Kenali Pola Cinta

Checklist kecocokan pasangan sebelum menikah

Checklist kecocokan pasangan sebelum menikah

Checklist kecocokan pasangan sebelum menikah ada beberapa hal yang perlu dipertanyakan kepada diri sendiri dan pasangan karena hal tersebut tidak hanya membantu untuk mencapai ketenangan dan kesejahteraan dalam berkeluarga tetapi juga ikut membantu dalam kematangan jiwa, kecocokan dan ketepatan pasangan.

Beberapa macam contoh checklist kecocokan pasangan sebelum menikah seperti dibawah ini:

1. Benar-benar jatuh cinta dan mencintai kekurangan kelebihannya
Keyakinan ini harus ada dan datang dari kedua pihak karena cinta sejati proses terjadinya secara perlahan-lahan bukan secara instan, pasangan harus benar-benar mencintai seutuhnya bukan hanya dari kelebihannya saja tetapi juga kekurangannya masih tetap mencintainya.

2. Bagaimana pola komunikasi dengan pasangan
Seberapa sering tingkat mendengarkan dan didengarkan yang kita gunakan, bagaimana mengekspresikan diri ketika marah atau kecewa. Sadarilah bahwa ketika sudah menikah akan menjalani hidup bersama dengan pasangan seumur hidup, seberapa baik kita berkomunikasi dengan pasangan akan mempergaruhi tingkat keharmonisan dan kebahagiaan dalam berkeluarga.

3. Bagaimana cara menyelesaikan konflik
Sering berdebat ketika proses pengenalan atau masa pacaran merupakan keuntungan tersendiri dalam hubungan cintanya karena sudah tahu bagaimana menangani masalahnya yang datang silih berganti, apakah memakai gaya diskusi, win-win solution atau salah satunya paling dominan yang penyelesaiannya selalu mengunakan ke arah fisik itu merupakan sinyal awal dari kekerasan.

4. Alasan menikah dengan pasangan
Apabila menikah karena status, malu dengan tetangga atau saudara atau teman, keamanan finansial, hamil diluar nikah, hanya untuk memuaskan kebutuhan nafsu semata atau tidak ingin kesepian itu adalah alasan terburuk untuk menikah karena cepat mengakibatkan perasaan kecewa, dendam dan perceraian.

5. Harapan dari pernikahan
Apa harapan kita paling utama untuk menikah (tujuan yang sebenarnya), kalau kita masih berpikir bahwa orang lain bisa membuat kita bahagia atau mengantungkan harapan kita kepada orang lain, ingin memiliki pernikahan yang sempurna tidak mau ada cacat, percaya pada mitos-mitos yang tidak jelas mengenai pernikahan, semua harapan palsu itu akan menempatkan kita di jalur ketidakbahagiaan dan kekecewaan.

Artikel lainnya: mantan pacar datang lagi ketika mau menikah.

6. Hemat atau pemboros
Masalah finansial merupakan satu di antara sekian alasan ketidakharmonisan karena itu sangat penting untuk komunikasikan secara jujur dan terbuka tentang finansial antara kita dengan pasangan, dalam satu bulan berapa budget yang kita keluarkan untuk memenuhi kebutuhannya kita, apakah kita terlalu terfokus untuk memenuhi kebutuhan primer atau sekunder.

7. Keterlibatan keluarga dalam pengambilan keputusan
Apakah pasangan bisa berdiri di belakang kita (bersikap mendukung kita) ketika ada situasi konflik terutama dengan keluarga atau kita malah dibiarkan untuk menghadapi semuanya sendirian, perlu diingat berurusan dengan keluarga pasangan bisa sangat sulit kalau kita tidak membangunnya dari awal, jadi bangunlah kedekatan dengan keluarga pasangan harus dilakukan sebelum menikah dengan mengenali karakter keluarga pasangan.

8. Membicarakan hubungan intim
Bisakah kita dengan nyaman, terbuka dan tidak ada ketakutan dalam mendiskusikan kebutuhan seksual dengan membicarakan apa yang diinginkan oleh keduanya seperti jumlah anak, perlakuan terhadap pasangannya, tidak suka kalau diperlakukan kasar, dan lain-lain. Pembicaraan tersebut diharapkan pasangan bisa mengetahui apa yang ada di pikirannya kita dan tahu apa yang dinginkan oleh kita bertujuan untuk menghindari munculnya kekecewaan dalam hubungan cintanya.

9. Memiliki dan jumlah anak
Salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan tetapi untuk menentukan kesiapannya, kapan waktunya dan jumlahnya berapa untuk memiliki seorang anak maka kita bersama pasangan harus berdiskusi terlebih dahulu.

Baca juga: memaksa secepatnya ingin menikah tapi malah ragu.

Kesimpulan checklist kecocokan pasangan sebelum menikah:

Pembahasan checklist bersama pasangan sebelum pernikahan bertujuan untuk dapat menemukan ketenangan dan kesejahteraan keluarga bisa tercapai tidak hanya dengan saling mengerti, menerima, menghargai, mempercayai, mencintai, ikhlas menjalani dan mengerti tugas masing-masing serta menerima kekurangan dan kelebihan pasangan karena kamu dan pasanganmu akan hidup bersama sepanjang waktu.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca checklist kecocokan pasangan sebelum menikah, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?



DMCA.com Protection Status

2 Comments

  1. Artikel yang bagus untuk memulai tahapan yg lebih serius….siippp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*