Inikah Emosi Cinta

Mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius

Mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius

Mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius sudah menjalin hubungan bisa dikatakan cukup lama tetapi hubungannya begitu-begitu saja tidak ada kelanjutan ke depannya, itu artinya pacar hanya menginginkan manis-manisnya cinta di dalam hubungannya.

Mengajak pacaran yang berlama-lama sama saja artinya hubungannya digantungin, contohnya kamu sudah mendesak ingin serius tetapi pacar masih ingin main-main dulu, atau kamu masih ingin main-main dulu tetapi pacar sudah mendesak ingin serius.

Kenali tanda-tanda hubungannya digantungin mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius:

1. Samakan dulu visi misi hubungannya
Awal hubungannya memang memiliki niat untuk serius tetapi niat seriusnya apa dulu, serius untuk pacaran ataukah serius untuk menikah. Kalau ujung-ujungnya keseriusan hubungannya hanya sekedar wacana saja, itu pertanda hubunganmu bersama pacar ada yang tidak beres.

Kenapa? kalau visi misi antara kamu dan pacar berbeda bisa membuat susah untuk berjalan bersama ke depan, kamu dan pacar akan kesulitan untuk menemukan jalan tengahnya disebabkan dimabuk cinta terlalu dalam sehingga menumpulkan logika berpikir dari hal-hal apa saja yang terjadi di dalam hubungannya.

2. Apakah ada komunikasi yang sehat terjadi di dalamnya
Komunikasi sebagai pintu menuju keterbukaan satu sama lainnya, kamu tahu apa itu kekurangannya pacar dan pacarmu juga tahu apa itu kekuranganmu, termasuk semua rahasia yang tersimpan oleh kamu dan pacar diketahui secara jelas. Tanpa ada komunikasi yang sehat pasti hubungannya dipenuhi dengan rasa curiga, tentu saja akan terjadi banyak kesalahpahaman.

Baca juga:  Kenali Ragam Bentuk Tindakan Melukai dalam Pacaran

Di sisi lainnya komunikasi yang sehat bukan hanya hubungannya sedang baik-baik saja tetapi juga ketika bertengkar, apakah itu meributkan hal yang sepele atau masalah yang cukup fatal. Apa pun situasi dan kondisinya, apa pun penyebab dari pertengkaran tersebut.

Keduanya masih terjadi komunikasi yang sehat di dalamnya, kalau kamu atau pacarmu malah mendiamkan berhari-hari atau berminggu-minggu seperti anak kecil tanpa menyelesaikannya dengan tuntas sampai kapan pun hubungannya tidak akan pernah harmonis.

3. Apakah bisa mengelola emosinya atau tidak
Faktor terpenting dalam menjalin hubungan cinta adalah apakah kamu dan pacarmu bisa mengelola emosinya, tidak memiliki luapan emosi yang meluap-luap seperti mobil sport yang memiliki kecepatan tinggi tetapi remnya blong, tentu saja kamu pasti tahu kan apa yang terjadi.

Untuk melihatnya perhatikan saja ketika sedang berdebat atau bertengkar, apakah kamu atau pacarmu itu suka bicara kasar atau marah-marah tidak jelas. Jangan sampai ada pemikiran si dia bicara kasar atau marah-marah tidak jelas itu hanyalah emosi yang berlebihan, kalau dibiarkan lama-lama frekuensinya semakin sering, bahkan semakin parah perilakunya.

Akhirnya hubungan yang dijalaninya penuh dengan siksaan batin karena capek disemprot tiap waktunya. perilaku suka bicara kasar atau marah-marah tidak jelas apabila dibiarkan bisa menjadi cikal bakal kekerasan fisik seperti menampar, memukul atau melukai dengan cara apa pun.

4. Bagaimana mengatasi rasa bosan dalam hubungannya
Menjalin hubungan cinta itu penuh dengan rasa dan warna di dalamnya, terkadang muncul rasa bosan terlebih lagi sudah menjalani cukup lama hubungannya. Munculnya rasa bosan tidak hanya dirasakan oleh kamu saja tetapi juga pacarmu, coba bayangkan masih pacaran saja yang tidak pernah bertemu setiap harinya, juga tidak pernah menghabiskan waktu bersama-sama sudah merasakan namanya bosan dengan alasan yang beraneka ragam.

Baca juga:  Tujuh Tanda Ini Kamu harus Segera Move On dari Mantan

Lalu bagaimana nanti kalau kamu atau pacarmu menjalin kehidupan hubungan jangka panjang tidak mungkin kan apa-apa, kalau sudah bosan dengan hubungannya langsung minta break atau minta putus, artinya kamu atau pacarmu belum begitu paham makna sesungguhnya dari hubungan cinta.

Sebelum menjalin cinta ada baiknya kamu atau pacarmu belajar dulu apa itu cinta yang sesungguhnya, pahami juga rasa bosan dalam hubungan cinta pasti datang tanpa terduga tetapi jangan jadikan rasa bosan itu sebagai senjata untuk membela diri dengan mengatakan rasa cinta itu hilang, sudah tidak cocok lagi, atau beda prinsip.

Rasa bosan itu datang dalam hubungannya menunjukkan kamu dan pacarmu terlalu banyak menghabiskan kegiatan yang monoton tiap waktunya, jadi dibutuhkan sesuatu yang baru untuk dilakukan bersama-sama, atau bahasa kerennya upgrade bahasa cinta.

5. Cara menghadapi ketika ada pasang-surut dalam hubungannya
Menjalin hubungan cinta tidak selamanya itu hal yang indah-indah saja, terkadang ada juga pasang surutnya. Kalau kamu atau pacarmu masih egois, masih ingin dituruti kemauannya saja, atau masih memikirkan kepentingannya sendiri, lebih baik lupakan saja untuk melanjutkan hubungan jangka panjang.

Baca juga:  Pacaran Lama Tidak Menjamin Kamu Akan Menikah

Ada kalanya kamu dan pacarmu akan menemui suatu masalah dalam hubungannya, saat itu juga hubungannya lagi diuji. Bagaimana ketahanan dan kekompakan antara kamu dan pacarmu, apakah masih tetap ada di samping dan tetap menerimanya, apakah masih romantis dan mesra ketika menghadapi masa sulit, atau malah sebaliknya tidak kuat, tidak tahan dan pergi meninggalkan.

Menjalin hubungan cinta pada hakikatnya terkadang perlu mengalahkan ego yang kamu miliki, juga perlu belajar mencintai dan menghargai tiap waktunya apa yang terjadi di dalam hubungannya agar hubungannya semakin kuat dan tumbuh dewasa bersama-sama, bukan hanya mau dimengerti tanpa mau mengerti pacarnya.

Kesimpulan mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius:

Sudah menjalin hubungan bisa dikatakan cukup lama bersama pacar tetapi hubungannya begitu-begitu saja tidak ada kelanjutannya ke depan, itu artinya kamu atau pacar hanya menginginkan manisnya cinta di dalam hubungannya, tercermin hanya berani mengajak pacaran berlama-lama itu sama saja hubungannya digantungin.

Sebelum melangkah terlalu jauh, ada baiknya kenali tanda-tanda yang tidak baik dalam hubungannya dengan melihat visi misi hubungannya, faktor komunikasi, kemampuan mengelola emosi, mengatasi rasa bosan, dan cara menghadapi pasang surut hubungannya.

Terima kasih sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca mau sampai kapan mempertahankan pacar yang tidak serius, silakan bagikan agar bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge