Apa Artinya Cinta

Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Kamu jangan kaget membaca judul ini. Pacaran lama itu artinya kamu cuma buang-buang waktu, mengapa kok bisa dikatakan buang-buang waktu? Artinya, kamu menanti kejelasan suatu hubunganmu ke depan. Alias hubunganmu itu digantungin oleh pacarmu, terutama hubunganmu sudah berjalan lima tahun.

Tak jarang, pacaran lama kerap dijumpai ada paham gengsi kalau tidak punya pacar. Bahkan, status siapa pacarmu bisa membantu meningkatkan level popularitas, terutama usia remaja. Ditambah lagi, adanya pemahaman keliru mengenai konsep belahan jiwa.

Pacaran lama itu artinya kamu cuma buang-buang waktu akibat pemahaman keliru mengenai konsep hubungan cinta dan belahan jiwa. Tak jarang, mereka terjebak pada fase bersama-sama berjuang dari nol, selalu menguatkan diri dan terus bersabar. Tanpa sadar kamu malah mempertahankan ketidakjelasan hubungan selama bertahun-tahun

Orang pacaran selalu dijumpai pemahaman, bahwa pacarnya adalah belahan jiwanya. Hal ini membuat mereka bersedia mau berjuang bersama-sama dari nol. Berawal dari pemahaman tersebut, mereka mempertahankan hubungan pacaran bertahun-tahun. Faktor waktu yang tidak sebentar, kamu semakin mengikat perasaan dan harapan kepada pacarmu.

Di sisi lain, menanti merupakan pekerjaan yang membosankan dan menguji kesabaran. Terlebih bagi kamu yang sudah menjalani hubungan cukup lama, seperti lima tahun lebih. Pasti kamu merasa setiap menit dan detik sangat berharga, belum lagi usiamu makin bertambah tua atau tidak lagi muda, terutama perempuan.

Baca juga:  Yuk Intip Cara Move On Ala 3 Selebriti Papan Atas

Dalam sebuah penantian tersebut, kamu memang mengharapkan berujung pada kenyataan. Status kejelasan hubungannya ke depan itu masih dapat dimaklumi. Namun, terkadang penantian ini menjadi sia-sia belaka bagi kamu yang menantikan sebuah jawaban (Bukankah semua tujuan hubungan cinta ke arah pernikahan).

Pacar yang diharapkan ternyata kurang mampu untuk bertanggung jawab kepada diri sendiri maupun hubungannya. Dia semakin lama bergantung kepada kamu, jika pacar membutuhkan apa pun dirinya tidak segan untuk meminta dan aku selalu menurutinya (memenuhinya). Namun, kenyataan ini tidak membuat kamu membuka hati dan pikiran.

Hal ini membuat kamu terjebak pada fase sama-sama berjuang dari nol, selalu menguatkan diri dan terus bersabar. Memang tidak ada yang salah, jika pacarmu adalah orang tidak mudah menyerah dan memiliki prinsip yang jelas. Namun, pacaran lama sering dijumpai salah satu pasangan seolah-olah mengampangkan hubungannya ke depan.

Pacar selalu saja ada alasan ketika ditanyai keseriusan hubungan ke depan, terutama konsep masa depan dan tujuan yang ingin dirinya capai. Namun, semua alasan yang dijelaskan tidak ada satu pun yang pasti sesuai dengan kenyataan. Alias tong kosong nyaring bunyinya. Tak jarang, kamu akan merasa jenuh dengan hubungan ini dan memutuskan untuk pergi.

Baca juga:  Pemahaman Model Pacaran Anak Zaman Sekarang

Akibat kejadian ini, kamu malas ketika ada seseorang hanya mau mengajak pacaran saja tanpa kejelasan hubungan ke depan. Tak jarang, kamu menjadi pribadi yang memilah dan memilih mana pasangan yang serius mengajak menikah ataukah sekedar pacaran semata.

Kamu tidak mau membuang waktu, pikiran, tenaga, dan usia untuk seseorang yang tidak jelas. Di sisi lain, kamu mencari seseorang yang mampu menghargai hubungannya ke depan bukan mengantungkan hubungannya. Apalagi kamu tidak perlu meyakinkan pacarmu dengan teks ataupun ucapan “aku cinta kamu” atau “aku sayang kamu” setiap harinya. Termasuk, mengirimkan pesan yang menyita banyak waktu, pikiran, dan tenaga, seperti “kamu di mana?”, “sudah makan belum”, “sudah ibadah belum”, atau “bagaimana kabarnya.”

Kesimpulan pacaran lama itu artinya kamu cuma buang-buang waktu

Jika kamu saat ini menjalani hubungan pacaran bertahun-tahun, misalnya tiga atau lima tahun lebih. Sekarang tergantung cara kamu menyikapi hal ini, apakah dengan ego ataukah pikiran jernih. Jangan sampai kamu memiliki pemahaman keliru mengenai konsep hubungan cinta, gengsi kalau tidak punya pacar dan pacaran ingin menaikkan level popularitas di lingkungan pergaulan.

Baca juga:  Pacaran Lama Tidak Menjamin Kamu Akan Menikah

Termasuk juga, pemahaman pacar adalah “belahan jiwa yang dikirimkan Tuhan kepadaku. Jika aku tidak bersamanya, bagaimana aku harus hidup.” Hal ini bisa membuat kamu berpikir sempit karena terjebak pada fase sama-sama berjuang dari nol, selalu menguatkan diri dan terus bersabar.

Tak jarang, kamu mempertahankan hubungan pacaran bertahun-tahun. Tanpa terasa waktu berjalan sudah lama, kamu semakin mengikat perasaan dan harapan yang tinggi kepada pacarmu. Hubungan proses pengenalan atau kamu mengenalnya “pacaran” adalah proses menuju perbaikan dan memantapkan diri dengan satu tujuan yang jelas ke arah pernikahan.

Kamu atau dia selalu mendorong untuk terus-menerus mendekatkan diri kepada Tuhan melalui tindakan nyata bukan sekedar ucapan belaka. Jika pacarmu tidak memiliki tujuan hubungan yang jelas ke depan, atau ingin pacaran lama itu artinya kamu cuma buang-buang waktu. Alias hubunganmu itu digantungin. Jadi, sebaiknya kamu tinggalkan saja daripada sakit hati.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca pacaran lama itu artinya kamu cuma buang-buang waktu. Tolong bagikan artikel ini agar bermanfaat bagi orang lain dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Jika sahabat punya pengalaman lain mengenai pacaran lama cuma buang-buang waktu? Silakan bagikan melalui kolom komentar.




ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Gravityscan Badge