Kontak Batin Cinta

Jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang

Jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang

Jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang dengan selalu berusaha memperhatikan kebahagiaan kekasihnya dalam membangun dan mengembangkan hubungan cintanya ke depan, memperhatikan kebahagiaan kekasihnya bukan dalam artian memenuhi kebutuhan dalam jangka pendek melainkan jangka panjang seperti komunikasi, perhatian, kasih sayang, dan bertanggung jawab terhadap komitmen hubungannya.

Ketika kita bersedia untuk menjalin hubungan cinta dengan seseorang maka akan terjadi banyak hal di dalamnya, tergantung dari visi misi kita untuk apa ingin menjalin hubungan cinta bersama sang kekasih. Hal yang mungkin terlihat sepele namun bisa menentukan jalan cerita cinta kita bersama sang kekasih, apakah good ending atau sad ending.

Kalau hubungan cinta yang arahnya good ending di dalamnya akan terjadi proses pengenalan dan komunikasinya terjadi secara matang, bahwa kedua pasangan memiliki kejelasan dan keselarasan visi misi ke depannya lalu sepakat untuk dibawa hubungannya ke arah lebih jelas dan nyaman mengenai status hubungannya (pernikahan).

Namun hubungan cinta yang arahnya sad ending di dalamnya akan terjadi proses pengenalan dan komunikasi terjadi secara sepihak, apakah kedua pasangan atau salah satunya memiliki perbedaan yang sangat jauh mengenai visi misi ke depannya, tak heran akan timbul sebuah pertanyaan dan kecemasan yang selalu datang mengenai kejelasan status hubungannya terutama bagi yang sudah menjalani hubungan cukup lama.

Baca juga:  Modal cinta tidak cukup dalam membangun keromantisan hubungan

Jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang ditentukan dari kebahagiaan dalam menjalani hubungan cintanya dilihat dari visi misi pasangannya untuk apa menjalin hubungan cinta

Kejelasan dan keselarasan yang dimiliki oleh masing-masing pasangan bisa memperlancar prosesnya dalam membangun dan mengembangkan hubungan cintanya tidak sesulit yang dibayangkan, misalnya komunikasi untuk lebih mengenal dan memahami satu sama lainnya (karakter dan kebiasaan keduanya), apalagi komunikasi adalah sarana kegiatan untuk mendengarkan dan didengarkan oleh kekasihnya.

Berawal dari kelancaran dalam berkomunikasi bisa melahirkan kenyamanan dan keamanan terhadap kebutuhan perasaan hubungannya, tak heran masing-masing pasangan akan berusaha berjuang dan berkorban bersama-sama untuk membahagiakan maupun menyenangkan kekasihnya sebagai ungkapan sayang dan cintanya.

Cara tersebut mampu membangun hubungan yang semakin mesra dan erat satu sama lainnya, istilahnya kita akan merasa jauh lebih bahagia saat memutuskan ingin bersama dengan orang yang kita sayangi dan cintai mendampingi sepanjang hidup kita ketimbang memiliki hubungan yang tidak menentu arahnya seperti gonta ganti pacar.

Kata lainnya kita memiliki kejelasan mengenai status hubungannya, serius berkomitmen tidak main-main dengan anaknya orang terutama perasaannya seperti mengajaknya menikah bukan mengajaknya pacaran berlama-lama karena dalam proses pacaran hubungannya masih belum jelas mengenai statusnya seperti apa bentuknya.

Baca juga:  Tanda-tanda apakah ini cinta sejati atau cinta sesaat

Di tengah jalan pacar sewaktu-waktu bisa minta putus secara tiba-tiba dengan alasan sering dijumpai tidak ada kecocokan lagi, apalagi kalau daya juangnya tidak begitu tinggi dalam menjalani hubungan cintanya yang berkaitan erat dengan perbedaan visi misi yang dimiliki oleh dirinya.

Di satu sisi pacarnya masih berorientasi memikirkan kepentingannya sendiri atau masih ingin bersenang-senang dulu dalam hubungan cintanya, sedangkan di sisi lainnya pacarnya sudah berorientasi memikirkan keseriusan untuk berkomitmen dalam hubungan cintanya terutama bagi mereka yang sudah menjalani pacaran lebih dari lima tahun.

Kalau kita ingin memiliki seorang kekasih yang perhatian, pengertian, penyayang, memiliki kepekaan dan bertanggung jawab terhadap komitmennya maka kita harus memiliki kejelasan visi misinya untuk apa kita ingin menjalin hubungan cinta dengan seseorang, cara tersebut bisa memudahkan kita untuk menyeleksi mana saja orang-orang yang tepat untuk dijadikan seorang kekasih dan mana saja yang tidak tepat dijadikan seorang kekasih.

Contohnya aktivitas keseharian tidak jarang kelelahan dan kecapekan mendatangi dirinya terutama bagi pasangan yang sudah bekerja, namun seorang kekasih yang memiliki kejelasan untuk serius berkomitmen dirinya pandai mengatur waktu agar bisa bercengkerama dan berusaha memanfaatkan waktu yang ada untuk berinteraksi dengan kekasihnya.

Baca juga:  Empat Cara agar bisa Mendambakan Kesempurnaan Cinta

Dirinya tidak hanya pandai mengatur waktunya tetapi juga berusaha mengerti dan memahami dengan kondisi kekasihnya seperti melakukan komunikasi tentang apa yang sedang dirasakan oleh kekasihnya, apakah ada yang dibutuhkannya, apakah ada hal yang mengganggu pikirannya, apa harapannya ke depan mengenai hubungannya, dan lain-lain.

Kalau pikiran kekasihnya tenteram maka hatinya ikut jadi tenang dan efek hubungannya jadi bahagia. Tak heran dirinya akan selalu menjaga jiwanya tetap selalu muda dengan membangun hubungan cintanya penuh kreativitas agar tetap mesra hubungannya.

Kesimpulan jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang:

Selalu berusaha memperhatikan kebahagiaan kekasihnya dalam jangka panjang seperti komunikasi, perhatian, kasih sayang, dan bertanggung jawab terhadap komitmen hubungannya. Kebahagiaan dalam hubungan cinta ditentukan dari visi misi masing-masing pasangan untuk apa dirinya menjalin hubungan cinta bisa menentukan jalan cerita cintanya itu good ending atau sad ending.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca jauh lebih bahagia saat melihat kekasih senang, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada komentar lain atau ingin bertanya sahabat?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge