Ada cinta dibalik bibi mudik

Ada cinta dibalik bibi mudik

Ada cinta dibalik bibi mudik terutama hari besar keagamaan adalah tantangan terbesar muncul pada pasangan muda yang sering memakai jasa bibi atau pembantu rumah tangga mau tidak mau harus berbagi tugas pekerjaan rumah yang biasanya jarang dikerjakannya bisa memunculkan kisah cinta dibalik bibi mudik ini.

Keseharian pasangan muda menyerahkan tugas pekerjaan rumah kepada bibi disebabkan keperluan atau kepadatan waktu bekerja sehingga tidak ada waktu untuk mengurusi rumah tangga tetapi semua hal tersebut berubah ketika hari besar keagamaan datang maka bibi harus mudik dan mereka harus siap menghadapi segala pekerjaan rumah tangga yang menggunung.

Ada beberapa pasangan muda sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk pembagian tugas perawatan rumah tangga dan daftarnya yang tidak bisa ditunda selama seminggu lebih dari mencuci, mengepel, menyapu, memasak tetapi ada beberapa pasangan muda yang tidak siap bila ditinggalkan bibi mudik hanya mampu melakukan selama dua hari atau bila beruntung mereka yang tinggal 1 kota dengan orang tuanya bisa hidup bersama orang tuanya dulu sehingga bibi pulang.

Padahal ada cinta dibalik bibi mudik terutama untuk pasangan muda adalah momen yang tepat untuk membangun keromantisan dan kemesraan hubungan cintanya seperti pembagian tugas merawat rumah tangganya sehingga keduanya bisa semakin hangat dan lebih dekat lagi ikatan batinnya tanpa ada yang mengganggu.

Pembagian tugas harus bijaksana dan tidak boleh asal-asalan, tidak hanya pekerjaan rumah yang terbengkalai tetapi juga hubungan antar keduanya bisa berpeluang menimbulkan masalah. Kalau salah satu pihak saja yang mengerjakan semua pekerjaan rumah tangganya tetapi pihak yang lainnya tidak mau tahu atau tidak peduli bisa menimbulkan ketimpangan peran dan tuntutan yang tidak bijaksana.

Jika keduanya bersama-sama mendapatkan peran tugas masing-masing maka kecenderungan untuk menuntut akan menjadi minimal sehingga keduanya tahu sama-sama merasakan rasa capek mengerjakan pekerjaan rumah tangga, otomatis tidak mudah timbul amarah antar pasangan tersebut bahkan semakin romantis, makin dekat dan makin hangat disebabkan adanya rasa penghargaan dan toleransi.

Pembagian tugas secara bijaksana dimaksudkan tidak memaksakan satu jenis pekerjaan yang kira-kira lebih cocok dikerjakan oleh pasangannya seperti bila pasanganmu alergi terhadap debu tidak mendapatkan tugas menyapu melainkan tugas mengepel atau mencuci piring atau bisa juga pakaian.

Ketika pasanganmu mengerjakan pembagian tugas merawat rumah tangga tidak jarang ada saja yang kurang beres dan kurang pas dihati, tentu saja bisa menimbulkan ada sedikit rasa kecewa tetapi apapun yang dilakukan oleh pasangan wajib kita hargai walaupun masih ada kekurangan disana sini.

Di sini letak indahnya ada cinta dibalik bibi mudik pasti semua yang dilakukan oleh pasangan tidak sesuai atau ada sedikit rasa kecewa dari kamu tetapi bila kamu menyadari dan menghargai pasanganmu sudah mau melakukan pekerjaan rumah tangga tersebut betapa indahnya momen tersebut untuk diingat kembali di kemudian hari seperti mencuci pakaian tetapi lupa untuk mengangkatnya baru ingat sampai malam tiba.

Setelah pengalaman pembagian peran dan tugas selesai ketika acara santai pasti kedua pasangan akan mengingat semuanya dan ujung-ujungnya kamu bersama pasangan bisa tertawa lepas bersama-sama dengan menganggap sebagai kejadian yang lucu dan ada peristiwa yang bisa dibagikan ke anak cucu, baca juga membangun hubungan cinta yang sehat.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca ada cinta dibalik bibi mudik, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bagikan Ada cinta dibalik bibi mudik



Lihat juga Ada cinta dibalik bibi mudik lainnya

Satu tanggapan atau komentar

Berikan tanggapan atau komentarmu

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *