu Merasakan Dilema Pacaran Bertahun-tahun

Pola pikir gaya pacaran seperti di atas akan ditemukan di dalamnya masih suka bersenang-senang, masih memikirkan dirinya sendiri, lebih mengutamakan pacarnya daripada sahabat dekatnya apalagi keluarganya, maunya minta dimengerti, egoisnya masih tinggi, tidak mau diatur, keras kepala, dan galau dalam menentukan jati dirinya.

Kalau gaya pacarannya masih seperti itu, seenaknya sendiri apalagi kurang bisa menghargai keberadaan pacarnya secara utuh sebagai insan yang mulia. Jangan heran kalau nanti hubungannya hanya ada sakit hati, galau terus-menerus, dimanfaatkan, selalu dibodohi, selalu ribut tiada henti, mood selalu naik turun, nilai studi jadi turun, uang jajan cepat habis, egois tiada hentinya, belum lagi kalau diselingkuhi.

Artikel lainnya: Pacaran juga butuh modal jangan enaknya saja.

Pacaran menghabiskan uang yang tidak sedikit jumlahnya terutama bagi kita yang masih menggunakan segala macam fasilitas dari orang tua

Biaya spekulasi pengeluaran orang pacaran terutama bagi yang berpacaran masih menggunakan fasilitas orang tua sebagai berikut:
1. Biaya untuk makan-makan bersama pacar tiap minggu dengan spekulasi pengeluaran Rp. 50.000 – 200.000 seminggu, jadi total pengeluaran setiap bulan sekitar Rp. 200.000 – 800.000.

2. Biaya bensin dengan menggunakan motor atau mobil tiap minggu saat berpacaran dengan spekulasi pengeluaran Rp. 20.000 – 300.000 seminggu, jadi total pengeluaran setiap bulan sekitar Rp. 80.000 – 1.200.000.

Baca juga:  Menafsir Arti Mimpi Diputusin Pacar yang Masih Misteri

3. Biaya nonton bioskop bersama pacar dalam sebulan dengan spekulasi pengeluaran Rp. 50.000 – 200.000, jadi total pengeluaran setiap bulan sekitar Rp. 200.000 – 800.000.

4. Biaya jalan-jalan dalam kota dengan spekulasi pengeluaran tiap minggu Rp. 50.000 – 200.000, jadi sebulan Rp. 200.000 – 800.000 termasuk bensin, makan, makanan atau minuman ringan, permainan wahana .

5. Biaya jalan-jalan keluar kota dengan spekulasi pengeluaran sebulan Rp. 500.000 – 2.000.000 termasuk bensin, makan, makanan atau minuman ringan, permainan wahana, biaya penginapan bila menginap.

6. Biaya pulsa telepon dan sms tiap minggu dengan spekulasi pengeluaran Rp. 10.000 – 50.000, jadi total pengeluaran setiap bulan sekitar Rp. 40.000 – 200.000 ini termasuk juga bagi yang menjalani pacaran jarak jauh.

7. Biaya internet untuk BB atau android tiap bulan dengan spekulasi pengeluaran Rp. 50.000 – 200.000, jadi total pengeluaran setiap bulan sekitar Rp. 200.000 – 800.000.

8. Biaya untuk hadiah ulang tahun pacarnya atau hari jadi dengan spekulasi pengeluaran Rp. 100.000 – 500.000.

9. Biaya pacaran jarak jauh dengan dua bulan sekali datang ke tempat pacarnya dengan spekulasi pengeluaran Rp. 500.000 – 2.000.000 termasuk tiket pulang pergi bus atau kereta, jalan-jalan, nonton bioskop, makan-makan dan lain-lain.

10. Biaya bila memiliki pacar yang hanya mengedepankan pemenuhan kebutuhan materi semata untuk memenuhi segala kebutuhannya dengan meminta kepada pacarnya tiap bulannya, misalnya tas, baju, sepatu, pulsa untuk hpnya, perawatan wajah atau tubuh, dan lain-lain dengan spekulasi pengeluaran Rp. 500.000 – 5.000.000.

Baca juga:  Betapa Konyolnya Mengandalkan Hubungan Cinta yang Labil

Daripada pacaran menghabiskan uang lebih baik gunakan fasilitas orang tua untuk meningkatkan kualitas diri biar kita tambah keren, salah satu cara untuk membahagiakan dan menyenangkan orang tua kita bukanlah berorientasi untuk mencari pacar tetapi berbakti kepada orang tua dengan cara belajar yang sungguh-sungguh dan menjadi anak yang baik dengan selalu mendengarkan nasihat orang tua karena akan ada waktunya kita bisa memiliki seorang kekasih.

Lebih baik gunakan fasilitas orang tua untuk meningkatkan kualitas diri kita seperti kursus bahasa inggris, kursus komputer, kursus menyetir mobil atau kursus kepribadian, kualitas diri tidak ditentukan oleh seberapa lama atau banyaknya kita berpacaran tetapi seberapa sering kita mau mengali potensi diri, termasuk juga belajar terus-menerus meningkatkan kualitas diri kita untuk menjadi pribadi yang elegan dan mempesona di mata Tuhan maupun manusia terutama dalam membahagiakan orang tua kita.

Baca juga: Trauma bikin orang malas untuk pacaran lagi.

Kesimpulan pacaran menghabiskan uang:

Orang tua kita bekerja banting tulang dari pagi hingga malam bukan untuk keperluan berpacaran tetapi untuk keperluan masa depan kita, lebih baik gunakan fasilitas orang tua untuk meningkatkan kualitas diri seperti kursus bahasa inggris, komputer, menyetir mobil atau kepribadian. Cinta itu menyangkut revolusi mental di dalamnya ada perubahan dan peningkatan pendewasaan pemikiran, sopan santun, pendidikan hati dan bertanggungjawab.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pacaran menghabiskan uang, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

2 balasan untuk artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge