Kontak Batin Cinta

Manfaat hidup mandiri setelah menikah

Manfaat hidup mandiri setelah menikah

Manfaat hidup mandiri setelah menikah supaya makin kuat dan tambah mesra ikatannya satu sama lainnya terutama bagi pasangan muda yang tadinya ikutan bersama orang tuanya atau mertuanya lalu memutuskan ingin hidup mandiri tetapi perlu diperhatikan bahwa hidup mandiri selepas dari orang tua akan jelas berbeda.

Apabila pasangan muda tidak terbiasa dengan hidup mandiri karena duluannya terlalu dimanjakan oleh segala macam fasilitas yang ada maka banyak pekerjaan rumah tangga bisa dibuatnya jadi kelabakan, akibatnya banyak pekerjaan rumah tangga jadi tidak tersentuh.

Mereka kaget dengan kondisinya ketika hidup mandiri selepas dari orang tuanya terutama bagi pasangan yang mengontrak rumah ternyata tidak semudah yang dibayangkannya dalam mengurusi pekerjaan rumah tangga, biasanya hal ini bisa terjadi apabila sebelum menikah mereka tidak terbiasa melakukan pekerjaan domestik kecil-kecilan, baik itu mereka yang ikut bersama orang tuanya atau hidup kos-kosan.

Manfaat hidup mandiri setelah menikah bisa melatih kepekaan emergency dan menghargai keberadaan pasangannya dalam menjalani kehidupan rumah tangga ke depan

Pekerjaan domestik kecil-kecilan seperti memasak, menyapu, mengepel, mencuci dan menyetrika pakaian. Sebelum menikah bagi mereka yang ikut bersama orang tuanya sudah terbiasa semua pekerjaannya dilakukan oleh asisten rumah tangga, sedangkan bagi mereka yang hidup kos-kosan sudah terbiasa semua urusan mencuci dan menyetrika pakaian diserahkan kepada jasa laundry.

Baca juga:  Kenali satu perbedaan antara jatuh cinta dengan sebatas suka

Tak heran keduanya akan sulit mandiri disebabkan terlalu tergantung dan memunculkan pemikiran ada pembantu rumah tangga atau jasa laundry yang melakukan tugas tersebut, padahal belajar melakukan pekerjaan domestik kecil-kecilan sebelum menikah akan memiliki banyak manfaat terutama ketika ingin hidup mandiri setelah menikah.

Manfaatnya tidak hanya sudah terbiasa mengerjakan semua pekerjaan domestik tersebut tetapi juga merupakan stimulasi awal dari hidup mandiri dengan merasakan bagaimana menyikapi untuk menyelesaikan pekerjaan domestiknya, berasal dari momen seperti ini tiap tahunnya secara tidak langsung bisa melatih kepekaan emergency dan menghargai orang lain terutama pasangannya setelah menikah.

Mandiri bukanlah hal yang sulit melainkan kebiasaan yang sering dilakukan dari awal waktu dan dikerjakan bersama-sama akan terasa ringan, tinggal bagaimana pasangan muda yang ingin hidup mandiri selepas dari orang tuanya bisa beradaptasi dengan pandai dalam mengatur waktunya dan membagi jadwal tugasnya ketika melakukan pekerjaan domestik rumah tangga.

Baca juga:  Apakah Ini Cinta atau Bukan untuk Mengetahui Perasaan Sendiri?

Ketrampilan dalam mengerjakan pekerjaan domestik rumah tangga sangat membutuhkan ketelatenan, kesabaran dan memberi contoh yang nyata, misalnya urusan mencuci piring bagi pasangan yang belum terbiasa melakukannya maka kita bisa memberikan contoh bagaimana caranya dan arahkan pelan-pelan supaya pasangan bisa menirunya, jangan lupa berikan penghargaan kepada pasangan dengan cara memujinya.

Apabila pasangan sudah terbiasa dengan pekerjaan domestik yang ringan-ringan maka bisa dilibatkan pekerjaan domestik yang bersifat berat seperti membersihkan rumah atau mencuci pakaian, agar pasangan tidak terbebani dengan semua pekerjaan tersebut bisa diajak untuk berkolaborasi, misalnya bahwa suaminya yang mencuci pakaian dan istrinya yang menyetrika atau istrinya yang memasak sedangkan suaminya yang mencuci piringnya dan lain-lain.

Risiko hidup mandiri apalagi hidup di rumah kontrakan apa pun harus dilakukan sendiri, mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi di malam hari. Rasa tanggung jawab harus dimiliki oleh pasangan muda, bahwa semua pekerjaan dasar domestik rumah tangga mulai dari mencuci, menyetrika, buang sampah, menyapu hingga mengepel dan berbelanja wajib untuk dikuasai.

Apalagi pekerjaan domestik rumah tangga bukan hanya monopoli perempuan saja melainkan laki-laki juga bisa ikut campur di dalamnya, efek positifnya tidak hanya memiliki kebiasaan baik dan lebih mandiri tetapi juga bisa menciptakan kepribadian yang santun, bisa menghargai dan tidak mudah mengeluh ketika menjalani kehidupan berumah tangga pada akhirnya dari lingkungan keluarga yang baik bisa terbawa sampai ke anak-anaknya hingga dewasa.

Baca juga:  Ini Bukti Jatuh Cinta Tidak pernah Datang Terlambat

Kesimpulan manfaat hidup mandiri setelah menikah:

Bagi pasangan muda bisa melatih kepekaan emergency dan menghargai keberadaan pasangannya, efek positifnya bisa menciptakan kepribadian yang santun, bisa menghargai dan tidak mudah mengeluh dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Memutuskan ingin hidup mandiri lepas dari bayangan orang tua diperlukan kesiapan mental dan kebiasaan yang sering dilakukan dari awal waktu, apalagi hidup mandiri sangat membutuhkan ketelatenan, kesabaran dan memberi contoh yang nyata supaya bisa beradaptasi terutama ketika melakukan pekerjaan domestik rumah tangga.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca manfaat hidup mandiri setelah menikah, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge