Kenali Pola Cinta

Isi buku diary kitou aya

Dari Kisahcintasejati.com, tempat asyik belajar keromantisan cinta untuk kamu dan si dia.

Isi buku diary kitou aya
Ilustrasi acak tentang Isi buku diary kitou aya (sumber: Pixabay.com)

Isi buku diary kitou aya sebuah buku harian yang diangkat dari kisah nyata Kito Aya “1 Liter of Tears (1 Liter No Namida)” telah mengubah kehidupan banyak orang yang menceritakan perjuangan Kito Aya berjuang dalam menghadapi penyakit Spinocerebellar Ataxia atau menurunnya fungsi syaraf yang disebabkan oleh rusaknya jaringan otak kecil atau syaraf tulang belakang.

Untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya dokternya meminta Kito Aya untuk menulis segala hal yang dialaminya di buku harian dan pada tanggal 23 maret 1988 pukul 00.55 Kito Aya pada usia 25 tahun 10 bulan meninggal dunia, sebuah buku harian yang kelak mengubah kehidupan banyak orang yang menceritakan perjuangan Kito Aya menghadapi penyakit yang dideritanya dari umur 14 sampai 25 tahun.

Kisah tersebut juga diangkat ke dalam film drama dengan judul yang sama “1 liter of tears” tetapi dalam filmnya diganti nama menjadi Ikeuchi Aya dan sedikit dimasukkan unsur kisah percintaan antara Ikeuchi Aya dengan Asou Haruto tetapi dalam buku hariannya tidak terdapat kisah percintaan seperti itu.

Bagian paling mengharukan Kito Aya menjelang usia 20 tahun sudah tidak mampu berjalan dan terpaksa merangkak menuju toilet ketika kembali ke kamarnya, Saat itu dia melihat ibunya ikut merangkak di belakangnya sembari memberi semangat. melihat hal itu Kito Aya hanya bisa menangis dan tangisannya makin menjadi saat ibunya memeluknya, pada chapter Kito Aya berusia 21 tahun cerita lebih melalui sudut pandang ibunya Kito Aya (Kito Shioka).

Baca juga:  Kenali 10 Tanda Cewek yang Sudah Siap Menikah

Ada beberapa kutipan dari isi buku diary kitou aya yang terjual lebih dari 18 juta kopi dan membawa keberanian untuk banyak orang berikut ini kutipannya:

“Jika saya bunga saya akan bertunas, aku ingin menghargai awal hari-hari muda saya tanpa penyesalan”.

“Ibu dari lubuk hatiku, saya tahu bahwa kamu akan selalu percaya padaku kelak aku akan menyusahkan kamu lagi, aku minta maaf karena hanya membawa masalah kepadamu ibu”.

“Mengapa saya dipilih untuk memiliki penyakit ini? saya tidak bisa menerima kata-kata semua ini adalah nasib”.

“Saya ingin membangun sebuah mesin waktu jadi saya bisa kembali ke masa lalu. Jika saya tidak memiliki penyakit ini saya mungkin telah menemukan cinta. Kerinduan untuk memeluk seseorang tak tertahankan”.

“Saya tidak akan bicara lagi untuk ingin dapat kembali ke masa lalu. Aku akan menerima diriku sekarang ini, aku akan hidup”.

“Masa lalu tak akan pernah terhapus dari ingatan setiap orang”.

“Saya menyadari bahwa meskipun akan ada tatapan kejam yang menyakiti saya akan ada jumlah yang sama orang-orang yang peduli karena itu aku tidak akan berlari, suatu hari nanti aku akan bisa melewatinya”.

“Saya mungkin hanya menjadi gangguan bagi semua orang, aku mungkin tidak menjadi seseorang yang bisa diandalkan oleh orang lain”.

“Saya suka suara bola bergema melalui ruang olahraga, keheningan kelas setelah kelas berakhir, pemandangan dari luar jendela, suara lantai kayu di lorong, obrolan di kelas. Aku suka semua itu”.

Baca juga:  Jawaban Pacarmu Sekarang Belum Tentu Jodohmu

“Saya masih ingin tinggal di sini meskipun ini adalah tempat di mana aku berada. Aku benar-benar berterima kasih kepada teman-teman saya untuk mengobati saya sebagai orang normal”.

Artikel lainnya: Kisah cinta sejati Habibie dan Ainun.

“Pengalaman pahit adalah jalan menuju kedewasaan. Kalau kita berhasil melewatinya, hal-hal yang menakjubkan akan muncul”.

“Saya benar-benar mencintai keluarga ini, aku merasa seperti jika kau bersamaku aku akan baik-baik saja kemana pun saya pergi”.

“Tidak apa-apa kalau jatuh? kamu selalu dapat berdiri lagi, jika saya melihat ke langit ketika aku jatuh bahkan hari ini aku bisa melihat senyum terbatas membentang di langit biru. Saya hidup”.

“Daripada hidup di masa lalu kita harus fokus untuk melakukan segala yang kita bisa sekarang ini”.

“Aku benci bagaimana setiap kali saya memikirkan masa lalu aku mulai menangis. Realitas terlalu kejam, terlalu kuat aku bahkan tidak bisa bermimpi, memikirkan masa depan hanya akan membawa air mata, apa tujuan saya hidup?”.

“Saya amat takut jika saya tidak menulis apa yang saya rasakan sekarang, besok aku mungkin lupa dan akan menghilang ke dalam ketiadaan, buku harian saya adalah bukti saya bahwa saya masih hidup dan ibulah yang menemukan alasan bagi saya untuk hidup”.

“Karena kita mengalami berbagai pengalaman. Ada yang manis, tapi tak sedikit pula yang pahit. Dalam setiap pengalaman, emosi kita juga ikut terlibat di dalamnya. Itulah sebabnya, hidup adalah perjuangan jiwa. Jika kita hidup tanpa menyesali apa pun, masa depan yang baik tidak akan terwujud”.

Baca juga:  Enam Alasan Cewek yang Belum Siap Diajak Menikah

“Jangan tidak sabaran atau serakah, jangan pernah menyerah, semua orang harus berjalan perlahan-lahan, aku bukan satu-satunya yang menderita, tidak dimengerti tidak bisa mengerti, kedua pilihan itu menyedihkan”.

“Ibu … aku sudah tidak bisa berjalan lagi. Meski aku berusaha berpegangan pada sesuatu, tapi tetap saja aku tak mampu berdiri”.

“Ibu apakah saya bisa menikah? itulah yang saya pikir tapi bahkan jika saya tidak bisa akhirnya ketika saatnya tiba, aku ingin istirahat benar-benar dikelilingi oleh bunga”.

“Kamu yang selalu ada untuk menyemangati saya, kamu selalu mendengarkan hal-hal yang aku tidak bisa beritahu pada orang lain, saat aku depresi kamu membuat saya tertawa, kamu tetap selalu ada di sisiku, setiap kali hatiku sakit kamu selalu ada untukku, terima kasih ibu”.

Baca juga: Kisah cinta sejati Superman.

Kesimpulan isi buku diary kitou aya:

Mengajarkan dan menceritakan mengenai perjuangan, ketabahan, semangat dan tidak menyerah sampai akhir yang mengajarkan tentang menghargai makna hidup setiap harinya dengan kehangatan, kebahagiaan dan menyadari kasih sayang dari orang-orang terdekat.

Terima kasih sahabat sudah berkunjung dan memberikan waktu luangmu untuk sejenak membaca isi buku diary kitou aya, semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua. Berikan komentarnya atau ada yang ingin ditanyakan?




ARTIKEL LAINNYA

14 balasan untuk artikel ini

  1. Jadi pengen liat film nya min. Hargai detik demi detik waktu yg ada dengan semua hal yg baik.krn gk akan ada yg tau kapan kt kembali kepadaNYA

  2. sayang sekali blom pernah liat filmnya…
    peran utama sangat penuh semangat, pantang menyerah untk ttp hidup bersama cerita indahnya dgn dkelilingi orang” yg menyayangi dia (kitou aya)

  3. lebih indah bila pergi dengan melihat banyak org yg sayang n peduli ma qta… dari pada saat pergi ga da yg peduli n mlh memusuhi

  4. critanya sdih bgt min …
    memang kadang qta mrasakan mncintai tu blum tntu qta mndpt blsan , tp d.cntai bsa mmbuat qta agak bahagia .. wlwpun akhrnya hruz mninggal , sediiih bgt min …

  5. kisah yg menginspirasi, slalu ga pernah menyerah N berjuang wat hdp. Salut jg buat si cowk yg slalu da disamping cewknya walau dlm keadaan apapun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gravityscan Badge