Kesalahan fatal saat PDKT

Kesalahan fatal saat PDKT
Ilustrasi Kesalahan fatal saat PDKT (Sumber: pixabay.com)

Kesalahan fatal saat PDKT dengan seseorang tetapi kenapa tiba-tiba di tengah proses pedekatan itu, dia menghilang tanpa kabar setelah pertemuan pertama padahal dulu sebelum ketemuan dia orangnya asyik enak diajak ngobrol dan kita saling memberikan kabar, apakah itu sms, telepon atau bbm-an.

Kesalahan ini paling banyak dilakukan saat proses pedekatan (PDKT) dengan seseorang, kita terlalu sangat mengharapkan orang yang sedang dekat dengan kita memiliki perasaan yang sama dan sesuai dengan apa mau kita, akhirnya kita terlihat seperti “mengejar” si dia.

Memang sebelum ketemuan seseorang yang sedang dekat dengan kita rajin sms, telepon atau bbm-an sehingga dari komunikasi tersebut ada kata-kata mesranya menyentuh hati sanubari kita yang sedang haus akan sentuhan kasih sayang dari seorang kekasih.

Berawal dari sana, bisa dia atau kita sendiri mendesak untuk ketemuan. Begitu ketemuan ada sikap, tindakan, cara bicara atau bahasa tubuh kita yang bisa membuat seseorang yang dekat dengan kita berubah drastis menjadi tidak tertarik lagi dengan kita. Contohnya ketika ketemuan kita pasif (jaim) tidak banyak ngomong atau kita terlalu aktif sering membicarakan dirinya sendiri.

Baca juga  Pacar Minta Break Tandanya Ia Suka Lari dari Masalah

Justru dari situ, dia lantas ingin menghilang dari kita setelah ketemuan. Mendadak seolah-olah dia ditelan ke dalam perut bumi, ketika kita berusaha mengontak lewat sms atau bbm-an tidak pernah dibalas bahkan ditelepon ada nada panggilnya tetapi tidak pernah diangkat atau ada kemungkinan juga nomor kita sudah dihapus olehnya.

Kesalahan fatal saat PDKT karena kita terlalu berharap banyak sama orang yang sedang dekat dengan kita memiliki perasaan yang sama dan sesuai dengan apa maunya kita

Kalau kita terlihat semakin sibuk “mengejar” si dia maka yang terjadi dia akan semakin lari menghindar dari kita karena hal ini bisa membuat dia menjadi ilfil atau kehilangan mood dan akhirnya dia menutupi diri dari kita setelah ketemuan.

Ketika kita sedang dekat dengan seseorang bisa dipahami bahwa kita rindu pada sms, telepon atau bbm-annya yang mungkin memberikan warna keceriaan dan kemeriahan malam-malam sendiri kita tetapi tindakan kita ini seperti mengemis perhatian cinta itu malah bisa membuat tidak menarik buat sebagian orang.

Kita malah tampak seperti “si needy” yang haus akan sentuhan dan perhatian cinta, lama-lama akhirnya kita menjadi kurang bisa mengenal, mengerti dan memahami karakter seseorang yang sedang dekat dengan kita, jadi lebih baik segera hentikan langkah dengan seseorang yang tidak berminat dengan kita.

Baca juga  Sejuta Makna Kata Cinta yang Menyentuh Hati Perempuan

Jika kita tetap nekat berusaha mengejar seseorang yang tidak menginginkan kita ditambah lagi kita ngotot agar seseorang itu menjadi kekasih kita maka yang terjadi kita dipandang sebelah mata oleh dia, akhirnya kita menyalahkan diri sendiri merasa tidak menarik.

Muncullah pikiran dan perasaan itu bisa membuat bahasa tubuh kita menjadi tidak menarik sungguhan disebabkan tingkat kepercayaan diri kita menurun, jadi bangunlah kepercayaan diri dengan menyakinkan dulu bahwa diri kita cukup menarik dan berharga untuk dicintai dan mencintai seseorang. Kalau perlu ubahlah cara pdkt kita yang masih terlihat seperti mengejar seseorang.

Bila kita masih tetap berhubungan atau mengejar seseorang yang tidak sama chemistry-nya dengan kita bukan berarti dunia kita akan tamat dan hancur berkeping-keping, cobalah untuk membuka pikiran, telinga, mata dan hati kita mungkin di luar sana ada seseorang yang ingin bersama kita maupun sebaliknya kita pun ingin bersamanya.

Baca juga  Kamu Pilih fisik atau Kepribadian dalam Memilih Kualitas Pasangan

Jangan lupakan untuk tetap yakin dan percaya bahwa Tuhan telah menyiapkan seseorang buat kita, mungkin sekarang kita belum bertemu dengan seseorang tersebut, jadi perluaskanlah jaringan pergaulan kita dan hindari kegiatan negatif dengan selalu melakukan kegiatan positif, jangan lupakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kita dengan jalan intropeksi diri.

Kesimpulan kesalahan fatal saat PDKT:

Hindari kita terlihat seperti “mengejar” seseorang yang tidak menginginkan kita termasuk jadian lantaran dia kasihan sama kita, lama-lama kita atau dia berubah jadi egois karena kurang bisa mengenal, mengerti dan memahami karakter seseorang yang sedang dekat dengan kita.

Segala sesuatu yang berawal tidak baik maka hasilnya pun menjadi tidak baik dan kita tidak bisa mengubah perasaan orang lain sesuai dengan apa maunya kita, sebab cinta itu berproses secara alami bukan instan, merasakan melalui hati bukan paksaan melalui pikiran.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca kesalahan fatal saat PDKT, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?