Kenali Pola Cinta

Jangan PDKT terlalu lama bikin capek

Jangan PDKT terlalu lama bikin capek

Jangan PDKT terlalu lama bikin capek bisa membuat pendekatan yang dilakukan pada awalnya mengasyikkan dan menyenangkan, namun lama-kelamaan pendekatan tersebut bisa bikin ilfil disebabkan salah satu pihak merasa seperti menjalani hubungan tanpa status dan dipermainkan perasaannya, proses pendekatan terlalu lama seringkali dijumpai sekitar jangka waktu enam bulan lamanya.

Lamanya proses pendekatan tersebut bukan membuat orang yang didekati semakin tambah sayang atau cinta melainkan semakin tambah bosan campur kesal sama kita, alasannya pendekatan terlalu lama menunjukkan kita masih ada keraguan terhadap dirinya dan tidak berani mengambil sikap yang tegas untuk melanjutkan hubungannya mau dibawa ke arah mana.

Jangan PDKT terlalu lama bikin capek lama-lama bisa jadi ilfil karena orang yang didekati merasa seperti menjalani hubungan tanpa status dan dipermainkan perasaannya

Alasannya seseorang melakukan proses pendekatan terlalu lama supaya dirinya bisa mengenal orang yang didekatinya lebih dekat lagi agar hubungannya bisa bahagia ketika nanti menjalaninya, namun proses pendekatan terlalu lama bisa membuat apapun yang kita lakukan akan berujung sia-sia karena bisa berakhir tidak sesuai dengan ekspektasi kita.

Contohnya kita bisa terjebak dengan lingkaran ketidakjelasan secara terus-menerus seperti friend zone, brother and sister zone, driver zone, money zone atau orang yang kita dekati malah jadian dengan orang lain disebabkan kita tidak berani mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kita miliki kepadanya, istilahnya kita tidak nembak dirinya.

Disarankan jangan PDKT terlalu lama bikin capek tidak hanya kita sendiri melainkan juga orang yang didekati, awalnya berkenalan memang mengasyikkan dan menyenangkan bisa membuat hidup kita jadi berwarna lalu menjalin komunikasi dengannya secara intens, beberapa minggu kemudian kita memberanikan diri untuk mengajaknya ketemuan.

Baca juga:  Pria Mudah Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama ketimbang Wanita

Setelah beberapa waktu kita merasa menyambung dan cocok dengannya, akhirnya kita sering jalan bareng, mulai dari makan keluar, jalan-jalan, foto selfie berdua dan nonton film di bioskop. Tak heran timbullah api asmara di antara keduanya dengan saling menyayangi dan mencintai, namun sayangnya dalam beberapa waktu beberapa bulan kita tidak pernah mengatakan isi perasaan kita yang sebenarnya untuk mengajaknya jadian.

Walaupun orang yang didekati sudah memberikan sinyal memiliki perasaan yang sama terhadap kita, namun sayangnya kita tidak berani atau takut untuk membalas sinyal tersebut. Tak heran berawal dari proses pendekatan tersebut orang yang kita dekati mulai merasa insecure dengan diri kita, jadi jangan disalahkan kalau dirinya jadian sama orang lain disebabkan kita tidak memberikan kejelasan maupun kepastian mengenai kelanjutan dari proses pendekatan tersebut.

Tindakan kita yang malu-malu atau takut untuk mengatakan isi perasaan kita yang sebenarnya kepada dirinya bisa membuat semua perjuangan dan perjalanan kita untuk mendekati dirinya jadi sia-sia. Kenapa jadi sia-sia, komunikasi verbal secara jujur dan terbuka adalah cara terbaik untuk mengutarakan isi perasaan yang kita miliki kepada orang yang kita sukai.

Tidak selamanya orang yang kita dekati menyadari atau memiliki kepekaan yang tinggi apa maksud dan tujuan kita mendekati dirinya, dikhawatirkan orang yang kita dekati sudah menganggap diri kita hanya sebagai teman baiknya, kakak atau adiknya sendiri, teman yang asyik diajak mengobrol ataupun bercanda. Apabila kita tidak mengatakan yang sebenarnya, dirinya tidak akan tahu kalau kita memiliki sebuah perasaan kepada dirinya.

Baca juga:  Pacar Minta Break Tandanya Ia Suka Lari dari Masalah

Sangat penting untuk diperhatikan walaupun ada orang yang mendekati diri kita, apalagi proses PDKT-nya dilakukan terlalu lama maka usahakan jangan pernah mempermainkan perasaannya atau emosinya dengan cara membuat orang tandingan seperti mengetes orang yang mendekati kita dengan jalan bareng sama orang lain agar dirinya cemburu itu bukanlah cara yang tepat.

Memang tujuan kita agar dirinya supaya cepat mengatakan perasaannya, namun secara tidak sadar kita membuat dua luka yang sama pada saat itu, yaitu orang yang mendekati diri kita dan orang lain lagi jalan sama kita. Dikhawatirkan nanti kita akan dicap buruk sebagai orang yang suka mempermainkan perasaaan orang, jadi katakan saja secara langsung kepadanya daripada membuat orang tandingan.

Tips jangan PDKT terlalu lama bikin capek tekankan proses pendekatannya maksimal membutuhkan waktu sekitar tiga bulan saja, usahakan jangan sampai terlalu singkat seperti satu minggu atau terlalu lama seperti enam bulan lebih, kenapa hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan saja untuk PDKT.

Alasannya pendekatan yang kita lakukan untuk mengetahui dan menanyakan apakah visi misinya seirama dengan milik kita dalam menjalin hubungan cinta, tekankan dalam proses pendekatannya buatlah orang yang kita dekati sudah terbiasa dengan kehadiran kita melalui hal-hal yang kecil seperti tanyakan kabarnya dan berikan support dengan frekuensi yang sewajarnya, dengarkan curhatnya apabila ada masalah, menemani dan berikan support waktu dirinya sakit, dan lain-lain.

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cowok Serius yang Siap Menikahimu

Hindari proses PDKT terlalu lama bisa membuat orang yang kita dekati berlarut-larut akan perasaannya bisa membuatnya jadi ilfil, lama-lama orangnya menghilang dari kita, istilahnya menunggu ketidakjelasan dan ketidakpastian dari kita setiap waktunya mengenai kelanjutan hubungannya.

Termasuk juga hindari proses PDKT terlalu singkat bisa membuat proses yang dijalaninya terasa terburu-buru dan rasanya bisa membuat jadi cepat menghilang karena kita terlalu memaksa dalam menjalaninya, istilahnya manisnya pendekatan bisa jadi hanya terasa manis diawalnya saja, baca juga cara PDKT yang ampuh siapkan mentalmu.

Kesimpulan jangan PDKT terlalu lama bikin capek:

Proses pendekatan terlalu lama sering dijumpai sekitar jangka waktu enam bulan lebih lamanya, pendekatan tersebut bisa bikin ilfil karena kekasihnya merasa seperti menjalani hubungan tanpa status dan dipermainkan perasaannya. Alasannya seseorang PDKT terlalu lama supaya dirinya bisa mengenal orang yang didekatinya lebih dekat lagi agar hubungannya bisa bahagia, namun sikap kita menunjukkan masih ada keraguan terhadap dirinya dan tidak berani mengambil sikap yang tegas untuk melanjutkan hubungannya.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca jangan PDKT terlalu lama bikin capek, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Ada tanggapan lain?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge