Apa Artinya Cinta

Kearifan cinta dibutuhkan tindakan nyata

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Kearifan cinta dibutuhkan tindakan nyata
Ilustrasi acak tentang Kearifan cinta dibutuhkan tindakan nyata (sumber: Pixabay.com)

Kehidupan kearifan cinta sangat dibutuhkan bahwa akhir-akhir ini sedang dilanda krisis multidimensi terutama muda mudi cenderung mengikuti arus yang menuhankan budaya pergaulan bebas semakin merajalela supaya dikatakan orang modern dan gaul sehingga praktik-praktik yang dijalankan dalam menjalin hubungan cinta semakin jauh dari nilai-nilai cinta yang sesungguhnya.

Akibat salah kelola nilai-nilai cinta yang sesungguhnya sering kali ditemukan tidak seimbang dan tidak sederajat antara hubungan jiwa dan pikirannya bisa membentuk karakter pribadi yang rapuh dengan ciri-ciri munafik, tidak mau bertanggung jawab, berwatak lemah, berjiwa pemalas, egois, lebih mementingkan kepentingannya sendiri, menyukai jalan pintas untuk mendapatkan keinginannya dan tidak bisa menghargai atau menerima orang tercinta apa adanya.

Bila karakter pribadi yang rapuh masih tetap dipertahankan tidak ada niatan untuk berubah, upaya untuk menjadi pribadi yang penuh dengan nilai-nilai cinta sesungguhnya akan semakin berat. Keinginan untuk dipertemukan oleh kekuatan cinta yang baik, nyaman dan tenang akan sulit terwujud. Tak heran hidupnya akan selalu ditemukan tidak bahagia, kurang bersyukur dan selalu saja ada yang kurang.

Baca juga:  Pacaran Lama itu Artinya Kamu Cuma Buang-buang Waktu

Untuk mengubah karakter yang penuh dengan nilai-nilai cinta sesungguhnya, tentu saja kita harus menanamkan pemikiran nilai-nilai cinta di dalamnya sebagai identitas pribadi. Cerminan ini akan menampilkan pribadi yang menghormati dan menjunjung tinggi komitmen, keterbukaan dan kepercayaan.

Dari sana kita bisa saling belajar untuk menghargai hak dasar seorang manusia, yaitu kemerdekaan diri dan jiwa yang ada dalam diri manusia. Dua hal tersebut adalah persatuan yang saling mengikat satu sama lainnya dalam perbedaan, contohnya ketika kita mengenal orang yang kita sukai pasti memiliki perbedaan tidak sama dengan diri kita, jadi kita bisa belajar untuk mengenalnya buat menyelaraskan apakah ada persamaan visi dan misi.

Kita tidak bisa menghindari adanya masalah yang datang dalam kehidupan kita, masalah sebagai sarana supaya kita bisa belajar menjadi dewasa yang berfondasi musyawarah. Ciri-cirinya dalam menghadapi dan memutuskannya selalu berusaha menyelaraskan persamaan ide, visi dan gagasan bukan mengutamakan keegoisan semata.

Baca juga:  Jawaban Pacarmu Sekarang Belum Tentu Jodohmu

Pribadi yang penuh dengan nilai-nilai cinta yang positif di dalam dirinya terkandung nilai sosialisme bukan kepentingan pribadinya yang diprioritaskan melainkan kepentingan bersama yang diutamakan sehingga dalam hidupnya bisa memberikan hal yang bermanfaat dan memiliki pengaruh yang positif.

Nilai-nilai cinta yang terkandung di dalamnya tidak bisa dipisahkan, semuanya saling terkait dan saling ketergantungan satu sama lainnya seperti organ tubuh kita adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan saling berkaitan satu sama lainnya, jika ada satu organ yang sakit pasti semuanya akan ikut merasakan kesakitan.

Cinta membutuhkan komitmen, keterbukaan dan kepercayaan apabila cinta hanya dipandang sebagai persoalan untuk memuaskan keegoan atau keegoisan semata justru akan terjebak kepada pribadi-pribadi yang rapuh dan akibatnya akan lahir sekelompok orang yang bebas tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan nama cinta untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, misalnya menusuk dari belakang, berbohong, nikah kontrak, hubungan badan di luar nikah, berselingkuh dan lain-lain, baca juga bagaimana menghadapi dia tidak cinta lagi denganku.

Baca juga:  Menafsir Arti Mimpi Diputusin Pacar yang Masih Misteri

Kesimpulannya: kearifan cinta dibutuhkan tindakan nyata jika kehidupan cinta cenderung mengikuti arus yang menuhankan budaya pergaulan bebas semakin merajalela disebabkan nilai-nilai cinta yang sesungguhnya mulai memudar bahkan meredup, tak heran sering kali ditemukan tidak seimbang dan tidak sederajat antara hubungan jiwa dan pikiran bisa membentuk karakter pribadi yang rapuh.

Kalau diteruskan tidak ada perubahan maka keinginan untuk dipertemukan oleh kekuatan cinta yang baik, nyaman dan tenang akan sulit terwujud sehingga hidupnya akan selalu ditemukan tidak bahagia, kurang bersyukur dan selalu saja ada yang kurang.

Terima kasih sobat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca kearifan cinta dibutuhkan tindakan nyata, jangan lupa membookmark atau berbagi artikel ini ke teman-temanmu, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Sobat ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge