games cinta remaja

games cinta remaja

kenakalan remaja adalah sebuah bukti nyata tentang lemahnya kecerdasan emosi remaja baik itu cowok maupun cewek. kenakalan remaja biasa terjadi adanya gesekan yang timbul di antara kelompok yang memiliki perbedaan solidaritas dan ideologi atau individu yang memiliki jumlah kelompok tertentu yang kuat solidaritasnya untuk menentang individu di luar kelompoknya.

muncul suatu tanda dari games cinta remaja dengan keterbatasan emosi dan kontrol diri sehingga mereka mudah sekali tersinggung dan tersulut emosinya untuk melawan di luar kelompoknya yang lebih mengedepankan tindakan reaktif daripada proaktif.

berbicara tentang kenakalan remaja tidak bisa langsung menyalahkan mereka, kita harus kembali melihat bagaimana kecerdasan emosi remaja tersebut dalam kehidupan sehari-hari yang paling banyak dipengaruhi oleh peran dalam keluarga khususnya figur ayah.

banyak membuktikan keterikatan erat antara peran orang tua dengan perilaku anaknya di kemudian hari. bila ada orang tua yang tidak terlibat langsung atau kurangnya komunikasi dengan perkembangan anaknya pasti anaknya akan mengalami kesulitan dalam menemukan keseimbangan dan ketegasan jati diri serta pengendalian diri.

akhirnya anak mempelajari games cinta atas pengelolaan emosional dan semua ketrampilan kehidupan di luar lingkungan keluarganya

secara tidak langsung dapat membentuk watak yang tidak bersahabat dan bermusuhan kalau dunia adalah musuhnya yang nyata sehingga anak melakukan banyak masalah seperti 85% masuk penjara, 63% bunuh diri, 80% perkosaan dan 85% penyimpangan tingkah lalu.

fenomena games cinta remaja terjadi karena adanya dua sebab, yaitu ketidakhadiran secara fisik orang tuanya, biasanya orang tuanya tidak berada dalam keluarga karena bercerai atau meninggal dunia dan ketidakhadiran secara emosi orang tuanya, biasanya orang tuanya ada tinggal satu rumah dengan anak-anaknya tapi tidak memiliki banyak waktu untuk mengenal dan akrab bersama anak-anaknya.

bagaimana mengatasi kenakalan remaja harus ada peran dan perhatian dari orang tua.

jadilah orang tua berinisiatif
janganlah jadi orangtua yang pasif dan baru aktif merespon ketika anak ada masalah seperti anak menangis, tidak naik kelas, diganggu temannya di sekolah atau tawuran. orang tua berinisiatif mencari cara bagaimana terlibat kehidupan anaknya dengan mengajak hal yang disukai anaknya seperti hobinya.

Delivered by Kisah Cinta Sejati Social Network

Masukkan emailnya di bawah ini:


DMCA.com Protection Status

Ada 2 komentar

Tulis komentarnya

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *