Apa Artinya Cinta

Menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian

Menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian

Menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian dengan sendirinya, perilaku pengertian akan melahirkan perilaku-perilaku lainnya di dalam hubungan cintanya seperti perhatian, bertanggung jawab, kesabaran, keikhlasan, sikap mau mengalah, bersedia berjuang untuk membahagiakan dan menyenangkan kekasihnya.

Perilaku tersebut akan muncul dengan sendirinya apabila kita memiliki niat dan tujuan yang jelas, untuk apa kita ingin menjalin hubungan cinta dengan orang yang kita sayangi dan cintai, apakah memang serius untuk berkomitmen menjalani hubungannya atau sekedar bersenang-senang menjalani hubungannya.

Menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian apabila kita memiliki visi misi yang jelas untuk apa kita ingin menjalin hubungan cinta (apa niat dan tujuan kita yang sebenarnya)

Niat dan tujuan tersebut bisa menentukan jalan cerita kita dalam mendapatkan atau memperoleh seorang kekasih, apakah itu kekasih yang pengertian, perhatian, bertanggung jawab dan memiliki kepekaan ataukah sebaliknya. Cara terbaik ingin memiliki seorang kekasih yang baik dan kita tidak salah dalam mengambil jalan adalah tanyakan saja apa visi misi ke depannya atau apa harapan terbesarnya.

Bertanya apa visi misi ke depannya untuk mengetahui langkah berani apa saja yang dirinya akan berbuat untuk membangun dan mengembangkan hubungan cintanya, apakah langkah tersebut terlihat anomali dari perilaku umum yang selama ini sering dijumpai di dalam hubungan cinta seperti hanya berani mengatakan cinta tetapi tidak berani untuk berkomitmen atas pernyataan cintanya.

Langkah berani tersebut menunjukkan secara jujur dan terbuka, bagaimana dirinya memang mengedepankan keseriusan dalam menjalin hubungan cintanya dengan bersikap tidak mau menyakiti anaknya orang, bahwa dirinya menjalani suatu hubungan cinta bukan untuk ambisi personal belaka ataupun bermain-main dengan anaknya orang tanpa adanya ikatan yang jelas.

Apalagi niat dan tujuan kita yang sebenarnya dalam menjalani hubungan cinta, apakah serius untuk berkomitmen atau sekedar bersenang-senang itu semua tergantung dari etika dan etiket yang kita miliki. Dua kata tersebut seringkali kita mendengarnya bahkan kerapkali kita mencampuradukkannya, namun dua kata tersebut memiliki makna yang berbeda satu sama lainnya.

Kata “etika” menyangkut moral, sedangkan kata “etiket” menyangkut sopan santun. Etika berkaitan erat dengan norma yang berlaku tidak hanya sebatas bagaimana cara dilakukannya suatu perbuatan itu sendiri, sedangkan etiket berkaitan erat dengan bagaimana cara perbuatan yang harus dilakukan oleh kita.

Contohnya etika adalah kekasihnya menuntut selalu minta dimengerti dan contohnya etiket adalah cara berkomunikasi kepada kekasihnya, selalu minta dimengerti adalah salah satu perbuatan yang egois hanya memikirkan kepentingannya sendiri tanpa memperhatikan kepentingan pasangannya, baik itu dilakukan dengan cara paksaan dengan terang-terangan ataupun cara halus dengan kode-kodean.

Perilaku yang selalu minta dimengerti di dalamnya tidak hanya minta dituruti apapun keinginannya tetapi juga adanya faktor komunikasi yang tidak lancar di antara kedua pasangan, jadi perilaku selalu minta dimengerti tidak sebatas pada cara perilaku tersebut dilakukan tetapi juga menyangkut bagaimana perilaku itu sendiri dilakukan.

Etika dalam hubungan cinta berkaitan erat dengan kepastian atau bersifat absolut yang memiliki prinsip-prinsip di dalamnya tidak bisa ditawar-tawar lagi atau jelas sekali apa maksud dan artinya, contohnya jangan berbohong, tidak boleh menganiaya, jangan mencuri, tidak boleh hubungan badan di luar nikah atau tidak boleh berselingkuh.

Artikel lainnya: cinta adalah kepedulian bukan keegoisan semata.

Sedangkan etiket dalam hubungan cinta berkaitan erat dengan kesesuaian dalam pergaulan atau bersifat relatif yang memiliki cara pandangan yang berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang lainnya, istilahnya ada kesepakatan yang berlaku secara umum dan ada kesepakatan yang berlaku secara khusus berdasarkan pola pikir dan kebiasaannya.

Contohnya mencari jalan instan dengan berfokus mencari seorang kekasih yang memiliki status dan kekayaan sebagai kriteria idamannya agar hidupnya bisa nyaman tanpa harus bekerja keras dalam mencapainya walaupun harus merusak hubungan orang lain, atau kalau mencintai dan menyayangi dirinya berani mengajaknya menikah bukan berani mengajaknya melakukan hubungan badan di luar nikah.

Etika dalam cinta juga berkaitan erat dengan sisi dalamnya seorang kekasih atau kepribadiannya, sedangkan etiket dalam cinta berkaitan erat dengan sisi luarnya seorang kekasih atau penampilannya. Dari sana kita bisa mengetahui bagaimana sosok kekasih yang sebenarnya, terutama visi misinya dalam menjalani hubungan cinta bisa diketahui dan dipahami dari sini.

Dari segi etiket orangnya terlihat keren dan menyakinkan dalam penampilannya, cara berbicaranya tertata dan sopan tetapi kalau dilihat dari segi etika setelah kita mengenalnya lebih dalam lagi ternyata orangnya penuh dengan tipu daya, egois dan inputnya lebih memikirkan kepentingannya sendiri tanpa memperdulikan kepentingan perasaan kekasihnya.

Jika kita melihat konsepnya cinta mengenai etika selalu menyangkut subtansi dari cinta itu sendiri dan etiket selalu terkait dengan tata caranya untuk memperoleh cinta itu sendiri, di titik ini kita akan diajak oleh cinta bagaimana caranya untuk memperoleh seorang kekasih yang perhatian, pengertian dan penuh tanggung jawab.

Juga bagaimana caranya membangun dan mengembangkan hubungan cinta penuh dengan kebahagiaan, keromantisan, kemesraan dan ketenteraman, disinilah pembelajaran cinta yang sesungguhnya. Apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan hal itu, tekankan kepada diri sendiri berupa kesadaran untuk bersedia berkomitmen dalam menjalani hubungan cintanya.

Tata cara untuk memperoleh cinta yang baik didasarkan pada subtansi cinta yang baik pula, yaitu kesadaran dari masing-masing pasangan akan niat dan tujuan yang jelas untuk apa menjalin hubungan cintanya, apakah serius untuk berkomitmen atau sekedar bersenang-senang belaka.

Niat dan tujuan tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya bisa menentukan dan mempengaruhi perjalanan cinta ke depannya, kalau kita menjalani hubungan cinta dengan mengedepankan etika yang dibalut dengan etiket yang baik maka hasilnya akan baik maupun sebaliknya.

Jadi jangan sampai kita terjebak hanya menginginkan hubungan cinta yang romantis dan mesra ataupun ingin memiliki seorang kekasih yang pengertian, perhatian dan bertanggung jawab tetapi kita tidak bersedia mengedepankan tata cara untuk memperoleh cinta yang baik itu sama saja juga bohong.

Baca juga: Belajar menghargai cinta untuk memahami cinta.

Kesimpulan menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian:

Perilaku pengertian dalam hubungan cinta akan muncul dengan sendirinya apabila kita memiliki niat dan tujuan yang jelas, untuk apa kita ingin menjalin hubungan cinta, apa visi misi ke depannya atau harapan terbesarnya dalam menjalani hubungan cintanya, istilahnya dirinya menjalani hubungan cinta bukan untuk ambisi personal belaka juga bukan untuk bermain-main dengan anaknya orang.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca menghargai cinta akan muncul sebuah pengertian, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?



DMCA.com Protection Status

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *