Inikah Emosi Cinta

Hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan
Ilustrasi acak tentang Hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan (sumber: Pixabay.com)

Gaya hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan kita karena sama saja kita menjalani hubungan yang tidak jelas arahnya ditengah-tengah antara dilema dan galau, tidak peduli sudah seberapa lama ataupun baru beberapa bulan menjalani hubungan cinta bersamanya.

Hubungan putus nyambung sering dijumpai ketika hubungannya sedang tidak baik atau sedang ada masalah ataupun ada keinginannya tidak bisa diwujudkan oleh kita, secepat kilat dia akan meninggalkan kita. Namun setelah hubungannya dengan kita sudah membaik, maka kekasih barunya yang ada disana akan diperlakukan sama seperti kita dulu dengan secepat kilat ditinggalkan olehnya.

Walaupun hubungannya dengan kita sudah membaik seiring perjalanan waktu kalau ada masalah lagi, maka perilakunya akan meninggalkan kita lagi dan mencari kekasih barunya yang ada disana lagi untuk mengajak balikan, ibaratnya kita ataupun kekasih barunya hanya dijadikan ban cadangannya saja (pelampisan untuk pelariannya).

Istilah ban cadangannya: kalau dirinya membutuhkan lagi akan kembali dengan cara menghubungi kita lagi tetapi kalau tidak membutuhkan lagi akan langsung pergi dengan cara meninggalkan kita, itulah yang terjadi antara dilema dan galau tiada henti kalau kita menjalani hubungan putus nyambung, apalagi hubungan semacam ini sering dijumpai tidak jelas arahnya (kepastian dan kejelasan hubungannya).

Hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan sama saja tidak jelas hubungannya ke depan karena posisinya kita ditengah-tengah antara dilema dan galau

Jawaban untuk masalah ini sebenarnya diri kita sudah memberikan secara jelas tanda-tandanya seperti munculnya galau dan dilema terhadap kondisi hubungan cintanya, istilahnya kita belum bisa move on. Sayangnya kita tidak begitu peka dalam menangkap tanda-tandanya karena masih cinta kalau dirinya sebenarnya tidak baik untuk kita.

Baca juga:  Pacar Minta Break Tandanya Ia Suka Lari dari Masalah

Kita masih menganggap dirinya sebagai seorang pacar yang terbaik untuk kita atau bahasa gaulnya “dia itu cinta sejatiku”, atau “aku tidak bisa hidup tanpa dia”, gaya hubungan putus nyambung justru memikat orang-orang yang obsesif terhadap cinta, kenapa?

Ketidakjelasan dalam hubungan putus nyambung itulah yang mempermainkan perasaan kita jadi bikin penasaran dibuatnya, timbul pertanyaan “kenapa dia begitu”, “dia mulai berubah” atau “dia tidak pernah menghubungiku lagi”, Tanpa disadari kita sendirilah yang menciptakan situasi hubungan cinta yang tidak sehat ini.

Contohnya kita tahu waktu awal-awal dekat dengan dirinya, hubungannya sedang tidak baik dengan pacarnya tetapi respon kita malah membiarkannya untuk mendekati kita bukan malah sebaliknya, setelah dirinya baikan dengan pacarnya. Sikapnya mulai berubah tidak mau menghabiskan waktu bersama kita lagi atau tidak menghubungi kita lagi, tak heran kalau kita malah menunjukkan sikap menyalahkannya.

Apabila ada orang yang sudah nyata-nyata mempermainkan perasaan kita, cobalah memikirkan kembali secara jernih dan terbuka, apakah dirinya memang patut untuk diperjuangkan? apakah kita benar-benar mencintainya atau kita hanya mengaguminya bukan secara tulus mencintainya? apakah dirinya benar-benar mencintai kita ataukah dirinya lebih mencintai dirinya sendiri dibandingkan mencintai kita?

Baca juga:  Tujuh Tanda Ini Kamu harus Segera Move On dari Mantan

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kalau kita tanyakan kepada hati nurani pasti kita sudah paham dan mengetahui apa jawabannya, bahwa dirinya bukanlah tipe pejuang cinta yang rela berjuang dan berkorban untuk kita, tercermin dari sikapnya yang mudah goyang dalam menjalani hubungan cintanya.

Gaya hubungan putus nyambung bisa dikatakan iseng-iseng berhadiah, apalagi tipe hubungan semacam ini sering dijumpai berubah-ubah sesuai dengan kondisi kenyamanannya sendiri. Artinya dirinya adalah tipe orang yang tidak peduli dengan kondisi kita, bahwa kadar kecintaannya terhadap dirinya sendiri lebih besar dibandingkan kadar kecintaannya terhadap kita.

Istilahnya orangnya egosentris, ketika hubungannya dengan kita sedang tidak baik atau sedang ada masalah dirinya malah meninggalkan kita seperti seketika itu dirinya tiba-tiba menghilang (tidak ada kontak sama sekali darinya), seiring perjalanan waktu tiba-tiba saja ada kontak darinya, artinya orangnya cepat menyerah dan tidak komunikatif.

Kalau kita menjalin hubungan jangka panjang bersama dirinya bisa berpotensi konflik lebih besar karena dirinya memiliki potensial untuk menyakiti perasaan kita hari demi hari, apalagi kita bukan prioritas utama dalam hidupnya dalam membangun dan mengembangkan kualitas hubungan cintanya.

Baca juga:  Tanda-tanda apakah ini cinta sejati atau cinta sesaat

Menjalani gaya hubungan putus nyambung pada kenyataannya mau tidak mau kita wajib mengevaluasi kembali, apakah kita siap menerima segala risiko terburuknya? jangan sampai kita dibutakan oleh cinta sesaat sehingga logika kita tidak bisa berjalan dengan semestinya, kalau kita mengatakan dengan kesabaran dan pengertian pasti nanti dirinya akan berubah.

Memang bisa berubah hanya memikirkan dirinya sendiri dan masalahnya saja, namun untuk keadaan kita tidak akan dirinya pikirkan, fokus utamanya yang terpenting adalah dirinya seorang bukan kita, kalau kita memiliki pacar yang hanya memikirkan dirinya sendiri maka ada kemungkinan besar dirinya tidak mencintai kita sama sekali.

Kesimpulan hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan:

Bisa ditemui dalam gaya hubungan putus nyambung sama saja tidak jelas hubungannya karena posisinya kita ditengah-tengah antara dilema dan galau, kenapa? tipe hubungan semacam ini justru memikat orang-orang yang obsesif terhadap cinta, apalagi ketidakjelasan dalam hubungan putus nyambung itulah yang mempermainkan perasaan kita jadi bikin penasaran dibuatnya sehingga bisa menimbulkan beberapa macam pertanyaan yang menganjal hati dan pikiran kita.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca hubungan putus nyambung cuma mempermainkan perasaan, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge